Lisa menghembuskan nafas kasar.
"Ceritanya panjang Din.. sulit dipahami. pada dasarnya Raden Wijaya memang sengaja membunuh ayahku."
"Hmm.. kok bisa ya keluargamu berurusan dengan orang dari kerajaan, apa mungkin memang gitu ya kalau punya kemampuan bisa melihat makhluk yang tak kasar mata.. sering berusaha dengan hal gaib, hadeh ada ada aja deh.. serasa hidup di jaman maja pahit lagi kalau dah gini." Dinda hanya menggelengkan kepala tak habis pikir tentang hal itu.
Lisa nampak terdiam tanpa sepata kata pun, dia tertunduk lesu yang perlahan air matanya luruh membasahi pipinya.
"Loh Lisa kamu kenapa kok nangis?" Dinda menatap Lisa dengan heran.
"Aku kangen sama ayahku.. seharusnya ayahku masih ada sampai sekarang jika hal itu tidak pernah terjadi menimpa ayah." Lisa berucap seraya terisak tangis sambil tertunduk.
"Kamu yang sabar ya Lis.. aku ngerti kok perasaan kamu gimana, mau gimana lagi ini sudah takdir tuhan.. yang harus kamu lakukan ikhlas dan sabar Lis." Dinda menyentuh pundak Lisa dengan pelan berusaha menenangkan dirinya yang larut dalam tangisan.
"Mengikhlaskan tidak semudah itu.. ini menyangkut nyawa orang tuaku yang paling aku sayangi, andai saja ayahku tiada di ambil sama Allah isinya Allah Lillahita'ala aku ikhlas Din, tapi kalau seperti ini aku tidak terima sangat sulit untuk mengikhlaskan." ucap Lisa seraya terisak tangis, air matanya luruh hingga menetes ke meja.
"Ketahuilah Liss.. semua yang terjadi atas kehendak tuhan.. kamu harus bisa menerima kenyataan Lis.. ini semua sudah kehendak tuhan, apapun musibah yang menimpa ayahmu itu memang sudah takdir dari Allah.. udah ya Lis.. mengikhlaskan seseorang yang paling kita sayangi memang lah tidak semudah dengan kenyataan, apalagi orang tua kita sendiri, tapi sesulit apapun kita harus bisa menerima semua kenyataan, takdir memang tak bisa dipungkiri, sudah ya Lis kamu yang tabah." Dinda mengusap punggung Lisa dengan pelan menenangkan dirinya yang larut dalam kesedihan.
Lisa tertunduk lesu menghapus sisa ai…
Sang Pewaris Raja Kera
Bab 33
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments