Elsa keluar dari ruang privat resto dengan langkah tenang, buket bunga masih ia bawa di tangan kirinya, meski aromanya membuat perutnya mual. Udara sore hotel terasa dingin saat pintu otomatis terbuka. Dewa mengekor di belakangnya, berjalan sedikit terlalu dekat seperti takut Elsa menghilang.
Adam keluar beberapa detik kemudian.
Tidak buru-buru. Tidak mengejar.
Tapi matanya mengikuti setiap gerak Elsa seperti bayangan yang tak ingin ia lepaskan.
Dewa menghentikan Elsa di dekat pintu kaca.
“Besok… aku tunggu kabarmu tentang jadwal itu, ya?” ucapnya dengan suara rendah. “Aku akan siapkan Lily.”
Elsa tersenyum lembut. Senyum yang ia latih betul-betul untuk momen seperti ini.
“Tentu. Aku kabari kalau jadwalku sudah jelas.”
Dewa mengangguk, wajahnya sulit menyembunyikan kegembiraan.
Dan Adam melihat semuanya.
Termasuk ketika Dewa menunduk sedikit, seperti ingin mencium punggung tangan Elsa tapi ragu. Detik itu saja dada Adam mengeras, rahangnya menegang. Ia harus memalingkan wajah agar tak melakukan sesuatu yang bodoh.
Akhirnya Dewa pergi lebih dulu karena harus menjemput Julia dari lokasi latihan. Saat mobilnya melaju meninggalkan area hotel, Elsa baru bisa menarik napas panjang.
Seseorang berdiri di belakangnya.
“Kenapa kamu tidak membuang bunga itu?”
Suara bariton yang ia hafal.
Elsa menoleh cepat.
Adam berdiri sekitar tiga meter darinya, kaus hitam dan jaket jeans, kacamata hitam kini sudah ia lepas. Tatapannya… dingin. Tapi juga terluka.
“Pak… Bapak sudah berapa lama di sini?” Elsa bertanya pelan.
“Cukup lama untuk tahu kamu berakting dengan sangat baik.”
Nada Adam datar. Kalimatnya rapi, tapi sorot matanya… tidak.
Elsa membuka mulut, tapi Adam sudah berjalan mendekat sebelum ia sempat bicara.
Begitu jarak mereka tinggal sejengkal, Adam meraih buket bunga itu dari tangan Elsa lalu meletakkannya di kursi lobi tanpa ekspresi.
“Kamu tidak perlu membawa sampah itu pulang.”
Elsa terdiam.
Ada rasa hangat aneh yang merayap di dadanya, campuran lega dan bersalah.
“Pak… ini…
Ibu Susu Anak Sang Menteri
Pertemuan Kembali Dengan Lily..
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments
ovi eliani
buat adam cemburu thor, biar elsa dapat hukuman
2025-12-12
0
olyv
lanjutkan thor
2025-12-12
0