Ia sengaja tidak melawan pocong pocong itu karna ia sendiri sejak kecil sangat takut dengan pocong, beda halnya dengan sejenis hantu yang lainnya ia tidak terlalu takut.
Lisa menutupi wajah dengan kedua tangannya, sambil memejamkan mata melantunkan ayat ayat suci alquran, ia merasa sangat takut melihat pocong itu wajahnya sangat menyeramkan, bau busuk anyir darah menyerbak di sekitarnya.
Namun anehnya tiba tiba saja pocong pocong itu menghilang dan tak lagi nampak, perlahan Lisa memberanikan diri untuk membuka matanya kembali.
"Alhamdulillah.. akhirnya mereka semua sudah tidak ada. Hufff." Lisa menghembuskan nafas lega karna pocong pocong itu sudah tidak ada lagi didepannya.
"Makasih ya Allah engkau telah membantu hamba, berkata kemuliaan engkau lah para makhluk itu tidak berani mengangguku lagi." Lisa memanjakan puji syukur sambil menatap langit.
Setelah itu Lisa kembali melanjutkan perjalanannya yang sempat tertunda, mencari keberadaan pedang Mustika Raja.
"Kira kira dimana letak pedang itu ya? kok sampai sekarang aku belum mengetahui keberadaan nya sama sekali. Hmmm.." ucap Lisa sambil terus berjalan menelusuri hutan itu.
"Aduh.. pegel juga ya dari tadi jalan terus, emm gue berhenti disini dulu aja deh capek banget gue." ungkap Lisa.
Setelah menelusuri jalan cukup jauh ia memutuskan untuk beristirahat sejenak, Lisa terduduk di bawah pohon sambil menyandarkan kepalanya. ia menyelonjorkan kedua kakinya seraya sedikit memijatnya dengan pelan.
"Hmmm.. dingin juga suasana disini mana sepi banget lagi." ucap Lisa sambil melihat sekelilingnya.
Hmm.. lumayan, gue lanjut lagi deh mau sampai kapan kalau gue gini terus, yok semangat yok.. pasti bisa.." Lisa kembali bersemangat sambil bangkit dari duduknya.
Setelah rasa sudah cukup ia memutuskan tuk kembali menelusuri perjalannya.
Baru selangkah ia berjalan, gangguan terus datang menghampirinya, bagaimana tidak membiarkan Lisa tentang berada di dalam hutan itu.
"Whesss... Whesss..!!
Tiba tiba saja angin berhembus dengan kenc…
Sang Pewaris Raja Kera
Bab 30 Pertarungan Lisa Melawan Genderuwo
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments