"Bagaimana, Paaa???" Desak Farra.
Mendengar pertanyaan polos Farra, Bang Renes tersenyum tipis, berusaha menutupi kegugupannya. "Itu... nanti Papa ceritakan ya, sayang. Kamu masih sangaaaatt kecil untuk paham prosesnya. Sekarang Mama Fia butuh istirahat. Farra juga harus istirahat sama Mama Laras."
"Kalau di ceritakan sama Om Arma, boleh atau tidak??" Goda Bang Arma.
"Ccckk.. Jangan memancing situasi to, Bang." Bisik Bang Renes.
Rekan disana kembali tertawa, apalagi wajah Bang Renes sudah tak karuan.
Farra mengangguk mengerti, meskipun masih terlihat penasaran. Ia kemudian menghampiri Fia dan memeluknya dengan hati-hati. "Mama Fia cepat sembuh yaa..."
Fia tersenyum dan membalas pelukan Farra. "Iya sayang, Mama Fia akan cepat sembuh."
...
Sore hari di rumah sakit, Fia merasa ada yang mengganjal dalam hatinya. Ia menyadari, panggilan 'Om' yang selama ini ia gunakan untuk Bang Renes terasa kaku dan kurang mesra, terutama setelah semua yang mereka lalui bersama. Ia ingin memanggil Bang Renes dengan sebutan 'Abang', panggilan sayang yang lebih intim dan hangat. Namun, rasa malu masih menghantuinya.
Saat Bang Renes mulai santai dari seluruh kegiatannya, suami Fia itu sedang menikmati teh hangat, Fia memberanikan diri memulai percakapan.
"Bang Ren..." panggil Fia ragu.
Bang Renes menoleh dan tersenyum lembut. "Iya, Dek?" Respon itu karena Fia mulai memanggilnya dengan sapaan berbeda.
Tiba-tiba Fia linglung dan gugup dengan apa yang akan di tanyakan.
"Nggak jadi." Katanya.
Bang Renes paham, Fia masih gugup. Bang Renes mendekat dan duduk di samping Fia di ranjang rumah sakit. Ia meraih tangannya dan menggenggamnya dengan lembut. "Dek, ada apa? Cerita saja sama Abang. Abang siap mendengarkan."
Fia menunduk, menatap jari-jarinya yang saling bertautan. "Sebenarnya... Fia hanya ingin memanggil 'Abang'."
Bang Renes tersenyum penuh pengertian. "Abang tau, tadi sudah dengar. Manis sekali, Abang suka dengarnya."
Pipi Fia mendadak memerah, begitu menggemaskan. Terus terang Bang Renes…
Secercah Kasih Dari Timor
24. Cinta.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments
dyah EkaPratiwi
hahaha sabar bang renes
2025-09-12
0