29. Calon Menantu

...----------------...

"Oh, akhirnya kau pulang juga gadis Jian."

Sebelum Lushi sempat turun dari sepedanya, nyonya Luo sudah lebih dulu menyapanya dengan sangat ramah dan tergesa-gesa.

Nyonya Luo ini tetangga Lushi yang rumahnya berada di sebrang jalan, urutan ke lima di sebelah kiri.

Lushi hanya tersenyum kecil, kemudian turun dan menuntun sepedanya.

"Kenapa hari ini kau kembali sangat terlambat, gadis Jian?" tanya nyonya Luo perhatian.

Karena dia tau, biasanya Lushi pulang dari pasar antara jam sembilan dan sepuluh pagi. Tapi hari ini dia sudah menunggu lama, tapi Lushi belum juga kembali.

Entah apa yang di lakukan gadis itu di luaran sana, hingga hampir tengah hari baru pulang ke rumahnya.

"Ada urusan yang harus saya lakukan. Kenapa bibi ada di sini tengah hari begini?" jawab Lushi kemudian bertanya dengan heran.

"Aku sudah menunggumu dari jam sepuluh tadi, kau tau." jawab nyonya Luo di sertai keluhan.

"Ohh, kenapa bibi tidak pulang dulu saja, kalau tau aku tidak ada di rumah." jawab Lushi santai, kemudian membuka pintu gerbangnya.

Setelah melewati pintu gerbang bersama sepedanya, Lushi baru mempersilakan nyonya Luo untuk masuk.

"Silakan masuk, bibi." ucap Lushi.

Nyonya Luo mendengus pelan, kemudian masuk ke dalam.

Setelah mempersilakan nyonya Luo duduk di ruang tamu, Lushi menuju dapur untuk mengambil minuman.

Nyonya Luo yang di tinggal sendiri, terus mengamati setiap sudut rumah Lushi, dengan sedikit keserakahan dan kepuasan di matanya.

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya dia berkunjung ke rumah Lushi. Tapi dia selalu ingin tahu, kira-kira barang apa yang sudah di tambahkan di dalam rumah Lushi.

"Bibi Luo, di rumahku hanya ada air putih. Silakan di minum." ucap Lushi setelah meletakan gelas berisi air putih di hadapan nyonya Luo.

"Tidak apa-apa gadis Jian. Bibi memang lebih suka minum air putih." jawab nyonya Luo masih dengan senyum ramahnya.

Padahal dalam hati dia terus menggerutu, karena Lushi hanya menyajikan air putih untuknya. Bukankah seharusnya gadis i…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!