Aku terbangun di tengah malam, jam 3 pagi lagi, badanku terasa tidak nyaman, aku kedinginan yang amat sangat, leherku kering dan aku menggigil hebat. sepertinya aku meriang, tubuhku terasa ngilu di tiap persendian.
Kemarin saat pulang kantor aku terkena badai, dan pulang dalam keadaan basah, temperatur di luar sepertinya jatuh dibawah 2 derajat, bahkan pemanas ruangan masih kurang menghangatkanku.
Dengan gemetar aku berusaha membuat teh hangat, mungkin dengan itu aku bisa merasa lebih hangat. Aku berdiri dengan limbung, kaki panjangku seperti tidak kuat menahan beban tubuhku.
Aku merindukan bubur ayam mama, aku merindukan sop ayam mama bahkan aku tak keberatan makan sayur lodeh Bella selama seminggu penuh, aku rindu mereka semua. Aku berdiri bersandar pada counter dapurku yang gelap. Kepalaku terasa berputar, mual juga mulai datang, aku benci sakit! Tetapi aku lebih benci sendirian, aku sudah muak dengan kesendirian ini.
Air panas sudah ada, aku berusaha dengan susah payah menuangnya dalam cangkir, tapi malah tumpah kemana-mana. Aku memaki dalam hati, aku benci keadaanku yang lemah seperti ini.
Aku mencoba menuang lagi, kali ini berhasil, akhirnya aku bisa minum teh hangat. Seharusnya aku tidak minum obat dengan teh, tapi aku sudah tidak ambil pusing lagi.
Aku kembali ke tempat tidurku, dan berusaha tidur, percuma pikiranku selalu kembali ke dirinya sedang apakah dia? Sakit di hatiku kembali terasa, rindu mulai menusuk tulang-tulangku.
Aku meraih handphoneku, kembali menatap fotonya, sudah hampir setahun aku tak melihatnya, apakah dia sudah melupakanku? ah pasti dia sudah sibuk dengan bayinya, pikirku dengan pilu. Dia pasti sibuk, tidak ada waktu lagi untuk mengingatku, sedangkan aku selalu mengingatnya di tiap menitku.
Aku pasti sedang gila, saat mulai mengetik nomor handphonenya, aku langsung hafal nomornya sejak aku diberitahu oleh Roni dulu. Sekali ini saja aku ingin mendengar suaranya... boleh kan Tuhan? Aku menarik napasku, dengan penuh harap menekan tombol hi…
Cinta Adalah Sebuah Perjalanan Yang Indah
Ketika Rindu Melanda
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 186 Episodes
Comments
Aprilianana
Kasihan aji nya.. untung gak kena air panas nya pas nuang kan ke gelas.
kalo pas kena ,dh apes tuh, dh sakit kena air panas lagi..
kalo nya kena tapi, untung nya enggak.
semangat Thor 😁
2021-02-17
1
Ayuwidia
Like Kak, semangat berkarya
Salam dari ISTRI COMEL PILIHAN ABI
2021-02-15
1
Nanadela Pratiwi
Mana Aji Belanya Bunga aja ya
2021-02-15
2