Sama seperti sebelumnya Lisa nampak diam, tatapannya kasong bagaikan tak ada kehidupan apapun disana, ia tengah meresapi perkataan Dinda.
*****
Pindah ke lain tempat.. dirumah terlihat saat ini bu Kasna nampak terduduk lemas di atas ranjangnya sembari menangis menggenggam foto suaminya. ia jadi teringat dengan masa sama terindah bersama suaminya semasa hidupnya, baginya itu merupakan kenangan terindah yang tak bisa ia lupakan hingga akhir hayatnya.
"Mas.. aku kangen sama kamu mas.. andai kita bisa bertemu kembali betapa bahagianya diriku, sekarang anak kita sudah besar mas.. apa kamu tidak merindukanku dan Lisa.
Bu Kasna nampak terisak tangis sambil memandangi foto suaminya itu, ia tidak dapat membendung air matanya yang perlahan mengalir dengan deras hingga membasahi pipinya.
"Mas yang tenang ya di alam sana. mas jangan khawatir biarkan aku disini yang menjaga putri kita." bu Kasna tersenyum sambil mengusap air mantannya dan memandangi foto suaminya.
Setelah rasa rindunya sudah terobati walaupun hanya sekeder dengan foto saja bagi bu Kasna ia rasa itu sudah cukup, lalu setelah itu bu Kasna kembali menyimpan foto suaminya itu kedalam lemari, ia pun kembali melanjutkan membersihkan rumahnya yang sempat tertunda sejenak.
___________________
_____________________
Disekolah.. terlihat di dalam kelas nampak lah sepi hanya menyisahkan Lisa bersama Dinda saja karna semua murid yang lain sudah pulang terlebih dahulu.
Lisa nampak mengemasi peralatan sekolahnya dan hendak pulang, seperti biasa Lisa kalau pulang memang selalu akhir tidak sama seperti para siswa lainnya jika sudah waktunya pulang mereka semua langsung berhamburan keluar agar cepat sampai di rumahnya. tetapi tidak dengan Lisa ia berbeda dengan yang lain, lebih suka pulang lebih akhir begitupun jika berangkat sekolah ia tidak pernah telat dan selalu tepat waktu.
"Tumben kamu gak pulang duluan,? biasanya kalau bel sudah bunyi kamu gupuh mau pulang." tanya Lisa pada Dinda yang masih duduk di bangkunya.
"Gapapa.." s…
Sang Pewaris Raja Kera
Bab 14 Perihal Tentang Hilangnya Kakaknya Dinda Yang Masih Menjadi Misteri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments