Setelah mereka melewati beberapa jam dikota, akhirnya mobil mereka menepi digedung besar, yang terlihat seperti apartemen namun tidak. Mereka bertiga keluar dari mobil, sembari menenteng barang bawaan mereka.
Mereka pun berjalan masuk ke pintu utama, pintu masuk ke dalam gedung ini terbuat dari besi dan hanya bisa masuk jika orang didalam membukakannya.
"Ini aku Asryad". Suara berat Arsyad seperti menyihir pintu itu, karena pintu itu terbuka tiba-tiba, lalu mereka berjalan masuk, disana ada banyak pria yang menyambut kedatangan mereka dan semua memberi hormat.
Disana banyak sekali pria-pria yang sedang berbincang, berlatih, tadi nya hanya ada beberapa diruang tengah ini, dan saat tahu bahwa Arsyad ada disini, semua yang masih dalam kamar, langsung turun ke bawah, kira-kira disana ada 2000 lebih pria.
Glamora menelan ludahnya kasar, saat melihat banyak pria-pria yang mengelilingi mereka bertiga, karena sedikit ngeri, Glamora memeluk lengan Agler dengan kuat.
"Heii.. tidak apa-apa, ini keluarga Kyller semua". Ujar Agler pada Glamora yang sedang mengumpat diketiak Agler.
Mendengar itu, Glamora langsung berdiri tegak dan melepas pelukan lengan itu, namun matanya masih terpejam dan sedikit-sedikit mengintip ke arah sekitarnya.
"Aku bukan takut karena itu keluarga mu, tapi aku takut karena hanya aku wanita satu-satunya disini, apakah kau mau aku berpoligami dengan mereka huh?". Ucap Glamora berbisik-bisik ditelinga Agler.
"Tidak mungkin, sudah buka matamu". Suruh Agler, Glamora pun membuka matanya perlahan.
"Hai Nona manis". Ujar sebagian pria disana serentak. Rasanya Glamora ingin pingsan, bagaimana bisa mereka kompak seperti itu, dan wajah mereka itu tak kalah tampan dari Agler, badan mereka pun cukup atletis.
"Lagi pula siapa bilang kau Perempuan sendiri disini?". Ucap Agler pada Glamora. Glamora menengok ke arahnya, lalu mengernyitkan dahinya. "Lalu siapa lagi?" Tambahnya.
"Lihat yang sedang berhadapan dengan ayahku itu siapa". Agler menunjukkan dagu nya ke arah Ars…
I FELLIN LOVE WITH A CRIMINAL
28
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments