Sekretaris Dingin Vs Boss Tengil

Sekretaris Dingin Vs Boss Tengil

Bab 1

"Selamat pagi boss" ucap seorang satpam seraya membuka pintu mobil mewah.

"Pagi pak Anton". Jawab Skylar ramah. Ia memang dikenal sebagai boss besar yang tidak sombong, selalu ramah terhadap karyawannya. itulah sebabnya hampir semua karyawan menyukainya. Selain wajahnya yang tampan, kekayaannya juga merupakan impian kaum hawa.

Skylar melangkahkan kaki menuju lift khusus petinggi perusahaan. Diusianya yang menginjak 29 tahun, ia berhasil membangun dan mengembangkan perusahaan keluarganya sehingga menjadi perusahaan property terbesar di ibu kota.

"Boss, Ameer group ingin memajukan pertemuan hari ini, apa boss bersedia?" Tanya Revandra asisten pribadi Skylar. "Kau atur aja ndra, kebetulan hari ini jadwalku tidak terlalu padat" jawab Skylar. "beres boss"

Setibanya di lantai 20, Skylar langsung menghampiri meja sekretarisnya. "Pantesan aja di luar mendung dra, mataharinya ada di sini" ujar Skylar tiba tiba. Revandra hanya bisa menepuk jidat melihat kekonyolan boss nya itu. "Selamat pagi pak Skylar" ujar Axillia tersenyum datar. "Axil kamu gak capek tiap hari cantik dan mempesona tiap saat?" Tanya Skylar lagi. Axillia yang memang sudah terbiasa dengan kelakuan boss besarnya itu hanya bisa tersenyum tipis.

"Simpan gombalan anda tuan, nona Cindy dan ibu anda sudah menunggu di ruang tunggu, maaf saya tidak berani mengizinkan mereka masuk ke ruangan anda tanpa izin anda" jawab Axillia. Skylar mengerutkan keningnya. Mau apa ibunya datang bersama putri Salah satu teman arisannya. Semenjak mengambil alih perusahaan keluarga, Skylar memutuskan tinggal di apartment yang dekat dengan perusahaannya.

"Baiklah cantik aku akan menemui mereka, buatkan aku jus seperti biasa" ucap Skylar sambil mengedipkan sebelah matanya. "Baik tuan" jawab Axillia singkat. Revandra menghampiri Axillia, "kamu beneran gak tertarik sama si boss?" tanyanya heran. Karena dia Tau banyak wanita yang ingin bersama boss nya itu bahkan rela melakukan banyak cara licik agar bisa menjadi nyonya Skylar. "Gak minat sama sekali, cuma buang waktu" jawab Axillia. Revandra menghela nafas panjang. Benar benar combo sempurna, yang satu picicilan minta ampun yang satu dinginnya ngalahin kutub Es.

Axillia beranjak meninggalkan Revandra dan langsung membuat jus sesuai pesanan boss nya itu. Memang setiap pagi Skylar mewajibkannya membuat jus sehat untuknya. Sementara Skylar langsung menemui ibunya di ruang tamu khusus. "Mommy ngapain ke sini pagi pagi tanpa ngabarin? Kalo aku gk ada di tempat gimana mom?" Tanya Skylar seraya mencium tangan ibunya. Sementara wanita bernama Cindy terlihat tidak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap Skylar.

"Mommy sekalian lewat mau ada acara, oya kamu Masih ingat kan ini Cindy anaknya tante Vina, kebetulan tadi mommy ketemu di depan" ujar nyonya Erika. Mendengar namanya disebut, Cindy langsung mengulurkan tangannya kepada Skylar. "Hai apa kabar Skylar? kita ketemu diacara baksos 2 minggu lalu" ujarnya dengan percaya diri. "Saya baik Nona Cindy, anda sendiri?" jawab Skylar menyambut jabatan tangan Cindy. "Saya sangat baik, apalagi bisa ketemu lagi sama kamu" jawab Cindy sambil tertawa. Skylar hanya tersenyum menanggapinya. Ia sangat tahu gadis di depannya ini tertarik kepadanya, tapi dia sama sekali bukan type Skylar. Cindy menggunakan baju yang sangat sexy dan make up yang sangat tebal, Skylar tidak menyukai Hal seperti itu.

Tak berapa lama kemudian pintu ruang tamu diketuk. Axillia datang dengan 3 gelas jus ditangannya. Skylar menatap gadis itu intens, hal itu tidak luput dari pandangan nyonya Erika. Ia pun tersenyum melihat putranya, tak bisa dipungkiri bahwa ia juga sangat menyukai sekretasi anaknya tersebut. "Silahkan tuan, nyonya, dan Nona" ujar Axillia. "Terima kasih Axil" jawab Skylar. Cindy Tampak tidak menyukai itu. "Oya Skylar, sekretaris kamu ini gak ngizinin kami masuk keruangan kamu, aku rasa gk sopan karena tante Erika adalah ibu kamu" ujar Cindy.

Skylar mengerutkan keningnya. "Itu memang perintahku, mommy sendiri tidak keberatan dengan aturan yang aku buat" Jawab Skylar tampak tidak senang. "iya tapi kan ini beda?" keukeuh Cindy. Axillia Masih berdiri di tempatnya, ia dengan tenang menyaksikan drama yang dibuat oleh fans boss nya itu. "Lho tadikan tante udah bilang sama kamu Cindy ini memang aturan yg Skylar buat, tante gk keberatan justru bagus demi keamanan" jawab Nyonya Erika menambahkan. "Kamu kembali ke ruangan kamu Xil" ujar Skylar lembut kepada sekretarisnya itu. "Baik saya permisi dulu" Jawab Axillia langsung pergi meninggalkan ruangan.

Entah kenapa Cindy tidak senang melihat Axillia, sekretaris Skylar tersebut terlampau cantik dan tenang. Ada aura tersendiri yang mungkin membutnya insecure. Skylar melihat itu Dan tersenyum tipis. "Cantik ya mom, tapi sayang aku belum bisa dapetinnya" ujar Skylar sengaja membuat Cindy tidak suka. Nyonya Erika tertawa melihat kelakuan putranya itu. Karena sebenarnya ia juga tidak begitu suka kepada Cindy. "Hahaha.. Usaha dong masa seorang Skylar Wijaya ditolak cewek, apa kata Dunia" ujar nyonya Erika mengimbangi permainan anaknya tersebut. "Tenang mom, cinta ditolak dukun bertindak Masih berlaku" ujar Skylar enteng.

Plakk..

"aww. sakiit mom, sembarangan mukul aja kebiasaan deh mommy". Gerutu Skylar.

Nyonya Erika memukul putranya. "Enak aja main dukun, tikung di sepertiga malam biar berkah". Cindy yang mendengar percakapan ibu anak tersebut terlihat tidak suka. "Tante saya permisi duluan ya, jadwal pemotretan saya sebentar lagi". Ujarnya dengan memaksakan senyum. "oh iya Makasih udah nemenin tante ke sini" jawab nyonya Erika tersenyum. "sama sama tante, aku harap kita bisa lebih sering ketemu Skylar". "tentu saja" jawab Skylar singkat. Cindy pun meninggalkan ruangan. Di depan meja Axillia dia berhenti. "Jangan bermimpi menjadi wanitanya Skylar. Dia akan menjadi milikku" ujarnya.

Axillia menatap datar wanita di depannya tersebut. "Bermimpi hanya membuang waktuku dan aku tidak suka melakukannya" jawab Axillia menatap tajam kearah wanita di depannya itu. mendapat tatapan mengerikan dari Axillia, Cindy bergegas pergi.

"Mommy kok bisa sih barengan ondel ondel lampu merah gitu?" Tanya Skylar kepada ibunya. "Gk boleh ngomong gitu, dia gitu gitu juga model lho Sky" jawab nyonya Erika. "Model apaan kaya gitu? Majalah dewasa?". Nyonya Erika menggelengkan kepalanya melihat kelakuan putra semata wayangnya tersebut.

"Oya mommy ke sini mau ngabarin kamu kalo minggu ini kakek sama nenek kamu datang dari Korea kemungkinan tinggal di sini untuk waktu yang lama" ujar nyonya Erika. "Wah bagus dong mom, kasian mereka di sana pasti kesepian, soalnya om Chris sama tante Anna juga udah sering ke luar negeri" jawab Skylar. "iya makanya kamu pulang ya minggu ini, kita kumpul keluarga". "Okay mom aku pasti pulang"

"Yaudah mommy juga mau pergi dulu, acara mommy bentar lagi mulai. Kamu gk usah nganter mommy" ujar Nyonya Erika. "Iya, mommy hati hati ya" jawab Skylar. "Ok. Assalamualaikum". "Waalaikumsalam mom" jawab Skylar. Nyonya Erika meninggalkan ruang tamu khusus tersebut. Di mejanya Axillia terlihat sedang serius mengerjakan pekerjaannya.

"Axillia, kamu sibuk bgt kayanya" ujar nyonya Erika. Gadis itu langsung menghentikan pekerjaannya Dan berdiri sambil tersenyum kepada ibu bossnya tersebut. "Maaf nyonya saya tidak melihat anda datang" ujar Axillia tidak enak hati. "Gk apa apa, oh iya jangan manggil nyonya, panggil tante aja ya" ujar nyonya Erika lagi.

Axillia tersenyum canggung. "Baik Nyo.. Eh tante" jawabnya. "Nah gitu dong. Oya kalo kamu senggang sabtu nanti tante minta bantuan kamu ya, orang tua tante datang dari Korea, rencananya tante mau bikin acara, kalo kamu ada waktu Dan gak keberatanan tante mau ngerepotin kamu, bantuin tante persiapan ya" kata nyonya Erika sambil tersenyum berharap. Axillia heran tapi dia juga tidak bisa menolak keinginan wanita paruh baya di hadapanya ini.

"Baik tante, saya bersedia" jawabnya sambil tersenyum. Nyonya Erika tertegun melihat senyum gadis dihadapannya ini. Ia teringat seseorang di masa lalu nya. Tapi ia segera menepisnya, mungkin hanya kebetulan sama. Mendengar itu nyonya Erika langsung memeluk Axillia. "Makasih sayang mau bantuin tante" ucapnya. Sejenak Axillia mematung, sudah lama ia tidak merasakan dipeluk seorang ibu. Semenjak kejadian itu yang menyebabkan ibunya pergi untuk selamanya. Kejadian yang tidak akan pernah ia lupakan dan ia berjanji akan membalas semuanya.

Axillia langsung mengendalikan emosinya. "sama sama tante, saya senang bisa membantu" jawabnya. "Yaudah nanti kamu datang sama anak tante ya, tidak ada penolakan". Lanjut nyonya Erika lagi. "baik tante". Skylar yang menyaksikan kejadian tersebut tersenyum puas. Mommy nya Tau apa yang ia inginkan.

Terpopuler

Comments

reza indrayana

reza indrayana

awal baca udah tertarik nichh...
cerita yg bagus & menarik... 👍🏻👍👍🏻💙💛💙😘😘😘

2026-05-04

0

Del Rosa

Del Rosa

mampir kak, kalau bagus kita lanjut baca 👍👍👍👍
semangat ya authorr

2026-04-06

0

Nurjana Bakir

Nurjana Bakir

bagus certanya menarik

2026-07-28

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!