Setelah pertemuan usai dan Gaby terbukti sebagai orang yang menjual konsep RE:BOOST pada perusahaan lain, William berkali-kali meminta maaf atas hal itu.
Ia berjanji agar membuat Gaby menerima konsekuensi yang setimpal dari perbuatannya itu. Usai perbincangannya dengan William, Daniel meraih ponsel yang ada di saku jasnya. "Rumah sakit?" gumam Daniel, matanya seketika melebar dibarengi dengan ibu jarinya yang mengetik dengan cepat.
Mendengar gumaman Daniel, Kael kemudian berlalu keluar dari ruang rapat secepat mungkin. "Bagaimana kalau Gaby memberitahu orang-orang bahwa dia mengandung anakku?" pikir Kael dengan kerutan di keningnya.
Pria itu berusaha menyibukkan dirinya. Tak lama kemudian, Daniel menghampirinya dan mengajak untuk melihat kondisi mereka di rumah sakit. "Maaf, Pak. Saya ingin sekali, tapi sepertinya tidak bisa. Masih ada beberapa pekerjaan yang belum saya selesaikan," tolak Kael.
Velia yang mendengar hal itu tidak ingin membiarkan Kael lolos kali ini. Tanpa mereka sadari, wanita itu mendekati keduanya yang tengah berbincang. "Saya bisa membantu anda untuk menyelesaikan beberapa, Pak," ucap Velia menawarkan bantuan.
"Ah tidak, tidak perlu. Saya tidak ingin merepotkan anda," tolak Kael lagi.
"Saya tidak merasa direpotkan, Pak. Terlebih lagi ini masalah yang serius," jawab Velia, sudut bibirnya terangkat.
Karena Velia terus memaksa dan menolaknya hanya akan menimbulkan kecurigaan Daniel, Kael terpaksa menyetujui tawaran Velia.
"Bedebah itu ... pasti dia sengaja. Aku harus mengulur waktu, setidaknya mereka sudah pulang saat kita berdua tiba di rumah sakit," batin Kael, rahangnya mengeras.
Kael menawarkan untuk ke rumah sakit menggunakan mobilnya, namun Daniel langsung menolaknya. Tak menyerah sampai di situ, ia kembali menawarkan untuk menyetir namun dirinya kembali mendapatkan penolakan.
Kael membuang napas kasar, kini ia hanya bisa berharap saat mereka tiba Nara dan Gaby sudah tidak ada di sana.
Sesampainya di rumah sakit, pria itu harus menghadapi keny…
Mengubah Takdir Cintaku
MTC 49
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments