Kisah pertemanan Arsyad, Gavan, dan David
•
•
•
•
•
Pagi yang cerah, terik matahari yang menyinari seluruh tempat, hembusan angin dan daun-daun yang gugur dari tangkainya, mereka bertiga bersekolah disekolah yang sama, pertemanan mereka sangat dekat, karena apa-apa dan dalam keadaan apapun mereka selalu bersama, hingga pada suatu hari ada seorang perempuan yang datang diantara mereka.
David yang tengah duduk santai dibangku lorong sekolah, menatap lurus pada bukunya, ia membaca buku itu sangat fokus, namun fokusnya teralihkan saat mencium parfum seorang wanita yang lewat didepannya.
David menoleh ke depannya, seorang wanita cantik nan manis lewat bersama temanya, ia diam saja saat itu, namun David tertuju pada tanda nama dikantung baju wanita itu. Tertuliskan Benetta. Ia sudah menyukai wanita itu sejak lama, namun ia gengsi untuk menyatakan cintanya.
"Vid" Panggil seseorang menepuk pundak David, itu berhasil membuyarkan lamunannya.
"Kau mengagetkanku saja ar" David terkekeh, melihat sahabatnya itu, Arsyad ikut duduk bersama David.
Huftt hufft
Seorang pria yang berhenti berlari dihadapan mereka berdua. "Sialan kau, meninggalkanku". Kesal Gavan pada Arsyad.
"Haha, sudahlah mari duduk" titah David yang melihat kekesalan Gavan, agar mereka berdua tidak bertengkar.
"Sepertinya aku akan mempunyai hubungan dengan Havana". Ujar Gavan tiba-tiba.
Memang, sejak saat mereka masuk ke sekolah itu, Gavan seperti jatuh cinta pada saat pandangan pertama, melihat kakak tingkatnya, yaitu Havana, semenjak itu, Gava bertekat untuk mendekati Havana, sampai saat ini mereka memutuskan untuk menjalin hubungan.
"Wahh, kau mendului kami ya!". Seru Arsyad memukul pelan punggung Gavan.
"Haha, tinggal kalian berdua kalian tidak meyukai wanita apa? Atau jangan-jangan kalian gay ya?, Atau lebih parahnya kalian berdua mempunyai hubungan dibelakangku ya?, Wah wahh!!". Gavan bercanda, ya mana mungkin sahabatnya gay.
"Heh, kurang ajar, aku seperti juga jatuh cinta pada pandangan pertama, sama seperti…
I FELLIN LOVE WITH A CRIMINAL
34
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments