BAB 16: Api Tak Terpadamkan

Ayana merasakan kakinya goyah, bahkan setelah Arfan pergi. Dinginnya malam Jakarta seolah menembus kulit, namun hatinya justru membara. Ciuman itu, sentuhan bibir itu, janji terlarang itu... semuanya berputar-putar di kepalanya.

"Ini baru permulaan," bisik Arfan. Kata-kata itu menggema, membuatnya merinding sekaligus terbuai.

Ia berjalan pulang dengan langkah yang terasa asing. Setiap hela napasnya berat, sarat dengan emosi yang campur aduk: rasa bersalah yang menusuk, gairah yang memabukkan, dan ketakutan akan konsekuensi yang tak terbayangkan.

Garis batas itu, yang selama ini ia jaga mati-matian, kini telah benar-benar robek. Tak ada jalan kembali.

Sesampainya di apartemen, Ayana langsung masuk kamar mandi. Ia berdiri di bawah pancuran, membiarkan air dingin mengguyur tubuhnya, seolah ingin membersihkan dosa yang baru saja menempel. Namun, sensasi bibir Arfan, aroma maskulin pria itu, tak bisa begitu saja luntur. Mereka seperti tato yang terukir di jiwanya.

Malam itu, Ayana tak bisa tidur. Setiap kali ia memejamkan mata, wajah Arfan muncul, tatapan intensnya, senyum menggoda itu. Ia membalikkan badan gelisah, memeluk bantal erat-erat, berharap bisa mengusir bayangan pria itu dari pikirannya. Tapi semua sia-sia.

Ia telah terjerat, seperti laba-laba dalam sarangnya sendiri.

Pagi menjelang, namun Ayana merasa lebih lelah dari biasanya. Ada kantung hitam tipis di bawah matanya, cermin dari pergulatan batin semalam. Ia memaksakan diri bangun, menyiapkan sarapan untuk Reno, putranya. Melihat senyum polos Reno adalah satu-satunya pengingat akan realita, akan tanggung jawabnya sebagai ibu.

"Ayana, kamu baik-baik saja?" tanya Bi Surti, asisten rumah tangga, saat melihat Ayana yang tampak lesu.

Ayana tersenyum tipis. "Saya baik-baik saja, Bi. Mungkin kurang tidur sedikit."

Ia tahu, ia harus menyembunyikan badai di hatinya. Demi Reno, demi nama baik mendiang suaminya, demi segalanya yang tersisa dari kehidupannya yang dulu teratur. Tapi bagaimana bisa, ketika benih-benih gai…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Bab 1 Aroma Kopi dan Sebuah Tatapan
2 BAB 2: Jejak Dosa yang Manis
3 BAB 3: Dosa yang Memabukkan
4 BAB 4: Malam Terlarang dalam Jeratan
5 BAB 5: Teror Mata Vina
6 Bab 6 : Jebakan Kota Kembang
7 BAB 7: Dalam Pusaran Terlarang
8 BAB 8: Sarapan Penuh Kecurigaan
9 BAB 9: Tawaran yang Tak Bisa Ditolak
10 BAB 10 : Jaring Labirin
11 BAB 11: Garis Batas yang Terkoyak
12 BAB 12: Ujian Batas di Lokasi Proyek
13 BAB 13: Jebakan Hasrat yang Membekas
14 BAB 14: Undangan Berdosa
15 BAB 15: Ciuman di Atas Jurang
16 BAB 16: Api Tak Terpadamkan
17 BAB 17: Kecupan Terlarang dan Jaringan Duri
18 BAB 18: Panggilan Darurat
19 BAB 19: Cacat Pernikahan: Fondasi yang Rapuh
20 BAB 20: Bayangan Sarah Miller
21 BAB 21: Bisikan Rahasia yang Mengguncang
22 BAB 22: Retakan di Dinding Rahasia
23 BAB 23: Dosa yang Terungkap
24 BAB 24: Jerat Dosa, Tangisan Darah
25 BAB 25: Retakan Kepercayaan
26 BAB 26: Dosa yang Mematikan
27 BAB 27: Kutukan Darah dan Kebohongan Arfan
28 BAB 28: Jebakan Tak Terelakkan
29 BAB 29: Terjebak dalam Jaring Rahasia
30 BAB 30: Darah di Atas Kebohongan
31 BAB 31: Kebangkitan dari Kubur
32 BAB 32: Bayangan Masa Lalu Berbicara
33 BAB 33: Pengkhianatan yang Menyelamatkan
34 BAB 34: Kebenaran di Balik Krisis
35 BAB 35: Kebenaran yang Menghancurkan
36 INFORMASI
37 BAB 36: Masa Lalu yang Menghantui
38 BAB 37: Rahasia Sang Istri
39 BAB 38: Ledakan Rahasia: Pondasi yang Runtuh
40 BAB 39: Rahasia Berdarah Sang Paman
41 BAB 40: Jebakan Malam yang Mematikan
42 BAB 42: Dini Hari Pilihan Terkutuk
43 BAB 43: Badai di Ujung Tanduk
44 BAB 44: Pukulan Telak Pengkhianatan
45 BAB 45: Harga Sebuah Kebenaran
46 BAB 46: Terjerat Jebakan Vina
47 BAB 47: Jerat Tak Terhindarkan
48 BAB 48: Permainan Berdarah
49 BAB 49: Dosa yang Memakan Diri
50 BAB 50: Dosa Terbayar, Cinta Memilih Jalan
Episodes

Updated 50 Episodes

1
Bab 1 Aroma Kopi dan Sebuah Tatapan
2
BAB 2: Jejak Dosa yang Manis
3
BAB 3: Dosa yang Memabukkan
4
BAB 4: Malam Terlarang dalam Jeratan
5
BAB 5: Teror Mata Vina
6
Bab 6 : Jebakan Kota Kembang
7
BAB 7: Dalam Pusaran Terlarang
8
BAB 8: Sarapan Penuh Kecurigaan
9
BAB 9: Tawaran yang Tak Bisa Ditolak
10
BAB 10 : Jaring Labirin
11
BAB 11: Garis Batas yang Terkoyak
12
BAB 12: Ujian Batas di Lokasi Proyek
13
BAB 13: Jebakan Hasrat yang Membekas
14
BAB 14: Undangan Berdosa
15
BAB 15: Ciuman di Atas Jurang
16
BAB 16: Api Tak Terpadamkan
17
BAB 17: Kecupan Terlarang dan Jaringan Duri
18
BAB 18: Panggilan Darurat
19
BAB 19: Cacat Pernikahan: Fondasi yang Rapuh
20
BAB 20: Bayangan Sarah Miller
21
BAB 21: Bisikan Rahasia yang Mengguncang
22
BAB 22: Retakan di Dinding Rahasia
23
BAB 23: Dosa yang Terungkap
24
BAB 24: Jerat Dosa, Tangisan Darah
25
BAB 25: Retakan Kepercayaan
26
BAB 26: Dosa yang Mematikan
27
BAB 27: Kutukan Darah dan Kebohongan Arfan
28
BAB 28: Jebakan Tak Terelakkan
29
BAB 29: Terjebak dalam Jaring Rahasia
30
BAB 30: Darah di Atas Kebohongan
31
BAB 31: Kebangkitan dari Kubur
32
BAB 32: Bayangan Masa Lalu Berbicara
33
BAB 33: Pengkhianatan yang Menyelamatkan
34
BAB 34: Kebenaran di Balik Krisis
35
BAB 35: Kebenaran yang Menghancurkan
36
INFORMASI
37
BAB 36: Masa Lalu yang Menghantui
38
BAB 37: Rahasia Sang Istri
39
BAB 38: Ledakan Rahasia: Pondasi yang Runtuh
40
BAB 39: Rahasia Berdarah Sang Paman
41
BAB 40: Jebakan Malam yang Mematikan
42
BAB 42: Dini Hari Pilihan Terkutuk
43
BAB 43: Badai di Ujung Tanduk
44
BAB 44: Pukulan Telak Pengkhianatan
45
BAB 45: Harga Sebuah Kebenaran
46
BAB 46: Terjerat Jebakan Vina
47
BAB 47: Jerat Tak Terhindarkan
48
BAB 48: Permainan Berdarah
49
BAB 49: Dosa yang Memakan Diri
50
BAB 50: Dosa Terbayar, Cinta Memilih Jalan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!