Sebuah permainan

"Mba laras!"

Laras menoleh kebelakang, orang yang memanggilnya adalah Hera, wanita yang merupakan istri simpanan Hasbi selama ini.

Benar demikian! Karena pernikahan Laras dan Hasbi tercatat dimata hukum dan negara, Ada resepsi yang digelar, nama Laras diakui banyak orang sebagai Nyonya Hasbi.

Sedangkan hubungan mereka?

Laras tidak tahu, dan tak mau tahu!

"Ya, ada yang bisa dibantu?" Laras mengulas senyum terpaksa, matanya menilai setiap jengkal tubuh wanita yang kini menjadi sumber lukanya.

Cantik, sosok yang layak dipuji.

"Bisa bicara sebentar?" Hera menelengkan kepalanya.

"Oh Iya. Kita keruang tamu saja." Jawab Laras dengan senyum manis. Cuma kamuflase.

Hera memandang Laras dengan penuh makna. Sedangkan Laras sungguh tidak mengharapkan basa-basi perempuan itu.

Laras tidak mau termakan segala drama yang Hera ciptakan.

"Kata Bang Hasbi, Mba yang memintaku tinggal disini," wanita itu menjeda, kemudian tersenyum lebar, "aku ingin mengucapkan terima kasih." sambungnya dengan rona wajah memancarkan kepuasan.

Bang Hasbi?

Waw...

Bulu kuduk Laras merinding mendengar panggilan yang disematkan Hera untuk suaminya. Dari panggilan saja terasa janggal kalau mereka hanya kenal sewajarnya, dramanya rekan Hasbi adalah suami perempuan tersebut, tapi yang di tampilkan justru sebaliknya.

Entah sengaja atau Hera kurang mendalami peran.

"Sebenarnya, aku meminta suamiku cari pengasuh, jadi..., bukan aku yang memilihmu."

Sebenarnya Laras ingin bersikap manis-manis busuk pada Hera. Tapi ego dan sakit hati yang tidak berkesudahan membuatnya mengangkat dagu setinggi mungkin, Agar Hasbi tidak kembali menginjak harga dirinya.

"Tapi kata Bang Hasbi...,"

"Hera! Namamu Hera kan? Aku tekankan padamu. Nayla dan Cantika memang anak kandungmu, tetapi aku memiliki legalitas mengadopsinya, itu berarti aku kini adalah ibu kandung mereka secara hukum, di akta kelahiran mereka akan tercantum namaku dan nama suamiku sesuai ketentuan, mengenai Hasbi mengizinkan kamu tinggal, itu seperti yang ku katakan diawal, kami butuh pengasuh, jadi... meskipun kamu adalah ibu kandung mereka, aku tak mengizinkan Naila dan Cantika memanggilmu Mama, mereka akan memanggulmu Ibu pengasuh!"

"Laras!" Hasbi datang terburu-buru, menghampiri istrinya. Menariknya menjauhi Hera yang tengah diliputi kemarahan karena ucapan Laras.

"Laras, Please! Jangan kekanak-kanakan," sentak pria itu, tangan besar Hasbi mencengkram pergelangan tangan Laras.

Laras menepis tangan Hasbi, Menatap tajam pria yang berdiri dihadapannya, "Kamu belum menjelaskan padanya mengapa dia di panggil kesini?" Laras, pura-pura marah.

Hasbi gelagapan.

"Iya, Aku belum mengatakannya. Aku minta maaf untuk itu. Tolong mengerti, Hera baru sembuh dari depresi, aku nggak tega mengatakannya." iba Hasbi, meminta pengertian Laras.

"Itu berarti, kesepakatan kita sebelumnya, batal." Pungkas Laras.

"Apa maksud kamu?" Tanya Hasbi dengan nada kaget.

"Aku nggak mau dia disini! Lebih baik cari pengasuh beneran, kita bayar tiap bulan."

Wajah Hasbi langsung panik. "Aku minta maaf. Karena belum bicara sama Hera tentang ini, tapi aku bersumpah akan menyampaikannya, aku hanya perlu waktu. Aku janji." kata Hasbi sambil meraih tangan Laras.

Laras ingin tertawa, ia baru menyadari ternyata pria yang menikahinya tiga tahun lalu ini begitu lihai mengobral janji, Hasbi bahkan tak segan menyerukan sumpah demi menutupi kebrengsekannya.

"Ya, baiklah." saut Laras tidak membalas drama murahan Hasbi, ia juga menguji hatinya sendiri, bahwa kebohongan Hasbi tak lagi menoreh luka di atas luka yang memang sudah mati rasa.

"Aku harap kamu memaklumi kondisi Hera, aku janji, setelah kondisinya baik, akan ku perjelas tujuan kita membawanya ke rumah ini." Hasbi masih berusaha melunakkan hati Laras, sedangkan Laras tidak perduli dengan dustanya.

"Tuan, Nyonya... Nona Hera pingsan!" dengan tergopoh-gopoh seorang pelayan menyampaikan pesan.

"Apa?" Di detik yang sama langkah Hasbi menjauh, langkahnya sangat cepat. Melihat punggung pria itu menghilang, Laras tertawa kecil dengan sinis.

"Baiklah, drama murahan akan segera dimulai."

Mata Laras memejam, terlihat sangat tenang. Tapi di balik tembok, seorang ibu justru menatapnya penuh khawatir.

"Hasbi, semoga firasat ibu salah!"

#####

Hai teman-teman

Terima kasih atas dukungannya.

Semoga kedepannya bisa up tiap hari ya...

Terpopuler

Comments

Dibalik Senja

Dibalik Senja

Dasar laki2 kurang ajar dikira laras bodoh ....main cantik laras bikin mereka menderita melebihi sakit hatimu

2025-10-23

0

kriwil

kriwil

ayo laras buat lakimu mandul selamanya dan semoga anak hera bukan darah daging si hasbi😄

2025-12-24

0

Queen Woo

Queen Woo

firasat ibuk gk salah..emang betul laras sdh tahu semuanya

2025-10-23

0

lihat semua
Episodes
1 Runtuhnya hati seorang istri
2 Wanita itu
3 Sebuah permainan
4 Peka di keheningan
5 Keributan di awal hari
6 Uji coba katanya.
7 Merasa si paling benar sendiri.
8 Rencana menggugat cerai
9 Kehilangan wajah.
10 Tak ingin berakhir
11 Di antara masa lalu
12 Kecemburuan Hera
13 Janji yang tersambut.
14 Tetap ingin bercerai
15 Penyesalan mendalam
16 Menagih janji
17 Kembali pulang
18 Kehidupan setelah saling jauh.
19 Keributan pasangan
20 Datang ke rumah sakit
21 Fatamorgana
22 Pemecatan
23 Pertama kali berkunjung
24 Ternyata sudah tidak ada lagi harapan
25 Bertemu dengan dia si orang asing
26 Membujuk dia yang telah kembali
27 Tidak ingin memaksa.
28 Bukan jarak biasa
29 Pilihan Laras
30 Mungkinkah karma?
31 Melepaskan dan Melupakan.
32 Penasaran
33 Waspada
34 Langit mendung
35 Mereka yang menginginkan
36 Obrolan ringan
37 Tetap menolak
38 Rasa dan Emosi
39 Pengakuan Laras
40 Kegilaan si tuan muda.
41 Hari kepergian Laras.
42 Pengejaran
43 Siapa yang tahu?
44 Satu kebohongan yang terbongkar
45 Terjebak dalam situasi tak diinginkan
46 Dua pria tak masuk akal
47 Hadirnya benci kalau itu
48 Kabar dari masa lalu
49 Pekerjaan baru
50 Kemarahan Laras pada Mario
51 Singgah di ruko keluarga Putri
52 Ditemukan olehnya
53 Tawar menawar.
54 Bertemu dan cemburu gila
55 Hasbi terbakar cemburu.
56 Mulai terendus.
57 Persetujuan
58 Hari patah hati
59 Pernikahan kedua.
60 Bertemu Hannah
61 Mengenal sikap Asta yang sesungguhnya.
62 Bukan sekedar pernikahan kontrak.
63 Dilema Asta
64 Salah bicara
65 Tak ingin terjebak.
66 Karena pakaian yang ditanggalkan.
67 Selip kesedihan
68 Nyaris sempurna
69 Penyempurnaan.
70 Rencana makan malam.
71 Romania Dan Asta.
72 Kejujuran Asta
73 Mario tak lagi peduli.
74 Jalan yang membawa duka
75 Ingin bercerai
76 Takut
77 Gagal total.
78 Cinta membuat pria berani.
79 Kehangatan suami istri
80 Kilasan masa silam
81 Menanti kabarnya
82 Saling paham
83 Akibat yang di timbukan.
84 Diseret ke kantor polisi.
85 Kecemasan mantan suami dan suami sah
86 Dibawah hujan.
87 Menikmati hasil yang di tanam.
88 Kebahagiaan yang menyebar luas
89 Doa dan kebahagiaan
90 Keluarga kecil bahagia.
91 Pembalasan alam.
92 Datang.
93 Kemarahan Nur.
94 Menerima balasan Tuhan
95 Tak lagi percaya.
96 Wanita sederhana
97 Hannah, Habibi dan Ranveer.
98 Kehilangan kendali
99 Undangan mewah.
100 Ketakutan dua belah pihak
101 Janji seorang suami.
102 Dua perbedaan.
103 Bersama Hannah
104 Simbolis cinta
105 Upaya pembalasan
106 Membuktikan kekuasaan
107 Penuh strategi
108 Keperdulian yang tulus
109 Pasrah
110 Masih belum rela
111 Sepadan
112 Asta dan Laras.
113 Galau
114 Ternyata bukan kabar buruk
115 Kehangatan cinta
116 Cinta yang ditunggu.
117 Bayi mungil.
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Runtuhnya hati seorang istri
2
Wanita itu
3
Sebuah permainan
4
Peka di keheningan
5
Keributan di awal hari
6
Uji coba katanya.
7
Merasa si paling benar sendiri.
8
Rencana menggugat cerai
9
Kehilangan wajah.
10
Tak ingin berakhir
11
Di antara masa lalu
12
Kecemburuan Hera
13
Janji yang tersambut.
14
Tetap ingin bercerai
15
Penyesalan mendalam
16
Menagih janji
17
Kembali pulang
18
Kehidupan setelah saling jauh.
19
Keributan pasangan
20
Datang ke rumah sakit
21
Fatamorgana
22
Pemecatan
23
Pertama kali berkunjung
24
Ternyata sudah tidak ada lagi harapan
25
Bertemu dengan dia si orang asing
26
Membujuk dia yang telah kembali
27
Tidak ingin memaksa.
28
Bukan jarak biasa
29
Pilihan Laras
30
Mungkinkah karma?
31
Melepaskan dan Melupakan.
32
Penasaran
33
Waspada
34
Langit mendung
35
Mereka yang menginginkan
36
Obrolan ringan
37
Tetap menolak
38
Rasa dan Emosi
39
Pengakuan Laras
40
Kegilaan si tuan muda.
41
Hari kepergian Laras.
42
Pengejaran
43
Siapa yang tahu?
44
Satu kebohongan yang terbongkar
45
Terjebak dalam situasi tak diinginkan
46
Dua pria tak masuk akal
47
Hadirnya benci kalau itu
48
Kabar dari masa lalu
49
Pekerjaan baru
50
Kemarahan Laras pada Mario
51
Singgah di ruko keluarga Putri
52
Ditemukan olehnya
53
Tawar menawar.
54
Bertemu dan cemburu gila
55
Hasbi terbakar cemburu.
56
Mulai terendus.
57
Persetujuan
58
Hari patah hati
59
Pernikahan kedua.
60
Bertemu Hannah
61
Mengenal sikap Asta yang sesungguhnya.
62
Bukan sekedar pernikahan kontrak.
63
Dilema Asta
64
Salah bicara
65
Tak ingin terjebak.
66
Karena pakaian yang ditanggalkan.
67
Selip kesedihan
68
Nyaris sempurna
69
Penyempurnaan.
70
Rencana makan malam.
71
Romania Dan Asta.
72
Kejujuran Asta
73
Mario tak lagi peduli.
74
Jalan yang membawa duka
75
Ingin bercerai
76
Takut
77
Gagal total.
78
Cinta membuat pria berani.
79
Kehangatan suami istri
80
Kilasan masa silam
81
Menanti kabarnya
82
Saling paham
83
Akibat yang di timbukan.
84
Diseret ke kantor polisi.
85
Kecemasan mantan suami dan suami sah
86
Dibawah hujan.
87
Menikmati hasil yang di tanam.
88
Kebahagiaan yang menyebar luas
89
Doa dan kebahagiaan
90
Keluarga kecil bahagia.
91
Pembalasan alam.
92
Datang.
93
Kemarahan Nur.
94
Menerima balasan Tuhan
95
Tak lagi percaya.
96
Wanita sederhana
97
Hannah, Habibi dan Ranveer.
98
Kehilangan kendali
99
Undangan mewah.
100
Ketakutan dua belah pihak
101
Janji seorang suami.
102
Dua perbedaan.
103
Bersama Hannah
104
Simbolis cinta
105
Upaya pembalasan
106
Membuktikan kekuasaan
107
Penuh strategi
108
Keperdulian yang tulus
109
Pasrah
110
Masih belum rela
111
Sepadan
112
Asta dan Laras.
113
Galau
114
Ternyata bukan kabar buruk
115
Kehangatan cinta
116
Cinta yang ditunggu.
117
Bayi mungil.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!