Hantu Usil

Asep mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan. Namun perempuan yang disebutkan oleh Nino tidak terlihat olehnya. Pemuda itu kembali melihat pada sahabatnya sambil menggelengkan kepalanya.

“Aya keneh teu? (masih ada ngga?),” tanya Asep.

“Masih.”

Nino memberanikan diri menolehkan kepalanya lagi. Sialnya, sekarang perempuan itu menolehkan kepalanya juga, melihat padanya. Perempuan itu tersenyum lebar. Saking lebarnya, bibirnya yang terangkat ke atas hampir mengenai ujung matanya.

“Janc*k!” maki Nino.

“Geus, tong ditingali (udah jangan dilihat).”

Nino pun mengikuti apa yang dikatakan Asep. Apalagi dosen yang mengajar sudah masuk ke dalam ruangan. Pemuda itu mulai berkonsentrasi dengan materi yang disampaikan sang dosen.

Untuk perkuliahan kali ini, hanya sekitar 23 orang saja yang hadir dari total 34 mahasiswa. Mereka duduk acak. Ada yang di depan, di tengah dan di belakang.

Di barisan Nino sendiri, hanya ada tiga kursi saja yang terisi. Posisi Nino di paling belakang, walau sebenarnya posisi mejanya berada di tengah. Dua meja di belakang Nino kosong.

Di saat tengah berkonsentrasi dengan materi yang disampaikan, tiba-tiba saja Nino merasakan kursinya bergoyang, seperti ditendang dari belakang. Walau pelan, tapi pemuda itu bisa merasakannya.

Tak mau ambil pusing, Nino memilih mengabaikan. Tapi tak berapa lama kemudian, kursinya kembali bergoyang, dan kini lebih terasa.

Refleks Nino pun menolehkan kepalanya ke belakang. Hampir saja dia berteriak saat melihat perempuan yang tadi berada di pojok, sekarang sudah duduk di belakangnya. Perempuan itu masih tersenyum lebar.

Buru-buru Nino menghadap ke depan kembali. Dia berusaha mengabaikan dan tetap berkonsentrasi mendengarkan materi. Tapi ternyata hantu perempuan di belakangnya benar-benar usil. Dia terus saja menendang kursi Nino. Bahkan sekarang tendangannya sedikit kencang.

Kesal karena terus diganggu, Nino kembali membalikkan tubuhnya dan berteriak kencang.

“BISA DIAM NGGAK?!!!”

Sontak semua yang ada di dalam kelas dibuat terkejut mendengar teriakan kencang Nino. Sang dosen sampai harus berhenti menyampaikan materi dan menatap pada Nino. Asep juga dengan cepat melihat pada sahabatnya.

“Nino, ada apa?” tegur sang dosen.

“Eh.. maaf, Pak. Sa-saya ketiduran tadi terus mimpi diganggu hantu,” bohong Nino.

“Huuuu..”

Terdengar sorakan dari teman sekelasnya. Sang dosen langsung menenangkan kemudian meminta Nino untuk mencuci muka.

Mau tidak mau, Nino bangun dari duduknya lalu keluar dari kamar mandi. Pemuda itu harus berjalan melewati deretan kelas karena toilet berada di bagian paling ujung.

Beberapa kali Nino membasuh wajahnya dengan air. Nafasnya masih memburu, antara takut, marah dan kesal karena terus diganggu hantu wanita tadi.

Nino mengusap wajah dan rambutnya sambil melihat ke cermin. Namun gangguan tak berhenti sampai di sana. Ketika pemuda itu menatap cermin, yang terlihat dari matanya bukanlah pantulan wajahnya, melainkan wajah lain dan wajah itu adalah wajah perempuan tadi.

“Aaaaa!! Anjir!! Nakutin gue mulu. Mau Lo apa sih?!” kesal Nino.

Buru-buru pemuda itu keluar dari kamar mandi. Dapat Nino dengar suara langkah kaki di belakangnya. Pasti hantu wanita tadi masih mengikutinya.

“Masih pagi ini, bukannya masa aktif Lo harusnya malam,” gerutu Nino sambil terus berjalan.

Sesampainya di depan kelas, Nino langsung masuk. Matanya langsung tertuju pada meja di belakang mejanya. Nampak hantu wanita itu sudah duduk di sana. Nino mendekati mejanya, mengambil buku dan tasnya, lalu dia berpindah ke kursi lain.

Karena Nino sudah pindah, sang hantu ikut pindah. Kini dia duduk di bangku yang ditempati Nino tadi. Sekarang Asep yang menjadi sasarannya. Dia menendang kursi pemuda di depannya.

Merasakan kursinya bergoyang seperti ditendang, Asep pun menolehkan kepalanya ke belakang. Tidak ada siapa-siapa di sana.

Asep kembali mengalihkan kepalanya ke depan. Namun lagi-lagi kursinya bergoyang. Pemuda itu menundukkan kepalanya. Mencoba mencari tahu apa penyebab kursinya bergoyang. Padahal tadi aman-aman saja.

“Asep! Kamu ngapain?” tanya sang dosen.

“Ini kursi saya goyang, Pak.”

“Tukar saja sama kursi di belakang.”

Nino sontak menoleh pada Asep. Kepala pria itu menggeleng, mencoba melarang pria itu untuk menukar kursi karena di kursi itu masih ada hantu wanita.

Tapi sinyal dari Nino tidak tertangkap oleh Asep. Pemuda itu berdiri lalu menarik kursinya ke belakang. Dia kemudian menarik kursi di mana hantu wanita itu berada.

“Aduh, naha beurat? (aduh, kenapa berat?),” gumam Asep yang kesulitan menarik kursi.

Tidak mau ditegur lagi oleh dosen, Asep pun mengeluarkan tenaga lebih besar hingga akhirnya dia berhasil menggeret kursi itu ke mejanya. Dengan santai Asep mendaratkan bokongnya di sana.

Nino yang melihat itu hanya menganga. Karena dalam pandangannya sekarang, Asep tengah duduk di pangkuan hantu wanita itu. Yang lebih cetarnya, hantu wanita tersebut memeluk pinggang Asep seraya merebahkan kepalanya ke punggung pemuda itu.

Nino bergidik sendiri melihat pemandangan itu. Buru-buru dia mengalihkan pandangan dan berusaha berkonsentrasi dengan penjelasan sang dosen.

***

Peristiwa aneh terus menghantui Nino. Terkadang dia menceritakan pada Asep, tapi terkadang dia menelannya sendiri. Dua minggu sudah dia kembali ke Bandung pasca kecelakaan dan selama itu pula pemuda itu terus menerus diganggu makhluk astral.

Makhluk-makhluk itu terus menampakkan wujudnya di hadapan Nino. Terkadang di kost-an, terkadang di kampus, kadang di jalan. Dunia Nino seakan dipenuhi hantu. Sialnya sang sahabat yang tidak bisa melihat malah sering meledeknya.

Tak tega melihat keadaan Nino, Asep menyarankan pada sahabatnya untuk menemui Ustadz, meminta Ustadz itu menutup mata batinnya. Namun Ustadz itu bilang kalau mata batin Nino tidak bisa ditutup.

Mata batin itu terbuka ketika Nino mengalami kecelakaan dan sulit bahkan mustahil untuk ditutup.

Tak kuat terus menerus diganggu makhluk astral, Nino pun berdiskusi dengan Asep. Dia ingin kembali saja ke Depok. Menurutnya selama di Depok, dia tidak pernah diganggu makhluk halus. Justru gangguan itu diterimanya ketika berada di Bandung.

“Mun maneh eureun kuliah, urang teu boga cs deui euy (kalau Lo berhenti kuliah, gua ngga punya cs lagi euy).”

“Udah kaga kuat gue. Lo bayangin aja, tiap hari gue lihat yang begituan. Mending kalau cuma nongol, ini sampai jahilin. Kaya yang di kelas.”

“Eta hantu cewek yang di kelas, masih sok ganggu?”

“Masih. Heran gue, demen amat dia ganggu gue.”

“Hayang jadi kabogoh maneh meureun (mau jadi pacar Elo kali).”

“Najis! Ya kali gue pacaran sama hantu.”

“Nyaan maneh rek eureun kuliah? (beneran Lo mau berhenti kuliah?).”

“Iye, gue mau telepon Babe sekarang.”

Tekad Nino sudah bulat untuk berhenti kuliah. Dia akan melanjutkan kuliah di Depok saja. Di sana juga banyak kampus besar dan ternama. Tidak peduli kalau harus mengulang dari semester awal. Yang penting dia terbebas dari gangguan makhluk astral.

Ponsel Nino masih berada di telinganya, menunggu sang Ayah menjawab panggilannya. Setelah deringan yang entah ke berapa kali, Rojali pun menjawab panggilan.

“Assalamu’alaikum.”

“Waalaikumussalam. Babe.. tolongin Nino.”

“Lah, elo kenape?”

“Nino takut, Be. Nino digangguin mulu di sini. Nino ngga betah, Be. Nino mau pulang ke Depok.”

“Siape yang gangguin elo? Siape?! Sebutin orangnye!” berang Rojali yang tak terima anaknya diganggu.

“Bukan orang yang ganggu Nino, Be. Tapi hantu.”

“Hantu? Eh Nino, Lo lagi mabok kecubung ye?”

“Astaga Babe, mana pernah Nino makan kecubung. Beneran Be, sejak kecelakaan Nino diganggu mulu sama hantu. Waktu di rumah sakit Nino di ganggu, di kost-an juga diganggu, di kampus juga. Nino udah ngga kuat, Be. Nino mau berhenti kuliah aja, Be. Nino mau pulang ke Depok. Kalau di Depok Nino aman, ngga diganggu hantu.”

***

Kira² apa jawaban Babe?

Ini penampakan Asep versi ku

Terpopuler

Comments

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤

sinyalnya manteng.....jd power full tanpa batas....kenceng usilin kamu No🫣.....mungkin selalu wangi...jd mbakKun seneng deketin kamu...... clue itu pen kenalan ..... coba kamu bicarakan baik² 4 mata dgn nya kongres😁

2025-12-06

2

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤

mata batinnya ikut rusak karena kecelakaan ...makanya gk bisa di tutup😔.....jd wayahnya bakal bisa liat terus makhluk astral 🤭....yg sabar No mdh² jd sohib yg bisa di ajak kerjasama ya No🤗

2025-12-06

2

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤

jangan sekate - kate ye Lo...emang pindah² itu kagak ngeluarin duit ape....heh Lo kudu mikir ape² make duit...serba duit 😁😂

2025-12-06

2

lihat semua
Episodes
1 Tersadar
2 (Bukan) Motor Baru
3 Penumpang Ghoib
4 Hantu Usil
5 Ruqiyah
6 Satmori
7 Debat Kusir
8 Blusukan
9 Noni Belanda
10 Curhat
11 Eris
12 Nasehat Eris
13 Penampakan Pertama
14 Keroyokan
15 Tolong Aku
16 Mendadak Detektif
17 Informan Mengerikan
18 Setan Trauma
19 Menjadi Saksi
20 Identitas Terungkap
21 Informan Rahasia
22 Tersangka
23 Indigo Terpaksa
24 Mencari Jejak
25 Saksi Baru
26 Bantuan Pengacara
27 Rencana Jahat
28 TKP
29 Penguntit
30 Dikejar Preman dan Setan
31 Aksi Kancing Cetet
32 Pertolongan Tepat Waktu
33 Berburu Anton
34 Pengakuan
35 Selamat Tinggal
36 Liburan
37 Gangguan di Malam Hari
38 Setan Ganjen & Hantu Baperan
39 Spesialis Penemu Kerangka
40 Live Rekonstruksi
41 Penyelidikan Dimulai
42 Syarat
43 Perlombaan
44 Bawa Aku Pulang
45 Kembali Pulang
46 Interogasi
47 Kasus Terselesaikan
48 Nama Jadul
49 Kasus TPPO
50 Gedung Kosong
51 Mendadak Zombie
52 Pertarungan
53 Upaya Penyelamatan
54 Pengocok Andal
55 Penculikan
56 Tolong! di Sini Banyak Setan
57 Pertolongan di Saat Genting
58 Mencari Jalan Keluar
59 Kucing-kucingan
60 Lolos Dari Bahaya
61 Terlahir Indigo
62 Cinta Lama Udah Kelar
63 Sketsa
64 Mencari Jejak Yara
65 Finding Yara
66 Finally Found You
67 Eris is Yara?
68 Perkembangan Baik
69 Bahaya Mengancam
70 Ingatan yang Terbenam
71 Kronologi
72 Merajuk
73 Kode Rahasia
74 Jurig Goreng Patut
75 Suasana Mendebarkan
76 Rencana Jebakan
77 Pertarungan
78 Bantuan di Saat Genting
79 Mendadak Hulk
80 Anwar dan Mela
81 Pelaku Penabrakan
82 GGS
83 Teror
84 Perburuan
85 Penyergapan
86 Khodam
87 Ahqam Ooh ... Ahqam
88 Mencari Safe House
89 Penjebakan
90 Salah Paham
91 Amukan Ahqam
92 Bukti Kuat
93 Dihantui
94 Eris
95 Saling Berkaitan
96 Mengungkap Ke Publik
97 Pancingan Berhasil
98 Pembalasan Eris
99 Anggota Jaringan Tirai Hitam
100 Superhero
101 Para Oknum
102 Pertarungan di Malam Hari
103 Informasi Penting
104 Malam Panjang
105 Terbungkam
106 Rencana Pelarian
107 Kabur
108 Pertarungan Para Jin
109 Salam Perpisahan
110 Kenaikan Pangkat Luar Biasa
111 Cita-cita yang Tercapai
Episodes

Updated 111 Episodes

1
Tersadar
2
(Bukan) Motor Baru
3
Penumpang Ghoib
4
Hantu Usil
5
Ruqiyah
6
Satmori
7
Debat Kusir
8
Blusukan
9
Noni Belanda
10
Curhat
11
Eris
12
Nasehat Eris
13
Penampakan Pertama
14
Keroyokan
15
Tolong Aku
16
Mendadak Detektif
17
Informan Mengerikan
18
Setan Trauma
19
Menjadi Saksi
20
Identitas Terungkap
21
Informan Rahasia
22
Tersangka
23
Indigo Terpaksa
24
Mencari Jejak
25
Saksi Baru
26
Bantuan Pengacara
27
Rencana Jahat
28
TKP
29
Penguntit
30
Dikejar Preman dan Setan
31
Aksi Kancing Cetet
32
Pertolongan Tepat Waktu
33
Berburu Anton
34
Pengakuan
35
Selamat Tinggal
36
Liburan
37
Gangguan di Malam Hari
38
Setan Ganjen & Hantu Baperan
39
Spesialis Penemu Kerangka
40
Live Rekonstruksi
41
Penyelidikan Dimulai
42
Syarat
43
Perlombaan
44
Bawa Aku Pulang
45
Kembali Pulang
46
Interogasi
47
Kasus Terselesaikan
48
Nama Jadul
49
Kasus TPPO
50
Gedung Kosong
51
Mendadak Zombie
52
Pertarungan
53
Upaya Penyelamatan
54
Pengocok Andal
55
Penculikan
56
Tolong! di Sini Banyak Setan
57
Pertolongan di Saat Genting
58
Mencari Jalan Keluar
59
Kucing-kucingan
60
Lolos Dari Bahaya
61
Terlahir Indigo
62
Cinta Lama Udah Kelar
63
Sketsa
64
Mencari Jejak Yara
65
Finding Yara
66
Finally Found You
67
Eris is Yara?
68
Perkembangan Baik
69
Bahaya Mengancam
70
Ingatan yang Terbenam
71
Kronologi
72
Merajuk
73
Kode Rahasia
74
Jurig Goreng Patut
75
Suasana Mendebarkan
76
Rencana Jebakan
77
Pertarungan
78
Bantuan di Saat Genting
79
Mendadak Hulk
80
Anwar dan Mela
81
Pelaku Penabrakan
82
GGS
83
Teror
84
Perburuan
85
Penyergapan
86
Khodam
87
Ahqam Ooh ... Ahqam
88
Mencari Safe House
89
Penjebakan
90
Salah Paham
91
Amukan Ahqam
92
Bukti Kuat
93
Dihantui
94
Eris
95
Saling Berkaitan
96
Mengungkap Ke Publik
97
Pancingan Berhasil
98
Pembalasan Eris
99
Anggota Jaringan Tirai Hitam
100
Superhero
101
Para Oknum
102
Pertarungan di Malam Hari
103
Informasi Penting
104
Malam Panjang
105
Terbungkam
106
Rencana Pelarian
107
Kabur
108
Pertarungan Para Jin
109
Salam Perpisahan
110
Kenaikan Pangkat Luar Biasa
111
Cita-cita yang Tercapai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!