...----------------...
"Akh... Kenapa gadis Jian memberikan barang-barang ini kepada kami?" nenek Su tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.
Yang lain juga tercengang saat melihat isi di dalam keranjang.
Kedua keranjang itu berisi beberapa jenis buah-buahan. Seperti yang sebelumnya di berikan Lushi. Tapi kali ini dalam jumlah yang lebih banyak. Yang lebih membuat mereka tercengang adalah, sesuatu yang terbungkus daun, di dalam salah satu keranjang.
"Aku akan membukanya," ucap paman Wu bersemangat sekaligus penasaran.
Setelah melepas beberapa tali yang melilit daun pembungkus. Terpampang lah ginseng liar yang kira-kira berusia 10 tahun. Tapi karena sebelumnya keluarga kepala desa, belum pernah melihat ginseng secara langsung. Mereka hanya bisa menebak-nebak secara kasat. Dan mereka tidak mengetahui berapa umur ginseng tersebut.
"Apakah ini ginseng?" tanya paman Wu sedikit tidak percaya.
"Sepertinya memang begitu." jawab paman Yifu.
"Kalau di jual, pasti menghasilkan banyak uang." celetuk paman Wu, yang membuat nenek Wu tersadar dari keterkejutannya.
"Apanya yang di jual? dasar tidak berperasaan." ucap nenek Su. Kemudian segera kembali membungkus ginseng tersebut, seperti sedia kala.
"Di penginapan mana gadis Jian menginap? Besok, antarkan barang-barang ini ke sana. Saat ini, dia yang lebih membutuhkan uang."
"Walaupun keluarga Wang kami bukan keluarga kaya. Tapi kami tidak kekurangan makanan, uang, atau apapun." ucap nenek Su tak berdaya. Dia merasa lebih kasihan kepada Lushi. Kenapa gadis sebaik dan sepatuh itu, harus di lahirkan di keluarga yang tidak berperasaan, seperti keluarga Jian.
Andai keluarga mereka belum memiliki anak perempuan, nenek Su ingin mengambilnya menjadi anak angkat. Tapi keluarga Wang nya, sudah memiliki banyak anak. Tiga laki-laki dan tiga perempuan. Jadi nenek Su hanya mampu sedikit membantu, dan bersimpati pada Lushi.
"Bagaimana menurutmu, pak tua?" tanya nenek Su pada kakek Wang.
"Ikuti kemauanmu. Besok aku akan ke kabupaten untuk mengem…
BERJODOH DENGAN DUDA ANAK DUA
12. Ingin Menemukan Lushi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments
Nadira ST
banci kaleng
2025-01-12
1