Seperti biasa Axillia selalu melewatkan sarapan di rumahnya, rasanya sangat memuakkan untuk satu meja dengan para pengkhianat yang menjadi penyebab kematian ibu nya. Ya, ibu tiri nya merupakan sahabat ibu kandungnya. Setelah diberikan kehidupan yang layak oleh almarhumah ibu Axillia, wanita tidak tahu diri itu malah menjadi selingkuhan ayahnya. Itu lah yang menyebabkan ibunda Axillia depresi dan sakit sakitan, pada akhirnya meninggal Dunia.
Axillia sebenarnya tidak mengerti mengapa ibunya bisa sampai seperti itu. Andai kata itu terjadi kepadanya pasti ia akan langsung membuang laki laki tak tau diri itu. Mungkin ibunya sangat mencintai laki laki itu. Ah persetan dengan cinta, itu lah yang ada difikiran Axillia sampai saat ini. Walaupun dia mencintai tunangannya tapi dia juga menggunakan logikanya dengan tidak sepenuhnya memberikan cintanya kepada Devano. Segala kemungkinan bisa terjadi. Who knows what will happen next?. Andai kata dia mengalami Hal yang serupa ia sudah mempersiapkannya.
Axillia menuruni tangga di rumahnya. Di ruang makan sudah terlihat Heru, Laras dan juga Rosaline sedang menikmati sarapannya. Gadis itu hanya melirik mereka sekilas dan melanjutkan langkahnya.
"Axillia duduk dan sarapan lah" titah Heru kepada anaknya.
"Tidak usah pedulikan aku, lanjutkan saja sarapan kalian" jawabnya tanpa melihat lawan bicaranya.
"Kak Axill jangan seperti itu, papa sangat mengkhawatirkanmu"Ucap Rosaline dengan nada lemah lembutnya yang membuat Axillia jijik. Wanita itu selalu bisa bersandiwara di depan semua orang. Tidak jarang Axillia yang dianggap tokoh antagonis dalam drama ibu dan anak ini. Tak jarang Axillia yang dicao sebagian gadis egois dan tidak tahu sopan santun, tapi ia sama sekali tidak peduli.
Axillia tidak menanggapi drama murahan di pagi hari itu, ia melangkah keluar rumah tanpa melihat lagi. Heru sangat marah melihat kelakuan putri sulungnya itu.
"Axillia kembali ke sini jangan kurang ajar sama orang tua" Teriak Heru memanggil putrinya itu.
"Sudah mas biarkan saja, mungkin Axill belum bisa menerima aku sebagai ibunya dan Rosaline sebagi saudaranya" ucap Laras dengan wajah sedih yang dia buat.
"Kamu jangan sedih sayang, aku akan memberi pelajaran anak itu agar dia bisa menghornatimu" ucap Heru menenangkan istrinya.
Memang benar kata orang kalau cinta membuat orang buta, sama kaya si Heru ini saking cintanya sampai tidak membedakan mana yang benar dan salah. Membagongkan memang.
"Kak Axill aku ikut kakak". Teriak Rei dari depan kamarnya.
"Ayo cepetan kakak ada meeting pagi ini" jawab Axillia. Rei pun bergegas menyusul kakaknya tersebut.
"Rei kamu gak sarapan dulu sayang?" Tanya Laras.
"Aku sarapan di jalan aja"
"Rei biar papa yang antar kamu jangan ikut kakakmu" ucap Heru.
"Gak usah aku sama kak Axill" jawab Rei cuek.
"REI..!! kamu makin hari makin ngebantah orang tua, mau jadi apa kamu? Kalau kamu terus kaya gini uaang bulanan kamu papa stop" Ancam Heru. Rei yang mendengarnya hanya tersenyum kecil.
"Coba saja pah kalau papah aku lakuin Hal yang sama seperti tahun lalu" jawab Rei enteng dan langsung pergi meninggalkan mereka.
Tahun lalu Rei sempat membuat ulah dengan meretas data perusahaan keluarganya, dia juga berhasil membuat down perusahaan yang menyebkan kerugian yang cukup lumayan. Walaupun Rei memulihkan lagi kondisi perusahaannya tetap saja kerugian perusahaan tidak bisa dikembalikan lagi.
"Pa aku rasa Rei sudah berani membangkang papa dan mama, aku perhatikan juga ini terjadi semenjak Rei sangat dekat sama kak Axill. Aku takut kak Axill mempengaruhi Rei" kata Rosaline menghasut ayah tirinya itu.
"Apa gak sebaiknya aja kita jauhin Rei dari kak Axill" tambahnya lagi. Heru terlihat memikirkan apa yang diucapkan Rosaline.
Melihat reaksi ayah tirinya tersebut Rosaline tersenyum senang, ia melihat ke arah ibunya yang juga tersenyum seolah mengerti apa maksud anaknya tersebut. Rosaline senang kemungkinan menyingkirkan orang orang yang mendukung Axillia akan berjalan mulus. Walaupun itu adiknya sendiri ia tidak peduli.
"Akan papa fikirkan, papa tidak bisa bertindak gegabah kepada Rei" ucap Heru. Tidak apa apa fikir Rosaline. Ia akan menyingkirkan mereka secara perlahan. Berbagi rencana Kotor telah ada dibenaknya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
reza indrayana
Dasar ular beracun.. anak dn ibu sama jahatnya... 🤦♀️🤦🏻♀️
2026-05-04
1