Ketiduran Diruang Dokter

*****

Amelia tergesa-gesa menapakkan kaki ke rumah sakit, rasa cemas memenuhi dadanya karena terlambat.

Teman-teman koasnya sudah tersebar mendapatkan tugas dari dokter pembimbing, sedangkan dia baru saja melangkahkan kaki masuk.

Di lorong, Dokter Bima yang dikenal tegas dan disiplin itu, sudah menunggunya dengan tatapan tajam.

" Dokter, Bima." Ucap Amelia.

"Amelia, ini sudah jam berapa? Mengapa kamu bisa terlambat?" Suara Dokter Bima menggema, membuat Amelia semakin gugup.

"Saya minta maaf, Dokter. Ada kendala di jalan. Motor saya kehabisan minyak dok di jalan. Mana pom bensin nya jauh lagi, dok. Saya minta maaf, Dok." Jawab Amelia gugup.

Amelia mencoba menjelaskan, namun raut muka Dokter Bima tidak berubah.

" Jadi kamu menjadikan motor kamu alasan nya karena kamu terlambat?" Tanya dokter Bima.

" Itu bukan alasan, dok. Memang itu kenyataan nya." Bela Amelia untuk diri nya.

" Nggak ada alasan lain, yang lebih masuk akal lagi?"

" Dok..."

" Sudah, sudah. Saya tidak mau dengar alasan kamu lagi." Potong dokter bima.

"Saya harap ini tidak terjadi lagi. Sebagai hukuman, kamu harus membersihkan ruangan saya sampai kinclong," Ucap Dokter Bima dengan tegas sebelum berlalu meninggalkan Amelia yang menghela nafas panjang.

" Apa? Aku di suruh bersihin ruangan dia? Aku ini calon dokter loh? Nggak salah?" Gumam Ariana kesal.

Amelia pun segera bergegas ke ruangan Dokter Bima, mulai dari menyapu, mengepel, hingga mengelap setiap sudut ruangan. Waktu terasa begitu cepat berlalu, dan kelelahan mulai terasa.

" Aduh... capek banget nih. Mana ngantuk lagi. Di rumah udah beresin rumah. Di rumah sakit juga beresin ruangan dokter. Aku ini calon dokter atau calon pembantu sih?" Gumam Ariana membanting kain pel nya ke lantai.

" Mana sudah jam nya makan siang lagi." Ujar Ariana saat menatap jam di dinding yang sudah menunjukkan waktu makan siang.

" Istirahat sebentar boleh kali ya."

Ariana duduk dan meluruskan tubuhnya di sofa yang ada di ruangan dokter Bima. Dia menguap berkali - kali hingga…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Cerita Masa Lalu
2 Mengungkapkan Perasaan
3 Makan Siang Bersama
4 Dia Yang Kembali
5 Pertemuan Tak Terduga
6 Masih Terjebak Perasaan
7 Dia Yang Cemburu
8 Marahnya Rocky
9 Ajakan Bertemu
10 Hilang Mood
11 Melakukan Penawaran
12 Dia Yang Menunggu
13 Kembali Bertengkar
14 Tidak Akan Menyerah
15 Berharap Punya Kesempatan
16 Merasa Bersalah
17 Baju Baru
18 Bertemu Dengan Rizal
19 Kiriman Sebuah Foto
20 Menginap Dirumah Ariana
21 Dia Yang Rindu
22 Membuat Rocky Cemburu
23 Bertunangan
24 Sakit Hati Ariana
25 Ancaman Nelly
26 Disusul Amel
27 Saling Mengenal
28 Rumah Baru
29 Ulah Lily
30 Masak Bersama
31 Dokter Bikin Kesel
32 Bertengkar Dengan Mama
33 Pengakuan Rocky
34 Dilarikan Ke Rumah Sakit
35 Kabar Dari Rocky
36 Mengantar Amelia
37 Obat Untuk Rocky
38 Yusnita Sadar
39 Menjenguk Mama
40 Ajakan Putus
41 Bakal Sering Menginap
42 Mendapatkan Bukti
43 Kiriman Baju
44 Protes Pakaian Rocky
45 Dinner
46 Menjemput Ariana
47 Ketiduran Diruang Dokter
48 Tetap Terlihat Baik
49 Reaksi Obat
50 Ancaman Dari Nelly
51 Cerita Masa Lalu
52 Kurang Sehat
53 Teman Lama
54 Garis Dua
55 Pertemuan Tak Terduga
56 Tamparan Untuk Ariana
57 Mengantar Ariana Pulang
58 Ingin Mengakhiri
59 Kamar Mandi
60 Ancaman Yusnita
61 Pengharapan
62 Rumah Sakit
63 Rahasia Terbongkar
64 Meragu
65 Kedatangan Papa Rocky
66 Mengharap Pengertian
67 Keputusan Ariana
68 Cerita Masa Lalu
69 Rocky Menghilang
70 Berbohong Pada Ariana
71 Memilih Untuk Pergi
72 Permintaan Yusnita
73 Kebusukan Yang Terbongkar
74 Membatalkan Pernikahan
75 Menyusul Ariana
76 Memperjuangkan Kembali Cintanya
77 Dendam Nelly
78 Kabar Duka
79 Hari Pernikahan
80 Syarat Dari Amelia
81 Kejujuran
82 Persyaratan Dilengkapi
83 Bahagia Bersamamu
84 Ariana Sakit
85 Ngidam Roti Tart
86 Tart Tingkat Lima
87 Pemakaman Nelly
88 Hari Pernikahan
89 Akhir Yang Bahagia
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Cerita Masa Lalu
2
Mengungkapkan Perasaan
3
Makan Siang Bersama
4
Dia Yang Kembali
5
Pertemuan Tak Terduga
6
Masih Terjebak Perasaan
7
Dia Yang Cemburu
8
Marahnya Rocky
9
Ajakan Bertemu
10
Hilang Mood
11
Melakukan Penawaran
12
Dia Yang Menunggu
13
Kembali Bertengkar
14
Tidak Akan Menyerah
15
Berharap Punya Kesempatan
16
Merasa Bersalah
17
Baju Baru
18
Bertemu Dengan Rizal
19
Kiriman Sebuah Foto
20
Menginap Dirumah Ariana
21
Dia Yang Rindu
22
Membuat Rocky Cemburu
23
Bertunangan
24
Sakit Hati Ariana
25
Ancaman Nelly
26
Disusul Amel
27
Saling Mengenal
28
Rumah Baru
29
Ulah Lily
30
Masak Bersama
31
Dokter Bikin Kesel
32
Bertengkar Dengan Mama
33
Pengakuan Rocky
34
Dilarikan Ke Rumah Sakit
35
Kabar Dari Rocky
36
Mengantar Amelia
37
Obat Untuk Rocky
38
Yusnita Sadar
39
Menjenguk Mama
40
Ajakan Putus
41
Bakal Sering Menginap
42
Mendapatkan Bukti
43
Kiriman Baju
44
Protes Pakaian Rocky
45
Dinner
46
Menjemput Ariana
47
Ketiduran Diruang Dokter
48
Tetap Terlihat Baik
49
Reaksi Obat
50
Ancaman Dari Nelly
51
Cerita Masa Lalu
52
Kurang Sehat
53
Teman Lama
54
Garis Dua
55
Pertemuan Tak Terduga
56
Tamparan Untuk Ariana
57
Mengantar Ariana Pulang
58
Ingin Mengakhiri
59
Kamar Mandi
60
Ancaman Yusnita
61
Pengharapan
62
Rumah Sakit
63
Rahasia Terbongkar
64
Meragu
65
Kedatangan Papa Rocky
66
Mengharap Pengertian
67
Keputusan Ariana
68
Cerita Masa Lalu
69
Rocky Menghilang
70
Berbohong Pada Ariana
71
Memilih Untuk Pergi
72
Permintaan Yusnita
73
Kebusukan Yang Terbongkar
74
Membatalkan Pernikahan
75
Menyusul Ariana
76
Memperjuangkan Kembali Cintanya
77
Dendam Nelly
78
Kabar Duka
79
Hari Pernikahan
80
Syarat Dari Amelia
81
Kejujuran
82
Persyaratan Dilengkapi
83
Bahagia Bersamamu
84
Ariana Sakit
85
Ngidam Roti Tart
86
Tart Tingkat Lima
87
Pemakaman Nelly
88
Hari Pernikahan
89
Akhir Yang Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!