Dira meringis kesakitan sambil memegangi lehernya yang terasa nyeri. Tatapannya nanar menatap Bang David yang kini tampak panik dan salah tingkah.
"Ya ampun, Dira..!! Saya nggak sengaja..!! Saya kira ada... aaahh maaf, saya terlalu waspada." kilah Bang David dengan wajah memerah. Ia segera membantu Dira bangkit dan mendudukkannya di kursi.
Dira hanya mengangguk pelan, masih sedikit syok dengan kejadian barusan. Ia mengusap-usap lehernya yang memerah. "Iya, nggak apa-apa, Bang. Dira juga kaget tadi," jawabnya lirih.
Suasana canggung menyelimuti mereka berdua. Bang David berusaha mencairkan suasana dengan menawarkan minuman.
"Mau minum? Saya buatkan teh hangat ya?" tawar Bang David.
Dira mengangguk setuju. Bang David bergegas ke dapur dan membuatkan teh hangat untuk Dira.
Bang David melihat rumahnya sudah rapi, ia melihat jam dinding sudah menunjukan jam malam, seharusnya ia piket malam di Batalyon tapi dirinya belum juga kembali ke mess. Ia pun segera mengirim pesan pada Bang Renes.
//
"Apa-apaan nih?? David masih bujang tapi minta aku ambil alih jam malam, ngawur. Aku harus bilang apa kalau Bang Shano tanya." Gumam Bang Renes kemudian menyambar pakaian loreng nya.
Bang Renes segera melajukan motornya menuju mess bujangan dan memastikan keadaan yang sebenarnya.
Benar saja, begitu sampai di mess tidak ada sosok Bang David. Pria itu raib entah dimana tanpa kabar berita malam ini. Hanya ada kata 'saya ada urusan', yang ia tinggalkan.
Bang Renes menghela napas panjang, kepalanya menggeleng heran. Ia tau betul Bang David bukan tipe orang yang sembarangan meninggalkan tugas, pasti ada hal yang sangat penting.
//
Sementara itu, di kontrakan Bang David, Dira sudah memegang gelas teh hangat pemberian Bang David. Aroma melati menyeruak, menenangkan sedikit kegugupannya. Bang David duduk di sampingnya, sesekali melirik Dira dengan ekspresi yang sulit diartikan. Rasa bersalah karena refleksnya tadi masih kentara di wajahnya.
"Kita nikah..!!" Ajak Bang David tiba-tiba.
Dira t…
Secercah Kasih Dari Timor
29. Emosi tingkat tinggi.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments
cipa
🤣🤣🤣
bagus detun, kerjain ayahmu biar gak emosian terus, bang Renes mabok sekalian ngidam disusul bang David jg kebobolan 😂😂😂
2025-09-14
0
Maysuri
pasti si utuh ngerjain bapaknya 🤣🤣🤣
2025-09-14
0