44. Menginap

...----------------...

Sekitar jam sepuluh pagi, mobil yang di tumpangi Lushi dan Junhan, sudah sampai di pinggiran ibu kota. Tepatnya di perjalan menuju perkebunan milik Lushi.

Dari kejauhan Lushi sudah bisa melihat pemandangan yang berbeda, dari hari sebelumnya. Lahan perkebunannya yang luasnya lima puluh hektar lebih, tampak lebih hijau di bandingkan lahan-lahan di sekitarnya. Hal ini tanpa sadar membuat bibir Lushi menyunggingkan senyumnya. Ini berarti tanah hitam dari ruangannya benar-benar bisa bekerja di dunia luar.

Tapi dia tidak boleh terlalu senang dulu, karena belum melihat efek yang terjadi pada pohon-pohon buah-buahannya dan tanaman di kebunnya.

"Sayang... Kenapa seperti ada yang berbeda, ya?" tanya Junhan sambil mengernyitkan alisnya. Karena seingatnya, saat kesini kemaren lusa, semuanya tampak menguning karena sudah memasuki akhir musim gugur. Tapi sekarang, tepat di area perkebunan istrinya, semuanya tampak hijau.

Lushi tersenyum misterius, kemudian menoleh ke arah Junhan sebentar, lalu kembali melihat ke arah luar jendela.

"Apa ini ada hubungannya dengan pupuk hitam yang kemaren kau bawa?" tanya Junhan penasaran. Dia semakin curiga saat melihat senyum Lushi.

"Benar. Aku tidak sabar ingin melihat perubahan pada pohon-pohon di sana...." ucap Lushi. Yang membuat Junhan semakin mengerutkan keningnya.

Dia memang bukan petani, dan tidak di lahirkan dari keluarga petani. Jadi tidak begitu mengenal pupuk-pupuk yang di gunakan untuk menyuburkan lahan. Tapi melihat perubahan yang signifikan, membuat rasa ingin tahunya meningkat. Dia sangat penasaran dengan pupuk apa yang di gunakan oleh istrinya.

"Sayang... Dari mana kau pupuk itu? Kenapa efeknya sangat luar biasa?" tanya Junhan penuh rasa ingin tahu. Bukankah jika pupuk ini di kembangkan, kemudian desa militer bisa mendapatkannya, akan berdampak besar bagi para prajurit.

"Tentu saja aku membuatnya sendiri. Kenapa? Kau ingin mencuri formulanya?" jawab Lushi tenang. Kemudian kembali bertanya kepada Junhan.

"Bu…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

suka_baca

suka_baca

weh, kok gini /Cry/
perasaan baru baca bentar tau2 dah selesai aj nih chapter /Sob/
nak mau lagi /Whimper/

2025-02-14

1

Lala Kusumah

Lala Kusumah

kapan update lagi nih, ditunggu ya 🙏🙏😍

2025-02-18

1

Lala Kusumah

Lala Kusumah

boleh 🤭🤭😂😂

2025-02-14

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!