Setelah menghadapi drama yang diciptakan oleh Rosaline cs, Axillia segera membersihkan dirinya dan langsung beristirahat. untungnya tadi di jalan dia sempat makan dulu jadi ia tidak harus turun makan malam dan bertemu dengan sekumpulan orang yang harusnya bisa ia panggil keluarga, tapi nyatanya hanya Rei dan ART di rumahnya yang peduli dengan keadaannya.
axillia segera merebahkan dirinya dan mengecek gawainya. Ada beberapa pesan yang belum terbaca, Salah satunya pesan dari tunangannya yg tak lain adalah Devano.
"Kamu sudah di rumah sayang?" bunyi pesan Devano. Axillia tersenyum membaca pesan tersebut. "Aku udah di rumah kok, kamu udah beres kerjaannya?" Tanya Axillia. "Aku pulang sebentar lagi tanggung" jawab Devano. Tanpa Axillia ketahui makna dari kata "tanggung" itu. "Ya udah kamu beresin dulu kerjaan kamu, langsung pulang istirahat". Sambung Axillia. "Okay sayang. I love you"
"I love you too" balas Axillia.
"Uughh.. You're so hot babe. Faster..!" Yups.. Devano rupanya sedang melakukan kegiatan panas dengan sekretarisnya. "Kau suka puas sayang?" Tanya wanita yg bernama Ranti. "Kau memang selalu bisa diandalkan sayang" jawab Devano. "Aku ingin lebih dari sekedar teman ranjangmu Dev" ujar Ranti. Devano menatap tajam Ranti. "Kau tau pasti apa jawabanku kan?" Tanya Devano. "Ya aku Tau kau tidak mungkin menikahiku secara sah. Setelah kau menikahi tunanganmu kau bisa menikahiku secara siri, tidak perlu ada yang tahu kecuali orang tua ku" Jawab Ranti tersenyum manis.
Devano menimbang perkataan Ranti. Dia sangat mencintai Axillia tapi tidak ingin meninggalkan Ranti. Selama memegang perusahaan Kantor cabang perusahaannya yang berada di luar kota, Ranti lah yang menghangatkan ranjangnya walaupun ia juga sering jajan di luar. Devano tidak bisa menyentuh Axillia karena gadis itu tidak bersedia di sentuh sebelum menikah. Pria itu setuju karena sejatinya ia juga ingin mempunyai seorang istri wanita baik baik. Hal itu membuat Devano memilih wanita diluaran sana untuk menuntaskan hasratnya.
Tok.. Tok.. Tok..
"Masuk aja gak di kunci" ujar Axillia.
"Kakak gk makan malam?" Rupanya Rei yang mengetuk pintu kamar kakaknya.
"Kaka udah makan Rei. Kamu aja sana makan dulu" jawab Axil.
"Aku gk lapar kak. Oya by the way gimana rencana pernikahan kakak?" Tanyanya lagi.
"Inshallah kalo gak ada halangan taun depan kak Dev ngelamar kakak. Doain aja semoga lancar ya" jawab Axillia tersenyum menatap adiknya tersebut.
"Aamiin.. Pasti aku doain kak. Tapi sorry to say ya kak, are you sure about him?" Axillia menatap heran adiknya tersebut, tidak biasanya Rei bicara seperti itu. "Kenapa kamu nanya gitu Rei?" Tanya Axillia
"Entah lah kak, semoga cuma perasaan aku aja ya" jawab Rei.
"Jangan khawatir Rei, kakak selalu berdoa semoga Allah memberikan yang terbaik untuk kakak, apapun itu. Kalau emang kak Dev bukan yang terbaik, semoga Allah segera memberi petunjuk tapi kalau sebalikanya, semoga Allah mempermudah jalannya" terang Axillia kepada adiknya tersebut. Rei mengangguk mendengar penjelasan kakaknya tersebut.
Bukan tanpa alasan remaja tersebut bertanya seperti itu. Pada saat Rei study tour di sekolahnya ia tidak sengaja melihat Devano sedang berjalan sambil menggandeng lengan seorang wanita. Rei tidak memberitahukan Hal itu kepada Axillia karena ia pun takut salah mengenali seseorang walaupun ia yakin 90 persen itu adalah tunangan kakaknya. Axillia dan Devano sudah LDR sekitar satu tahun. Rencananya kalau mereka sudah menikah Devano akan membawa Axillia tinggal bersamanya di luar kota.
Di tempat lain, Rosaline sedang memikirkan rencana untuk menghancurkan Axillia. Dari awal ia selalu iri dengan apa yang didapatkan gadis itu. Rosaline selalu berusaha merebut apa yang menjadi milik Axillia. Kali ini pun demikian, ia berencana untuk merebut Dev dari tangan Axillia. Berbagai rencana telah ia susun, ia yakin bisa dengan mudah merebut Dev dari tangan Axillia.
Sementara itu, Skylar memutuskan untuk pulang ke rumah nya. Menjelang kedatangan kakek dan neneknya ia berencana menginap di rumah utamanya. Disamping itu jadwalnya tidak terlalu padat untuk seminggu kedepan jadi tidak masalah untuk pergi dari kediaman orang tuanya.
"Assalamualaikum" ucap Skylar dengan suara yang cukup nyaring.
"Waalaikumsalam, bisa biasa aja gk sih bang kalo ngucap Salam, dikiranya kita budeg apa?" omel seorang gadis muda yang merupakan sepupu Skylar.
"Eh tumben lu bocah ada di sini, kapan datang?" Tanya Skylar sambil menyodorkan tangannya menyuruh Arsyila salam kepadanya. Gadis itu pun menyalami tangan Skylar dan meletakkannya di keningnya.
"Nah gitu bener, cium tangan sungkem sama kakak sepupumu yang ganteng paripurna ini" ujar Skylar tertawa melihat reaksi Arsyilla.
"Nih giti binir ciim tingin singkim yeyeyeye" omel Arsyilla kepada kakak sepupunya.
"Awas ya gk gue kasih jajan lu berani ledekin gue"
"Ih abang mah gitu ngancamnya duit gak seru ah" protes Arsyilla.
"Kalian kalo ketemu ada aja yang diributin, kapan akurnya sih heran mommy?" ujar nyonya Erika yang baru keluar dari dapur.
"Kita cuma becanda doang kok mi, iya kan bang?" ujar Arsyilla kepada kakak sepupunya itu.
"Bener mi kita mah cuma becanda doang, mendingan becanda daripada ribut ngerebutin harta. Bener gk cil?"
"Setuju banget" jawab Arsyilla mantap.
"Halah mikirnya kejauhan banget, keseringan baca novel sama nonton drama cina kayanya kalian ini" omel nyonya Erika. Skylar dan Arsyilla tertawa mendengar omelan nyonya Erika.
Arsyilla adalah sepupu Skylar, anak dari tante nya Erina yang merupakan adik nyonya Erika. Karena tidak mempunyai saudara lagi, Skylar sangat senang menjahili Arsyilla.
"Oya mom kemaren ngobrol apa sama Axill?" Tanya Skylar penasaran.
"Mommy minta bantuin buat acara kepulangan kakek sama nenek kamu" jawab nyonya Erika. Skylar yang mendengarnya langsung penasaran mendengar penuturan ibunya tersebut.
"Terus dia mau?" tanyanya lagi.
"Bang ih malu, keliatan banget kecintaannya" ujar Arsyilla meledek kakaknya.
"Kalo ceweknya Axill mah abang gadein deh rasa malu abang" ucap Skylar enteng. Arsyilla dan Nyonya Erika tertawa mendengar penuturan Skylar.
"Alhamdulillah dia mau kok, nah pake tuh kesempatan buat PDKT, udah mommy bantu buka jalan". Skylar menghembuskan nafas panjang mendengar penuturan sang ibunda tercinta.
"Agak susah mi, orang dia udah punya tunangan, walaupun tunangannya brengsek. Kalaupun dia putus sama tunangannya, pasti bakalan lebih susah buat dapetinnya" ucap Skylar.
"Bang please masa iya seorang Skylar yang pesona nya unlimited, dikagumin segala jenis makhluk, baik yang ghoib maupun yang nyata pesimis gitu buat dapetin kak Axill, semangat dong. Mommy udah buka jalan masa gk bersyukur, heran" omel Arsyilla.
"Eh lu mah gak Tau apa apa cil, Axillia mah orangnya dingin banget, untouchable, sometimes she's way too far from my reach." ucap Skylar mendramatisir.
"Idih idih najong banget liat tuh muka, gak pantes tau bang buat abang yang pecicilan" ujar Arsyilla. Mommy Erika tertawa melihat perdebatan anak dan keponakannya tersebut. Baginya itu merupakan hiburan tersendiri.
"Tapi bener lho kata kakak kamu. Eh bukannya silla juga pernah ikut mommy ke Kantor Skylar dan udah ketemu sama Axillia ya?"
"Emang udah mi, Kak Axill emang keliatan dingin banget tapi aku bisa liat ada sesuatu dibalik itu semua, entah apa penyababnya yang bikin dia kaya gitu, aku yakin kok dibalik sifatnya yang dingin sebenernya kak Axill itu orangnya hangat cuma mungkin itu cara dia membentengi diri agar tidak terluka, gk ada yang mustahil bagi Allah bang, makanya abang tikung di sepertiga malam, kalo jalur darat macet, tambah jalur langit dong" ujar Arsyilla panjang lebar.
"Wah bocil gue udah dewasa banget ternyata pemikirannya. Inshallah bakal abang lakuin" ucap Skylar mantap.
"Nah gitu dong, itu baru namanya anak mommy Erika. tetep semangat, kita bantu doa ya Sil?"
"Iya kak kita bantuin doa, aku setuju bgt kalo sama kak Axillia daripada sama cewek cewek gk jelas diluaran sana" ujar Arsyilla.
"Cewek yang mana emang?" Tanya Skylar.
"Itu yang ngaku ngaku pacar pacar kamu" ujar mommy Erika.
"Astagfirulloh mom, itu mah mereka nya aja yang kepedean, aku gk pernah lho pacaran sama mereka" kata Skylar sewot.
"iya mommy percaya sama kamu. Yaudah skrg mending kamu mandi, kita makan malem bareng, daddy kamu juga bentar lagi pulang" ujar nyonya Erika. Skylar pun langsung beranjak pergi ke kamarya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
reza indrayana
Cerita bikin adem nichh... 🥰🥰🥰💙💛💙😘😘😘
2026-05-04
0
Pluto
Capek tapi puas baca cerita ini, thor! Terima kasih sudah membuatku senang.
2025-11-22
1