37. Danki mumet.

Persalinan dadakan pun di laksanakan. Persiapan membawa Laras ke rumah sakit, pupus sudah.

Para pria berusaha untuk tidak panik tapi nyatanya kepanikan malah menghantam mereka bertubu-tubi.

Saat Laras mengejan kuat, seorang bidan datang dan membantu. Para pria mundur, mereka menghela nafas masing-masing dengan perasaan tak karuan.

Bang Arial pun turut duduk di samping Bang Hara.

"Ngapa lu disini???? Temani Laras..!!!" Pekik Bang Hara.

Bang Renes pun tak kalah geram melihat lambannya Bang Arial menangani masalah internal rumah tangganya.

~

Bidan itu segera mengambil alih situasi. Dengan sigap, ia meminta kain bersih dan air hangat. "Ayo, Bu Laras..!! tarik napas panjang, buang pelan-pelan..!!" intruksinya dengan suara menenangkan namun tegas.

Larasati mengejan lagi, kali ini dengan seluruh kekuatannya. Jeritannya bercampur dengan erangan kesakitan. Para pria yang tadinya berkumpul di pintu, kini terpaku di teras, saling pandang dengan wajah pucat. Bang Arial duduk paling lemas di lantai, bersandar pada dinding, sementara Bang Hara dan Bang Renes berdiri gelisah, sesekali melongok ke dalam.

"Ya Allah, Ar, kuat-kuatin mentalmu!" bisik Bang Renes, menepuk bahu Bang Arial yang gemetaran.

"Gimana mau kuat, Ren? Suara Laras aja bikin jantungku mau copot." jawab Bang Arial, menutupi wajahnya dengan kedua tangan.

Dari dalam, terdengar suara Fia dan Tata yang ikut menyemangati Larasati. "Ayo, Mbak Laras, sedikit lagi! Semangat!"

"Dek.. Sini..!!"

"Duduk, sayang..!!" Bang Renes dan Bang Hara memanggil istri mereka masing-masing. Mereka tidak ingin apa yang terjadi akan menyurutkan mental para bumil untuk persalinan nanti.

Tiba-tiba, jeritan Larasati memuncak, diikuti suara tangisan bayi yang nyaring memecah kesunyian pagi.

Fia dan Tata ikut menjerit. Bang Renes dan Bang Hara sigap memeluknya.

"Alhamdulillah... Bayinya laki-laki, Bu!" seru bidan dengan gembira.

Seketika, suasana tegang berubah menjadi haru. Bang Arial langsung bangkit berdiri, matanya berkaca-kaca. Bang H…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Ros Miati

Ros Miati

ya Allah momong bumil jadi migren ya bang sabar ya bang bumil jadi gitu juga Karana perbuatan Abang 😂😂😂😂😂😂 semangat mbak Nara 😘😘😘😘

2025-09-18

0

Maysuri

Maysuri

🤣🤣🤣🤣 pusingkan para misua,keluar sudah kelakuan bumil..yg bikin pusing tapi ngangenin....semangat 💪🏻💪🏻💪🏻

2025-09-18

0

Nabil abshor

Nabil abshor

😄😄😄😄 liriknya diganti aja bang,,,, nenek moyang ku seorang pemburu,,, gemar menjelajah hutan rimba,,,, 😭😭😭

2025-09-18

0

lihat semua
Episodes
1 1. Siapa gadis menggatal ini??
2 2. Rahasia lama.
3 3. Rahasia terdalam.
4 4. Tipu daya.
5 5. Menuju kehidupan baru.
6 6. Keputusan penting.
7 7. Rasa yang tersimpan.
8 8. Usaha mengendalikan diri.
9 9. Tanggung jawab.
10 10. Menyambut warna baru.
11 11. Tragedi malam.
12 12. Menjaga mereka.
13 13. Rasa dari hati.
14 14. Jika semua harus terjadi.
15 15. Mengejarnya sekali lagi.
16 16. Awal perjuangan.
17 17. Ikhlas demi bahagia bersama.
18 18. Uji nyali malam pertama.
19 19. Runyam.
20 20. Paham situasi.
21 21. Bahagiaku bersamamu.
22 22. Balada awal kehamilan.
23 23. Aman terkendali.
24 24. Cinta.
25 25. Mulai tenang.
26 26. Ada dia lagi.
27 27. Yang tersimpan dalam.
28 28. Assisten dadakan.
29 29. Emosi tingkat tinggi.
30 30. Cinta membuncah.
31 31. Ngidam ketoprak buat jantungan.
32 32. Isi hati yang terdalam.
33 33. Pagar masing-masing.
34 34. Keputusan setengah hati.
35 35. Salah paham ( 1 ).
36 36. Ribut.
37 37. Danki mumet.
38 38. Ngidamnya Ibu Fia Renes.
39 39. Yang tersimpan dalam lubuk hati.
40 40. Semakin terasa nyeri.
41 41. Batin tercabik.
42 42. Luka dalam.
43 43. Hari sial tidak ada di kalender.
44 44. Menyelesaikan satu masalah.
45 45. Gara-gara perawat gadungan.
46 46. Tak terduga.
47 47. Rasa datang tiba-tiba.
48 48. Gelisah tak menentu.
49 49. Mencari jalan terbaik.
50 50. Hati yang terluka.
51 51. Karena dia.
Episodes

Updated 51 Episodes

1
1. Siapa gadis menggatal ini??
2
2. Rahasia lama.
3
3. Rahasia terdalam.
4
4. Tipu daya.
5
5. Menuju kehidupan baru.
6
6. Keputusan penting.
7
7. Rasa yang tersimpan.
8
8. Usaha mengendalikan diri.
9
9. Tanggung jawab.
10
10. Menyambut warna baru.
11
11. Tragedi malam.
12
12. Menjaga mereka.
13
13. Rasa dari hati.
14
14. Jika semua harus terjadi.
15
15. Mengejarnya sekali lagi.
16
16. Awal perjuangan.
17
17. Ikhlas demi bahagia bersama.
18
18. Uji nyali malam pertama.
19
19. Runyam.
20
20. Paham situasi.
21
21. Bahagiaku bersamamu.
22
22. Balada awal kehamilan.
23
23. Aman terkendali.
24
24. Cinta.
25
25. Mulai tenang.
26
26. Ada dia lagi.
27
27. Yang tersimpan dalam.
28
28. Assisten dadakan.
29
29. Emosi tingkat tinggi.
30
30. Cinta membuncah.
31
31. Ngidam ketoprak buat jantungan.
32
32. Isi hati yang terdalam.
33
33. Pagar masing-masing.
34
34. Keputusan setengah hati.
35
35. Salah paham ( 1 ).
36
36. Ribut.
37
37. Danki mumet.
38
38. Ngidamnya Ibu Fia Renes.
39
39. Yang tersimpan dalam lubuk hati.
40
40. Semakin terasa nyeri.
41
41. Batin tercabik.
42
42. Luka dalam.
43
43. Hari sial tidak ada di kalender.
44
44. Menyelesaikan satu masalah.
45
45. Gara-gara perawat gadungan.
46
46. Tak terduga.
47
47. Rasa datang tiba-tiba.
48
48. Gelisah tak menentu.
49
49. Mencari jalan terbaik.
50
50. Hati yang terluka.
51
51. Karena dia.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!