Siang ini setelah Glamora sudah selesai dengan penampilannya yang clasic, ia berkeliling dirumah ini, lalu saat sedang berjalan dilorong yang cukup sepi, ia melihat ada Sena disalah satu ruangan, entah itu ruangan apa, melihat itu Glamora masuk diam-diam, lalu bersembunyi dibalik bilik-bilik yang cukup besar, disana Glamora melihat Sena sedang terburu-buru mencari sesuatu.
Sena membuka laci satu persatu dari beberapa lemari yang hanya setinggi pinggang orang pada umumnya, setelah beberapa lama, akhirnya Sena terlihat senang saat melihat laci terakhir yang ia buka, ia mengambil secarik kertas disana yang sudah sedikit berdebu, Sena membersihkan kertas itu, lalu berbicara sedikit. "Akhirnya ketemu juga, pasti tuan besar akan sangat berterimakasih padaku". Sena cekikikan sendiri, lalu membawa kertas itu pergi.
Tak lama, merasa Sena sudah cukup jauh dari ruangan ini, Glamora pun keluar dari bilik-bilik yang tadi sudah menolongnya untuk bersembunyi, raut wajah Glamora tampak bingung. "Apa isi kertas tadi?". Tanya Glamora pada dirinya sendiri.
Dengan penasaran, Glamora berjalan ke arah laci tadi, yang belum sempat Sena tutup, ia melihat disana ada beberapa foto-foto yang sudah sangat berdebu, foto pertama yang Glamora ambil ialah foto dimana Arsyad dan David sedang merangkul satu sama lain, difoto ini mereka terlihat seperti sahabat yang sangat akrab, namun kenapa mereka tiba-tiba jadi bermusuhan seperti ini?
INFO:
Untuk yang lupa DAVID itu siapa, beliau selaku ayah Liam. read part 17-18. Untuk flashback
.
.
Lalu, Glamora mengambil foto ke-dua yang dimana difoto itu berisi saat pertama kalinya distric 1 dibangun, dan difoto ke-tiga sama seperti foto ke-dua, disana berisi pembangunan distric 2, selanjutnya sama juga difoto yang ke-empat itu pembangunan distric 3.
Pada foto kelima yang Glamora ambil, disana Arsyad dan beberapa polisi sedang berfoto bersama. "Bagaimana bisa Agler menjadi buronan padahal paman Arsyad sangat dekat dengan polisi". Foto itu membuat Glamora kebi…
I FELLIN LOVE WITH A CRIMINAL
23
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments