Malam itu, setelah ciuman yang mematahkan seluruh logika, Elsa memegang wajah Adam dengan kedua tangannya, tangan yang dulu begitu ragu kini mantap. Napas mereka masih tersengal, pipi mereka saling menempel. Elsa akhirnya berani menatap mata Adam tanpa mundur.
“Saya tidak memilih Dewa. Saya memilih nama baik ayah saya,” bisiknya, suaranya tenang. “Dan ketika semua ini selesai… saya ingin Bapak tetap ada.”
Adam memejamkan mata sebentar. Tegangan yang semula mengendalikan tubuhnya mereda. Wajahnya melunak, bukan karena lemah, tapi karena akhirnya ia mendengar kalimat yang ia tunggu tanpa pernah berani meminta.
Ia menempelkan keningnya ke kening Elsa. “Kalau begitu, saya tetap akan ada di sini. Saya tidak akan kemana-mana.”
Kalimat pendek, tapi sepenuhnya jujur.
Elsa tersenyum sangat kecil, senyum seperti orang yang percaya pada masa depan untuk pertama kalinya setelah terjatuh. Adam mengusap sisi wajah Elsa dengan ibu jarinya, tidak serakah lagi, hanya penuh ketenangan. Dunia di luar kamar Noah seperti tidak eksis. Baru ketika suara Sandra menyambut Noah yang baru pulang dari taman terdengar dari luar, Adam menarik napas panjang.
“Jangan khawatir,” ujarnya sambil merapikan rambut Elsa. “Saya bukan pria usia dua puluh tahunan yang cemburu kalau disuruh menunggu.”
Elsa membalas dengan nada menggoda lirih. “Kemarin Bapak cemburu.”
Adam tertawa pelan, rendah, seperti suara yang jarang keluar dari dirinya. “Dan kamu menikmatinya.”
Mereka tertawa singkat, hangat, lalu Elsa menyentuh dadanya sebentar… singkat, tapi jelas. “Terima kasih sudah mau menunggu.”
Adam menjawab dengan mencium puncak kepalanya sekilas. Bukan ciuman rakus seperti sebelumnya, melainkan lembut, pemilik, seolah berkata: kita belum selesai.
Begitu mereka keluar kamar Noah, Adam dan Elsa sudah kembali normal seolah tidak terjadi apa-apa. Sandra tidak bereaksi apa pun. Bahkan saat makan malam tiba, Sandra tetap hangat pada Elsa seperti biasa. Dan yang lebih membuat Elsa merasa ia tak merebut Adam adalah ket…
Ibu Susu Anak Sang Menteri
Setelah Ciuman Itu…
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
aduh
..AQ kok suuzon sama Sandra
moga dia membantu Elsa tulus
tanpa embel-embel menyatukan lagi dgn Dewa😅
Hati Sandra masih abu2,antara nama baik menjadi istri Mentri atau majikan yg mau menjerumuskan Elsa
semoga hanya pikiran buruk ku tidak terjadi ya 😁
Sandra dgn Arman
Elsa dgn Adam
Dewa n Yulia mendekam di penjara seumur hidup 😁😁
2025-11-24
0
astr.id_est 🌻
curiga si sandra.. misterius euy smg aja tulus
2025-11-24
0