Elara sudah berjam-jam tidak berhenti memaki. Suaranya serak, tetapi amarahnya tak mereda.
"Aku tidak salah! Semuanya gara-gara Zhea! Gara-gara Zavier! Mereka menghancurkan hidupku!" Elara menendang ranjang besi, membanting gelas plastik ke lantai.
Teman satu selnya, seorang perempuan bertubuh besar bernama Rani menggeleng dengan wajah menegang. Dari tadi ia berusaha menahan diri, tapi kesabarannya kini habis.
"Diam! Dari tadi mulutmu tidak berhenti memaki!" geram Rani sambil bangkit dari ranjangnya.
"Aku bebas bicara sesuka aku! Kau tidak tahu apa-"
Rani menendang kaki ranjang Elara hingga bunyinya memekik. Elara langsung terdiam sepersekian detik.
"Kalau kau masih meracau begitu," kata Rani sambil menunjuk ke arah Elara, "Aku sumpal mulutmu pakai kaos kotor ini." Ia mengangkat kaos lusuh yang sudah jelas baunya tidak karuan.
Elara menegang. "Kau ... mengancamku?"
"Aku tidak mengancammu! Aku serius." Rani melangkah mendekat, sorot matanya membuat dua penghuni sel lain ikut menjauh.
Elara yang tadinya meledak-ledak, kini mulai mundur. Napasnya tersengal, tapi kali ini bukan karena marah, melainkan takut.
Rani mendesis, "Satu jeritan tambahan saja tentang si Zhea dan si Zavier ... kita lihat apa yang akan terjadi padamu."
Seisi sel mendadak hening.
Untuk pertama kalinya sejak dipindahkan ke sel itu, Elara benar-benar mengatupkan mulutnya.
Begitu Rani kembali duduk, Elara tetap terpaku di sudut ranjangnya. Tangannya mencengkeram seprai tipis yang baunya apek. Napasnya terengah-bukan karena lelah, tapi karena harga dirinya seperti diinjak-injak.
Dia membatin emosi. "Aku ... dipermalukan di depan orang-orang ini. Aku, Elara!"
Dadanya berkobar marah, panas menjalar hingga ke ujung jari. Ia ingin membalas. Ia ingin membanting Rani. Ia ingin memaki Zhea dan Zavier lebih keras lagi. Tapi tubuhnya tidak bergerak. Mulutnya terkunci rapat.
"Kenapa aku tidak bisa melawan? Kenapa aku harus takut pada perempuan semacam itu?"
Matanya memerah, bukan oleh tangis, tetapi oleh rasa ma…
Di Ulang Tahun Ke-35
Bab 40
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 318 Episodes
Comments
Marlina
✨always love you ✨
hahaha kasihan si elara Kunti niat nya memprovokasi Maya n Lia biar benci sama Rani malah dirinya yg di permalukan..salah sasaran km Kunti elara.. mereka penghuni sel berpengalaman 🤣
2026-06-01
1
awesome moment
koq beda y? 'hotel' zavier...bersahabat..'hotel' elara...bnr2 cerminan 'hotel' nyata. n sengaja ato gmn? biar jelas beda yg udh nyesel sm yg msh nepsong
2026-01-03
2
Yuningsih Nining
antara tepat jg dikit nggak hotel prodeo buat si elara yang bersatu dgn orang² begitu,semoga sadar elara di sini trik mu yng mn pun kayk gak berlaku buatmu
2026-01-21
1