Ayana merasakan kakinya lemas, lututnya nyaris tak sanggup menopang berat badannya. Arfan memeluknya erat, tubuhnya sendiri bergetar namun matanya memancarkan tekad yang membara. “Alya…” Bisikan Ayana nyaris tak terdengar. Suaranya pecah, hanya menyisakan getaran ketakutan.
“Kita akan melindunginya, Ayana,” Arfan menangkup wajah Ayana, memaksa mata mereka bertemu. Ada kekhawatiran yang mendalam di matanya, tapi juga kekuatan yang menenangkan. “Apa pun yang terjadi. Dengarkan aku.”
Ayana menatapnya, air mata mulai mengalir deras di pipinya. Rasa takut itu begitu nyata, mencekik. Ancaman Vina bukan lagi gertakan kosong. Ini adalah perang total, dan Alya adalah target utama.
“Dia di rumah dengan Bi Sumi,” Ayana berbisik, panik. “Aku harus menjemputnya sekarang.” Ia sudah bersiap untuk berlari, naluri seorang ibu mendorongnya.
Arfan menahannya. “Tidak. Itu terlalu berbahaya. Vina akan memprediksi itu. Biarkan aku yang pergi. Kau hubungi pengacara kita, Rio. Minta dia datang ke sini, sekarang.”
“Tapi—kita tidak bisa membiarkan Alya sendirian.”
“Tidak ada tapi, Ayana!” Suara Arfan tegas, namun matanya penuh kekhawatiran. “Kita harus bertindak cerdas. Aku akan membawa Alya ke tempat yang aman, tempat yang tidak akan pernah terpikirkan oleh Vina. Kau siapkan amunisi kita. Kita akan menghancurkan Vina sampai ke akar-akarnya.”
Ayana meraih ponselnya lagi, jari-jarinya masih gemetar saat mencari kontak Rio. Panggilan tersambung setelah deringan kedua. “Rio, ini Ayana. Kita dalam masalah besar. Aku butuh kau di sini, sekarang. PENTING.”
Di seberang sana, Rio, pengacara keluarga yang selama ini membantu mereka mengurus warisan almarhum suami Ayana, terdengar terkejut. “Ayana? Ada apa? Ini masih pagi.”
“Vina… dia mengancam Alya. Nyawa Alya dalam bahaya,” Ayana tak peduli dengan formalitas lagi. Kata-kata itu meluncur begitu saja, dingin dan mengerikan, penuh urgensi yang menusuk.
Ada keheningan sejenak di seberang sana. “Baik. Aku akan ke sana dalam tiga puluh menit. Jangan lakuk…
Manisnya Dosa Janda Penggoda: Terjerat Paman Direktur
BAB 46: Terjerat Jebakan Vina
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments