42. Bukan Pembuhun Bayaran

...----------------...

Setelah tanah hitam dimasukkan, lubang kemudian ditimbun dan di tutup kembali menggunakan tanah biasa.

Kegiatan itu terus berlanjut, hingga mencapai lubang ke lima puluh. Yang menghabiskan waktu hampir dua jam.

Entah apa yang terjadi selama kegiatan menggali dan menimbun lubang. Tapi hubungan keduanya terlihat semakin membaik, setelah keluar dari lokasi perkebunan.

Lushi tidak lagi memberengut kesal seperti sebelumnya. Sedangkan Junhan, meskipun wajahnya masih terlihat kaku dan tanpa ekspresi. Tapi selalu ada jejak senyuman di sudut bibirnya.

Karena sekarang sudah akhir musim gugur dan mendekati awal musim dingin. Sebagian banyak buah-buahan sudah selesai di panen. Hanya menyisakan beberapa jenis buah-buahan, yang bisa di panen di musim dingin.

Lushi berharap, setelah tanah hitam dari ruangannya bercampur dengan tanah di sini. Tanah perkebunannya bisa menjadi semakin subur, dan hasil panennya semakin meningkat.

Besok lusa dia akan datang lagi, untuk melihat efek yang di hasilkan dari tanah hitam ini.

Setelah memberikan instruksi dan berpamitan kepada Paman Niu, Lushi langsung naik mobil bersama Junhan.

Dalam perjalanan pulang, Junhan berusaha untuk terus menggenggam telapak tangan kekasihnya. Lushi sendiri sudah terbiasa dengan sikap dan tindakan Junhan. Jadi dia membiarkan saja. Di lepaskan pun, pria itu akan kembali menarik tangannya.

"Bukankah kau ini tentara? Tapi kenapa sangat santai, seperti pengangguran." tanya Lushi dengan sedikit cibiran.

Junhan senang karena Lushi mulai menanyakan tentang dirinya. Itu artinya kekasihnya mulai perhatian padanya.

"Benar. Tapi aku hanya bekerja jika ada panggilan misi." jawab Junhan jujur.

"Pasukan khusus?" tanya Lushi cepat. Melihat Junhan mengangguk, Lushi kembali bertanya.

"Kau pernah membunuh orang? Berapa banyak?" tanya Lushi antusias. Kemudian membenarkan posisi duduknya agar bisa menatap Junhan.

Karena setahu Lushi, pasukan khusus hanya di tugaskan untuk misi-misi berbahaya, yang mempertaruhkan n…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Lala Kusumah

Lala Kusumah

gercep banget tuh jendral, takut ada yang ngambil ya Lushi nya 🤭😂😂

2025-02-11

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!