Aku bersyukur kita sudah bersama sekarang." Aku menatapnya, kekasih hatiku yang tampan. Dia mengangguk, kegugupan ku kembali lagi, sepanjang perjalanan tadi aku super cerewet karena aku begitu gugup memikirkan malam ini. Mata kami bertemu beberapa saat dan aku membeku.
"Ah... sebaiknya aku mandi dulu, badanku lengket," ucapnya segera melepaskan pelukannya, aish aku terlalu menempel kepadanya sehingga dia merasa risi, aku segera mengangguk cepat.
Aku melihat bayanganku di cermin, aku sebenarnya agak pusing karena sanggul rambutku yang terlalu kencang.
"Tapi tolong lepaskan tiaraku ini," ucapku sebelum dia pergi, sakit jepitan tiara ini mulai menyiksa kepalaku.
"Ah oke," jawabnya cepat, sepertinya dia ingin buru-buru ke kamar mandi. Dia menyentuh pundakku, merasakan kehangatan jemarinya membuatku ingin melempar diriku kembali kepadanya, tapi dia diam saja memandangku, Aji melamunkan sesuatu, lalu dia tersenyum malu, segera memutar tubuhku dan melepaskan ikatan rambutku. Rasanya lega sekali terlepas dari jepitan tiara tadi. Rambutku masih agak kasar karena ada sasak oleh salon tadi, aku harus menyisirnya nanti. Tapi Aji kembali melamun, sepertinya dia sudah lelah.
"Aji, kamu jadi mau mandi?" tanyaku dengan, dia tersentak kaget dan menggaruk belakang kepalanya.
"Iya aku mau mandi." Dia tertawa kecil sambil berjalan menuju kamarnya.
"Iya, mandi sana dulu aku tunggu disini," ucapku lalu merebahkan diriku ke sofa Aji yang empuk. Aji kembali menghampiriku mengecup keningku lalu segera ke kamar mandi.
"Tunggu ya," gumamnya dengan senyum tipis yang menggoda.
"iya, aku juga mau mandi," balasku, menguap tanpa bisa kutahan lalu tersenyum malu kepadanya. Setelah dia masuk ke kamarnya aku merebahkan diriku lagi, nyamannya , gaun ini luar biasa, cantik dan nyaman dipakai, bahkan sepertinya aku bisa tidur disini, pikirku dalam hati, mencari posisi yang lebih nyaman.
...
Aku merasa tubuhku melayang, dan diletakkan kembali keatas kasur yang lebih nyaman. Aku membuka mataku yang entah…
Cinta Adalah Sebuah Perjalanan Yang Indah
Bahagia bersamamu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 186 Episodes
Comments
Hilda Dun
Kok tdk ada kelanjutannya....???
tiap hari di tunggu ttp aja tdk ada kelanjutannya....apa dah Tamat ya
2021-04-22
1
Dian Anggraeni
I like happy ending 👏👏👏👏👏
2021-04-22
1
SUNKIZZ
kak up nya mana...
semangat yaaaaa
2021-04-19
1