Possessive Brothers

Possessive Brothers

bab 1

Mansion Keluarga Pratama

Di sebuah mansion mewah yang berada di salah satu kota besar di Negara I, beberapa orang paruh baya tengah berkumpul. Mereka adalah keluarga triliuner nomor satu di dunia, keluarga Pratama.

Keluarga tersebut terdiri atas Arnawama Pratama, sang kepala keluarga; Aryan Pratama, putra sulungnya; dan Mahendra Pratama, putra bungsunya. Kedua putra Arnawama juga ditemani oleh istri masing-masing. Priscillia merupakan istri Aryan, sedangkan Zailine adalah istri Mahendra.

“Bagaimana, Yah? Apakah sudah ada informasi mengenai keberadaan Queen?” tanya Mahendra kepada sang ayah yang duduk di hadapannya.

“Maafkan Ayah, Son. Informasi yang didapatkan detektif yang kita sewa belum banyak. Namun, mereka sudah mendapatkan foto seorang anak perempuan yang dicurigai sebagai Queen.”

Arnawama menjawab dengan suara sendu sembari menatap putra bungsunya.

“A—apakah Ayah memiliki foto anak perempuan tersebut?” tanya Zailine dengan suara bergetar, menahan tangis.

Arnawama mengangguk. Ia kemudian meminta asisten pribadinya mengambil foto tersebut dari ruang kerjanya.

Tak lama kemudian, sang asisten datang membawa selembar foto. Ia menyerahkannya kepada Arnawama.

“Ini, Nak. Foto anak perempuan tersebut.”

Arnawama mengulurkan foto itu kepada Zailine.

Dengan tangan gemetar, Zailine menerima foto tersebut. Namun, begitu melihat wajah anak perempuan yang terpampang di dalamnya, kedua matanya langsung membelalak.

“Mas... anak ini...”

Zailine tak sanggup melanjutkan ucapannya. Wajah anak perempuan dalam foto itu sangat mirip dengannya ketika masih remaja.

“Oh, my God! Aline, dia sangat mirip denganmu saat remaja.”

Priscillia pun ikut terkejut ketika melihat foto tersebut.

Zailine mengangguk berkali-kali. Air mata mulai mengalir membasahi pipinya.

“Mas, pasti betul anak ini adalah anak kita. Queen kita, Mas,” ujar Zailine dengan isak tangis.

“Iya, Sayang. Dia memang sangat mirip denganmu. Bak pinang dibelah dua.”

Mahendra mengusap pelan foto yang masih berada di tangan istrinya. Setelah itu, ia beralih menatap sang ayah.

“Kapan kita akan menemui anak ini, Yah? Hendra sangat yakin kalau anak ini adalah Queen kita yang hilang. Dia sangat mirip dengan Aline.”

“Ayah sudah mengatur semuanya. Besok siang kita akan menjemputnya. Persiapkan semua kebutuhan yang diperlukan. Ayah serahkan semuanya kepada kalian, Priscillia.”

“Serahkan semuanya kepada Priscill dan Aline, Yah. Kami akan menyiapkan semuanya dengan sempurna. Betul, kan, Dek?”

Zailine hanya mengangguk sebagai jawaban.

Namun, tanpa seorang pun dari mereka sadari, kebahagiaan yang baru saja tumbuh di dalam keluarga itu akan segera diuji oleh sebuah kejadian tak terduga.

---

Di Tempat Lain

Sementara itu, di sisi lain kota, seorang remaja perempuan tengah berjalan sendirian melewati sebuah gang yang sepi.

Ia baru saja pulang dari pekerjaan paruh waktunya di sebuah kafe yang dijalaninya setelah pulang sekolah.

Ya, anak perempuan tersebut adalah Florentina Queensha P., yang lebih akrab dipanggil Queen oleh orang-orang terdekatnya.

Saat sedang berjalan menuju panti asuhan tempat dirinya dibesarkan selama ini, beberapa preman tiba-tiba berjalan mendekat dan menghadang langkahnya.

“Ka... kalian mau apa?” tanya Queen, berusaha memberanikan diri.

“Jangan takut, Neng. Kita cuma mau senang-senang saja dengan si Neng cantik ini.”

Salah seorang preman menatap Queen dengan tatapan yang membuatnya merasa tidak nyaman.

“Jangan macam-macam kalian! Queen bakal teriak!”

Queen berusaha mengancam mereka dengan suara lantang.

“Hehehe... teriak saja, Neng. Enggak bakal ada yang dengar suara Neng sekarang. Jalan ini sepi. Jarang ada orang lewat.”

Preman lainnya menanggapi dengan nada mencemooh.

Ya Tuhan, apa yang harus Queen lakukan sekarang? Apa Queen bakal selamat kalau kabur dari para preman ini? Tapi mau tidak mau Queen harus lari. Kalau tidak, Queen yang bakal celaka.

Bisa saja Queen melawan mereka, tapi kondisi tubuh Queen tidak memungkinkan.

Tanpa Queen sadari, dua preman telah berdiri tepat di depannya dan bersiap menangkap dirinya.

Sontak, Queen menendang salah satu preman dan langsung berlari sekuat tenaga menuju jalan raya terdekat.

Namun, karena terlalu panik dan terburu-buru, Queen tidak memperhatikan keadaan jalan.

Dari arah berlawanan, sebuah mobil melaju.

“BRRAKKK!”

Tubuh Queen terpental setelah tertabrak mobil tersebut.

---

Kembali ke Mansion Pratama

Di saat yang hampir bersamaan, Zailine tiba-tiba merasakan jantungnya berdebar kencang. Perasaan tidak nyaman menyelimuti dirinya seolah-olah sesuatu yang buruk akan terjadi pada keluarganya.

Kenapa perasaanku tidak tenang, ya? Apa akan terjadi sesuatu yang menimpa keluargaku?

Ya Tuhan, selalu lindungi keselamatan seluruh keluargaku.

Zailine memegang dadanya dengan wajah cemas.

Kecemasannya tentu saja tidak luput dari perhatian Mahendra.

“Kamu kenapa, Sayang? Wajahmu pucat sekali,” tanya Mahendra ketika melihat perubahan wajah istrinya.

“Aku tidak tahu, Mas. Tiba-tiba aku merasa cemas. Seakan-akan akan terjadi sesuatu pada keluarga kita. Aku mencemaskan anak-anak, Mas.”

“Anak-anak pasti aman. Sekarang kamu istirahat, ya, Sayang. Seharian ini kamu dan Mbak Priscillia sibuk menyiapkan segala kebutuhan Queen.”

Mahendra menarik pelan tangan Zailine dan membawanya menuju kamar agar istrinya segera beristirahat.

Ia memang selalu mencemaskan kondisi kesehatan sang istri yang beberapa tahun terakhir masih belum sepenuhnya pulih.

Kehilangan putri bungsu mereka telah memberikan luka yang begitu dalam bagi keluarga besar Pratama, terutama bagi Zailine.

Informasi mengenai kemungkinan ditemukannya Queen telah memberikan semangat baru kepada Zailine. Sepanjang hari tadi, senyum sang istri bahkan terus terpancar.

Mahendra hanya berharap informasi yang mereka dapatkan benar-benar membawa mereka kepada putri bungsu yang selama bertahun-tahun mereka cari.

Karena bagi keluarga Pratama, Queen bukan sekadar seorang anak.

Ia adalah sumber kebahagiaan keluarga mereka.

---

Beberapa Saat Sebelumnya

“BRRAKKK!”

“ASTAGA!”

Seorang anak laki-laki yang berada di balik kemudi tersentak kaget setelah mobil yang dikendarainya menabrak seseorang.

“Keluar! Kita lihat kondisi korban yang kita tabrak!” perintah seorang pemuda yang duduk di samping pengemudi.

Keempat orang yang berada di dalam mobil segera turun dan berlari menghampiri korban.

Salah seorang dari mereka berjongkok untuk memeriksa kondisi korban. Ia mengecek napas dan denyut nadi anak perempuan tersebut.

“Masih hidup, Bang. Lebih baik cepat kita bawa ke rumah sakit. Darah yang keluar dari kaki dan kepalanya banyak sekali,” ujar pemuda tersebut dengan panik.

Pemuda yang dipanggilnya abang mengangguk.

Tanpa membuang waktu, ia segera menggendong korban menuju mobil.

Beruntung, jalan yang mereka lalui cukup sepi sehingga tidak banyak orang maupun kendaraan yang berlalu-lalang.

Namun, saat menggendong anak perempuan yang menjadi korban tabrakan itu, tanpa sengaja pandangan pemuda tersebut tertuju pada sebuah kalung yang melingkar di leher korban.

Kalung itu terlihat sangat familiar.

Deg!

Pemuda tersebut membeku.

Matanya terpaku pada kalung itu.

Ia menggeleng berkali-kali, seolah menolak mempercayai apa yang baru saja dilihatnya.

Kalung itu...

Kalung Princess...

Tanpa disadarinya, air mata menetes dari sudut matanya.

Ia kemudian mempererat gendongannya dan mempercepat langkah menuju mobil.

“KEN! KENZIE! KENNARD! CEPAT MASUK!”

Teriakannya terdengar panik.

“Kita harus cepat membawa anak perempuan ini ke rumah sakit!”

Ketiga orang lainnya segera masuk ke dalam mobil.

Pemuda tersebut masih menatap kalung yang melingkar di leher Queen dengan tatapan penuh keterkejutan.

Ya...

Anak perempuan yang baru saja mereka tabrak itu adalah Florentina Queensha P.

Queen.

Gadis yang selama bertahun-tahun dicari oleh keluarga Pratama.

Dan tanpa mereka sadari, kecelakaan kecil yang terjadi malam itu akan menjadi awal dari terbukanya sebuah rahasia besar yang selama ini tersembunyi.

Terpopuler

Comments

sansan

sansan

awal baca bagus ceritanya.. semoga tidak ada anak palsu yg mendadak muncul...😌😌😌

2024-09-09

0

Tiara Bella

Tiara Bella

mampir Thor ...

2024-08-26

0

Wulan Bahrain

Wulan Bahrain

dari awal ceritanya bagus pasti bakalan seruni ceritanya..baru satu bab sudah bagud

2024-08-11

1

lihat semua
Episodes
1 bab 1
2 bab 2
3 bab 3
4 bab 4
5 bab 5
6 bab 6
7 bab 7
8 bab 8
9 bab 9
10 bab 10
11 bab 11
12 bab 12
13 bab 13
14 bab 14
15 bab 15
16 bab 16
17 bab 17
18 bab 18
19 bab 19
20 bab 20
21 bab 21
22 bab 22
23 bab 23
24 bab 24
25 bab 25
26 bab 26
27 bab 27
28 bab 28
29 bab 29
30 bab 30
31 bab 31
32 bab 32
33 bab 33
34 bab 34
35 bab 35
36 bab 36
37 bab 37
38 bab 38
39 bab 39
40 bab 40
41 bab 41
42 bab 42
43 bab 43
44 bab 44
45 bab 45
46 bab 46
47 bab 47
48 bab 48
49 bab 49
50 bab 50
51 bab 51
52 bab 52
53 bab 53
54 bab 54
55 bab 55
56 bab 56
57 bab 57
58 bab 58
59 bab 59
60 bab 60
61 bab 61
62 bab 62
63 bab 63
64 bab 64
65 bab 65
66 bab 66
67 bab 67
68 bab 68
69 bab 69
70 bab 70
71 bab 71
72 bab 72
73 bab 73
74 bab 74
75 bab 75
76 bab 76
77 bab 77
78 bab 78
79 bab 79
80 bab 80
81 bab 81
82 bab 82
83 bab 83
84 bab 84
85 bab 85
86 bab 86
87 bab 87
88 bab 88
89 bab 89
90 bab 90
91 bab 91
92 bab 92
93 bab 93
94 bab 94
95 bab 95
96 bab 96
97 bab 97
98 mohon maaf
99 bab 98
100 bab 99
101 bab 100
102 bab 101
103 bab 102
104 bab 103
105 bab 104
106 bab 105
107 Bab 106
108 bab 107
109 bab 108
110 bab 109
111 bab 110
112 bab 111
113 bab 112
114 bab 113
115 minta maaf
116 bab 114
117 bab 115
118 bab 116
119 bab 117
120 bab 118
121 bab 119
122 bab 120
123 bab 121
124 bab 122
125 bab 123
126 bab 124
127 bab 125
Episodes

Updated 127 Episodes

1
bab 1
2
bab 2
3
bab 3
4
bab 4
5
bab 5
6
bab 6
7
bab 7
8
bab 8
9
bab 9
10
bab 10
11
bab 11
12
bab 12
13
bab 13
14
bab 14
15
bab 15
16
bab 16
17
bab 17
18
bab 18
19
bab 19
20
bab 20
21
bab 21
22
bab 22
23
bab 23
24
bab 24
25
bab 25
26
bab 26
27
bab 27
28
bab 28
29
bab 29
30
bab 30
31
bab 31
32
bab 32
33
bab 33
34
bab 34
35
bab 35
36
bab 36
37
bab 37
38
bab 38
39
bab 39
40
bab 40
41
bab 41
42
bab 42
43
bab 43
44
bab 44
45
bab 45
46
bab 46
47
bab 47
48
bab 48
49
bab 49
50
bab 50
51
bab 51
52
bab 52
53
bab 53
54
bab 54
55
bab 55
56
bab 56
57
bab 57
58
bab 58
59
bab 59
60
bab 60
61
bab 61
62
bab 62
63
bab 63
64
bab 64
65
bab 65
66
bab 66
67
bab 67
68
bab 68
69
bab 69
70
bab 70
71
bab 71
72
bab 72
73
bab 73
74
bab 74
75
bab 75
76
bab 76
77
bab 77
78
bab 78
79
bab 79
80
bab 80
81
bab 81
82
bab 82
83
bab 83
84
bab 84
85
bab 85
86
bab 86
87
bab 87
88
bab 88
89
bab 89
90
bab 90
91
bab 91
92
bab 92
93
bab 93
94
bab 94
95
bab 95
96
bab 96
97
bab 97
98
mohon maaf
99
bab 98
100
bab 99
101
bab 100
102
bab 101
103
bab 102
104
bab 103
105
bab 104
106
bab 105
107
Bab 106
108
bab 107
109
bab 108
110
bab 109
111
bab 110
112
bab 111
113
bab 112
114
bab 113
115
minta maaf
116
bab 114
117
bab 115
118
bab 116
119
bab 117
120
bab 118
121
bab 119
122
bab 120
123
bab 121
124
bab 122
125
bab 123
126
bab 124
127
bab 125

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!