"Anjir bener tuh anak bisa bisanya gue disamain sama mak Lampir." Dinda mendingus kesal.
Lisa nampak tertawa kecil sambil menutupi mulutnya agar Dinda tidak mengetahuinya.
"Apa lu ketawa ketawa!" Dinda menatap sinis ke arah Lisa.
"Em gapapa kok." sahut Lisa ia tersenyum kecil sambil membekap mulutnya.
"Bener katamu deh Lis tuh anak ngeselin banget." cetus Dinda kesal.
"Sabar aja Din." sahut Lisa sambil mengupayakan makanan kedalam mulutnya.
Tak berselang lama kemudian Reno datang sambil membawa makanan, ia terlihat berjalan ke arah mereka berdua.
"Hadeh datang lagi si cunguk." Dinda dengan malasnya saat melihat Reno berjalan ke arah mereka.
Reno duduk di kursi yang ada didampingi Lisa.
"Kamu beli apa itu Ren?" tanya Lisa basa basi sambil menunjuk ke arah makanan yang ada didepan Reno.
"Ini loh aku beli piscok sama martabak, kamu mau cobain deh enak loh ini." sahut Reno sambil menguapkan makanan kedalam mulutnya.
"Hmm.. Gak deh Ren kamu makan aja."
"Kamu harus coba enak banget ini."
Reno mengambil satu pisang coklatnya dan langsung menyuapkan pada Lisa. Lisa tidak bisa menolaknya lantaran Reno langsung menyuapkan pada mulutnya.
"Gimana enak kan?"
Lisa hanya mengangguk pelan sambil mengunyah makanan yang disuapin oleh Reno.
"Hemmm.. hemm.. ada orang loh disini, kancane dipikir toh.." Dinda melambaikan tangan ke arah mereka berdua.
Lisa langsung mengalihkan pandangan ia tersipu malu saat tersadar.
"Ouh ada orang ya? kirain situ patung, hahaha.." Reno tertawa sambil melihat ke arah Dinda.
"Mau lagi gak? aak.." Reno kembali menyuapkan makanan pada Lisa seolah-olah seperti menyuapin anak kecil.
"Anjirr mala diterusin dong? dah lah bete gue.. gue disini cuma jadi obat nyamuk mana nyamuk nya gede gede lagi.." Dinda beranjak meninggalkan mereka berdua.
"Lah mau kemana tuh anak? iri dah tuh." ucap Reno.
"Gimana Lis enak kan?" tanya Reno basa basi.
"Emm.. enak kok Ren.." sahut Lisa.
"Tuh kan bener apa gue bilang, pasti kamu suka.. oh iya Lis btw nanti sore jadi kan kita jalan…
Sang Pewaris Raja Kera
Bab 34
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments