Aku menuruni tangga dengan segera, Bella mengikutiku di belakang. Aku seharusnya tidak boleh marah, karena tulisan itu sudah lama ada, jauh lebih lama daripada keberadaanku di rumah ini.
Tetapi hatiku sepertinya sudah tersulut api cemburu, logika sudah tidak ada lagi, aku tidak bisa lagi mengontrol emosi diri, hanya Bella yang bisa membuatku merasa seperti ini.
Aku mendengar Mama masih berteriak dari dapur. Aku memandang meja makan yang berisi sarapan yang sudah berubah menjadi makan siang.
Bella masih diam saja di belakangku. Setelah sampai di ujung tangga, dia menarik ujung bajuku karena aku langsung mau menuju kamarku.
"Aji,..." panggilnya pelan.
"Aku mau ke kamar, aku mau mandi." jawabku, aku belum bisa memandangnya, lalu menuju kamarku.
Aku segera berjalan ke kamarku, dan menutup pintu. Napas yang tertahan dari tadi aku lepaskan dengan memburu. Bella sepertinya berada di depan pintuku, menunggu, aku pun menunggu nya, tapi dia tidak masuk.
Bodohnya, cemburu dengan orang yang sudah tidak ada, tapi... kenangan mereka begitu sempurna, kisah antara mereka begitu indah, siapakah aku bisa menggantikan pria yang merelakan nyawanya untuk wanita yang di cintainya?
Tiba-tiba pintu kamarku terbuka, Bella? Tiba-tiba aku berharap.
"Kak, aku akan menikah!" jerit Alisa terlihat begitu bahagia. Dia masuk lalu memeluk ku. Aku mencoba mengerti apa yang dia katakan barusan.
"Apa?" tanyaku bingung.
"Aku ... Akan... Menikah!!!!!" jeritnya gembira. Baru kemarin rasanya dia menjerit-jerit tidak mau menikah, tapi hari ini dia berteriak bahagia.
"Alisa, kemarin kamu bilang kamu tidak mau menikah?" tanyaku bingung. Alisa segera memutar matanya.
"Dia akan menikah dengan kakak!" jawab Bella dari depan pintu kamarku. Mataku meliriknya sekilas, jantung berhenti berdetak sebentar saat melihatnya disitu, tapi langsung menatap adikku kembali.
"Dengan Roni?" tanyaku tidak percaya. Ah aku baru ingat tadi Bella sudah menceritakan ini di atas, tapi aku terlalu sibuk dengan pikiranku sehingga tidak…
Cinta Adalah Sebuah Perjalanan Yang Indah
Dia Tidak Perlu Tahu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 186 Episodes
Comments
Nanadela Pratiwi
wah kapan nikahnya jangan lupa undangannya buat Cendani dan 2 Yang Mulia
2021-02-10
1
Anita Jenius
Hadir lagi memberi jempol.
5 like buatmu.
Semangat up ya.
2021-02-03
1
Aprilianana
Next.😊
kehabisan kata kata.🤣
canda Thor🤣
2021-01-27
2