Glamora berjalan bersama Aletta, diwilayah yang cukup besar seperti kota itu, DISTRIC 1. Dan banyak juga orang yang ikut berlalu-lalang, Glamora melihat-lihat sekitar bahwa memang sangat banyak penduduknya, mungkin kurang lebih 1.153 Juta penduduk disana, bukan berarti disana hanya keluarga Kyller, namun juga banyak orang-orang biasa yang memang ditempatkan disini.
"Apakah tadi aku terlalu kasar, letta?". Tanya Glamora khawatir dengan omongannya tadi.
"Kalau boleh aku jujur, memang kasar nona". Pernyataan yang diucapkan Aletta membuatku raut wajah Glamora sedikit sedih.
"Apa yang cocok untuk permintaan maaf?". Tanya Glamora menatap Aletta si gadis cantik yang masih muda itu.
"Hum..". Aletta tampak berpikir, namun tidak ada jawaban yang didapat.
"Tapi nona, tuan Agler tidak seperti itu kok.. mungkin memang nona Sena saja yang dekat-dekat dengan tuan". Ucap Aletta mengalihkan percakapan tadi.
"Kenapa bisa kau bilang Agler tidak seperti itu?". Tanya Glamora heran, menunggu Aletta menjawabnya.
"Umm, harus darimana aku menjelaskannya?, Ah dari wilayah ini saja ya nona.., semua penduduk disini, selain keluarga Kyller itu, orang-orang yang Tuan Agler tolong dari ia masih berumur 18 tahun"
"Aku tahu ini dari nenek hehe, yang aku maksud dia menolong banyak orang itu, pertama, dulu saat tuan Agler sedang berjalan diarea rel kereta api, ia melihat pengemis dipinggir rel kereta, ada seorang ibu dan 3 anaknya yang sangat kotor dan terlihat kelaparan sekali, jadi mereka dibawa oleh Tuan Agler ke distric 1 dan diberi tempat tinggal olehnya"
Sambil berjalan Aletta menjelaskan panjang lebar bagaimana Agler sebenarnya dimata penduduk distric ini. "Ah yang dikiri sana nona.. itu salah satu orang yang dulu sempat Tuan Agler tolong". Aletta menunjuk ke arah pria muda yang sedang memarkirkan sepedanya.
"Kenapa dengan dia?". Tanya Glamora
Aletta menjawab lagi. "Pria itu dulu sangat malang nona, saat ia berusia 14, ia dan kedua orangtuanya kecelakaan mobil, dan naas kedua orang tuanya diny…
I FELLIN LOVE WITH A CRIMINAL
24
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments