...----------------...
"SEMUAAA... BERHENTIIII..."
"JANGAN ADA YANG BERGEERRAAAKKK..."
Bersamaan dengan teriakan itu, lebih dari selusin pria berseragam militer dengan bersenjata lengkap, langsung mengepung gerbong-gerbong kereta api yang tadi di naiki Lushi.
Sebelum pintu gerbong terbuka, para prajurit itu sudah dalam posisi sigap dengan memegang senjata masing-masing.
Dari dalam kompartemen, Lushi bisa menyaksikan situasi di luar gerbong. Melihat dari banyaknya personil dan ketegangan di wajah para prajurit. Bisa di tebak kalau situasinya benar-benar serius.
"Mungkinkah ada teroris yang membawa bom, atau buronan yang menyelundupkan barang-barang berbahaya, atau.... ada sekelompok pedagang manusia, yang ikut naik di kereta ini." ucap Lushi. Dia mencoba menebak kemungkinan-kemungkinan yang mungkin yang belum pasti.
"Tsk, kenapa juga mereka harus naik kereta yang sama dengan yang aku naiki. Kenapa mereka tidak naik di hari sebelum-sebelumnya, atau besok-besoknya saja." Lushi masih melanjutkan gerutuannya, dengan tidak puas.
Lushi tidak habis pikir dengan orang-orang jahat itu. Kenapa mereka harus mengganggu perjalanannya, yang seharusnya tenang dan menyenangkan. Dan kenapa juga mereka tidak memilih hari lain untuk bepergian.
"Sabar. Ini ujian, Lus." Lushi mendesah, kemudian kembali duduk tenang untuk menunggu instruksi dari pihak yang bersangkutan.
Tidak mungkin kan dia menerobos turun, padahal sudah di peringati untuk diam di tempat. Bisa-bisa dia yang di jadikan tersangka. Atau bisa jadi langsung kena 'dor'.
Setelah pintu dari masing-masing gerbong di buka, beberapa prajurit bersenjata langsung menerobos masuk kedalam. Begitu juga gerbong tempat Lushi berada.
Tok tok
"Buka." mendengar seruan itu, Lushi segera bekerja sama dengan langsung membuka pintu kompartemennya.
Setelah pintu terbuka, nampak lah sosok tegap dengan wajah tampan, yang langsung membuat mata Lushi berbinar.
"Tampan," batin Lushi.
Semenjak datang ke dunia asing ini, ini adalah kali pertamanya dia…
BERJODOH DENGAN DUDA ANAK DUA
17. Melihat Pria Tampan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments
Nadira ST
langsung jreeeng tuh mata lushi liat pria tampan
2025-01-17
1