"Tunggu sebentar!" aku berteriak saat Alisa mulai histeris. Dia masih menjerit-jerit, tapi aku tidak lagi memperhatikan dia, sepertinya itu Bella? sedang apa dia, siapa pria yang menarik paksa tangannya itu?
"Tunggu, diam dulu!" aku tanpa sadar membentak Alisa, dia sepertinya tersentak akan bentakkanku, karena ia segera diam.
Aku memicingkan mataku untuk melihat lebih jelas atas bayangan Bella dari seberang.
Gadis malang itu diseret oleh seorang pria, tanpa ada orang yang membantunya. Orang disekitar mereka hanya melirik tidak peduli.
Masyarakat jaman sekarang memang sudah mati hatinya semua, mereka lebih baik diam daripada ikut campur masalah orang, walaupun sungguh terlihat gadis itu tidak mau ikut.
Benar, itu Bella, jantungku seakan berhenti berdetak. Aku segera berlari memutari jalan, karena letak Bella berseberangan denganku.
"Kak Aji tunggu!" jerit Alisa di belakangku. Tapi aku berlari secepat aku bisa.
"Kalau kakak kesana aku marah yah, aku mau pergi aja!" aku mendengar ancaman Alisa sayup-sayup karena aku tidak lagi peduli.
"Kenapa kamu ga balas Keira? kamu tahu kan kalau aku menunggumu!" seru pria marah sambil menarik dengan kasar tangan Bella, Wajah Bella begitu pucat dan terlihat lemas, ada apa dengan dia?
"Lepaskan dia!" aku berteriak dari jauh, tapi pria itu tidak berhenti.
"Aku bilang, lepaskan dia!" aku akhirnya bisa menggapai Bella dan langsung merengkuh tubuhnya yang mungil.
"Aji?" serunya lemah, jantungku terasa turun ke perut. Bella tiba-tiba menutup matanya, dia jatuh pingsan.
Pria itu menghentikan tarikannya kepada Bella karena Bella terjatuh di lantai.
"Dia ini Keira, dia mau minum kopi di cafe saya!" teriak pria itu masih memegang tangan Bella.
"Lepaskan dia, dia bukan Keira!" ucapku marah, emosiku memuncak, semua ini salahku karena aku meninggalkan Bella sendirian.
Ucapan Roni mulai terngiang-ngiang di kepalaku, aku tidak menjaganya, aku malah meninggalkannya.
"Bukan, dia Keira, Keira Angela!!!" teriak pria aneh itu mengebu-gebu.
Aku sudah t…
Cinta Adalah Sebuah Perjalanan Yang Indah
Seorang Suami
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 186 Episodes
Comments
Mei Shin Manalu
Semangat
2021-01-31
1
Nanadela Pratiwi
Wah Aji bawain tas Bel pink
2021-01-31
1
Mery hakim (Hiatus)
lanjutkan 🤭🤭🤭
2021-01-29
1