"Bocah baru kemarin sore sok bekuasa menantangku, apa kamu yakin! atau kamu akan menyesal seumur hidup, pastikan nada bicaramu sesuai dengan nyali.." Raden Wijaya turun dari tempat duduknya perlahan ia berjalan kedepan, tatapan matanya memandang Lisa.
"Aku tidak takut denganmu! apapun yang terjadi aku tidak akan mundur, kau harus mati ditanganku, takdir dan semua nyawa manusia memang ada ditangan sang pencipta, tapi sekarang nyawamu ada ditanganku, kau harus mati Raden Wijaya!"
Lisa mengepalkan tangan kirinya, sorotan matanya memerah menatap penuh dendam.
"Luar biasa.. kau memang sangat pemberani, tapi kau bukan tandinganku, jangan sia siakan dirimu, apa kau datang kesini hanya ingin menyerahkan nyawamu padaku, Hahaha... sebentar lagi aku akan menjadi sakit mandra guna dan tak terkalahkan, tiada satu orang pun yang bisa menyamaiku, hahahaha...!!
Raden Wijaya tertawa menyeringai, ia sangat senang sudah tidak sabar menjadi sangat kuat dan terkalahkan, karna apa yang ia inginkan sudah ada di depan mata. seperti yang kita ketahui Raden Wijaya memang lah sangat menginginkan darahnya Lisa tuk ia jadikan sumber kekuatannya. justru itu Raden Wijaya merasa sangat senang karna Lisa datang sendiri ke hadapannya tanpa harus bersusah payah mendapatkan Lisa.
"Hahaha... hahaha... hahaha...!!!
Raden Wijaya tertawa sekencang kencangkan sambil mendonga ke atas, tanpa banyak bicara seketika itu Raden Wijaya langsung menyerang Lisa, tentu dengan Lisa ia langsung meladeninnya, pertarungan mereka berlangsung dengan sengit.
Raden Wijaya menghindar dan terus menghindar dengan sangat gesit saat Lisa melayangkan pedangnya, setelah melihat cela akan hal kelengahan Lisa Raden Wijaya langsung meluncurkan kekuatannya dengan sangat cepat hingga Lisa tak sempat mengindarinya.
Cwussssssss... Brakk.!
Lisa terpental tubuhnya terbentuk dengan dinding kerajaan yang amat kokoh, darah segar keluar dari hidungnya secara tak terduga, ia memegang kepalanya sambil menahan rasa sakit akibat terkena benturan y…
Sang Pewaris Raja Kera
Bab 41 Pertarungan Sengit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments