Dia sangat cantik, bahkan diantara orang banyak disekitar kami, dia yang paling bersinar.
Senyumnya menular kepadaku, aku merasa nyaman bersamanya sehingga aku bisa mengucapkan apa yang ada dalam pikiranku tanpa aku banyak berpikir.
"Bella, aku tidak peduli wanita lain, yang aku pedulikan hanya kamu." ucapku lembut lalu mencium keningnya. Dia tersenyum menatapku dibalik bulu matanya yang lentik.
"Ah kamu hari ini gombal terus." jawabnya tersipu. Aku tidak menjawabnya lagi, aku hanya menggandengnya kembali menyusuri tepi danau.
Kami berjalan sampai matahari benar-benar masuk ke peraduannya. Dengan berat hati aku mengajaknya kembali ke area restoran.
"Silahkan masuk Pak." ujar pelayan dengan sopan.
Dia langsung mempersilahkan kami duduk di paviliun kecil yang terpisah dari tamu-tamu yang lain, sesuai dengan permintaan ku.
"Ji, sepertinya restoran ini mahal deh." gumam Bella berbisik kepadaku. Ah iya, dia masih belum ingat semua tentang aku. Aku hanya tersenyum sambil menerima menu dari pelayan.
"Ga kok, biasa aja." jawabku santai.
Dia dengan gugup mengambil menu dan mulai membacanya. Aku bersyukur menu yang dia pegang memang menu untuk perempuan, sehingga tidak tercantum harga di menu yang dia pegang.
"Umm kamu mau makan apa?" tanya ku memandangnya dari balik buku menuku.
"Aku mau minum Chocolate devil's marble!" serunya senang, tersenyum seperti anak kecil.
"Aku tanya makanan Bell, bukan minuman." ujar ku geli.
"Iya, aku tau, tapi aku selalu memilih minuman duluan baru makanan." jawabnya mencibir kearahku.
Hari mulai gelap, restoran mulai menyalakan lampunya yang keemasan untuk menerangi kami, lalu masuk sepasang kekasih lain menuju ke paviliun sebelah kami.
"Aji, lihat deh, yang cowok pakai jaket trus kemeja, yang cewek pake gaun." ujarnya menunjuk ke paviliun sebelah.
"Jangan ditunjuk." kataku cepat. Bella segera menurunkan tangannya.
"Aku malu pakai baju ini!" gerutunya nyentuh kaus putih berenda nya.
"Cantik kok." balasku.
"Tapi kan aku juga pengen pakai gaun ca…
Cinta Adalah Sebuah Perjalanan Yang Indah
Malam Yang Tidak Akan Aku lupakan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 186 Episodes
Comments
Mery hakim (Hiatus)
aduh Bella kayak Emak-emak aja makanan nya mesti di bungkus 🤭🤭
2021-03-22
1
Mei Shin Manalu
Wahh gk cocok nihh... Klo aku lebih suka makan yg unik-unik tpi minumannya normal aja
2021-03-16
1
Nyai iia
hadir kembali, next semangat..
jangan lupa mampir dan tinggalkan jejakmu "i will die in love"
2021-02-15
1