*****
Ariana berdiri di hadapan Marvin, jantungnya berdebar kencang seakan hendak melonjak keluar dari dada. Tangannya yang dingin bermain-main dengan ujung jari-jarinya, sebuah gerakan yang mengungkapkan kegelisahannya.
" Kenapa kamu nggak beritahu saya soal pembatalan ini?" Tanya Marvin.
" Maaf kan saya, pak. Saya nggak bermaksud merahasiakan kan nya dari bapak. Saya juga dapat telepon nya saat acara hari jadi perusahaan. Maksud nya saya mau memberitahu bapak selesai acara. Tapi... Tapi saya ... Saya malah...."
" Malah mabuk?" Sambung Marvin.
" Maaf kan saya, pak. Saya sudah meninggalkan bapak kemaren malam." Ucap Ariana gugup.
Marvin terkekeh menatap Ariana. Merasa lucu melihat wajah Ariana yang seperti ketakutan barusan.
" Jangan minta maaf dengan saya. Saya nggak papa. Tapi lain kali tolong beritahu saja jika kamu mau meninggalkan saya, supaya saya tidak menunggu kamu lagi. Ini sudah yang kedua kali nya kamu melakukan nya."
Ariana mengangguk pelan.
" Maaf kan saya, pak." Ucap nya lagi.
" Malah minta maaf lagi." Ucap Marvin kembali terkekeh.
" Jangan minta maaf lagi. Belum lebaran. Nanti saja , simpan kata maaf kamu untuk lebaran."
Ariana pun akhir nya bisa tersenyum saat Marvin tersenyum lebar pada nya. Tak ada lagi rasa takut dan rasa tertekan berada di depan bos nya itu.
" Oh ya Ariana. Kamu ingat nggak waktu kita makan di restoran desa itu?" Tanya Marvin.
Ariana mengangguk.
" Iya, pak. Saya ingat. Memang nya kenapa pak?" Jawab Ariana tersenyum kala mengingat cita rasa yang melekat di lidah.
" Kemarin saya ketemu sama pelayan nya di jalan. Dia bilang kenapa kita tidak lagi mampir makan ke sana. Dia pikir kita sudah menemukan restoran yang lain."
" Hhmm... sudah lama juga ya terakhir kita makan di sana, pak. Saya jadi pengen makan di sana lagi." Gumam Ariana.
Marvin menoleh menatap Ariana.
" Kamu mau kalau saya ajak kesana lagi?"
" Ya mau lah, pak. Secara gitu masakan nya enak - enak semua."
" Ya sudah kalau begitu, nanti kalau jadwal kita kosong kita makan si…
Terjebak Cinta Sang Mantan
Masak Bersama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 89 Episodes
Comments