*****
Lily dengan nafas terengah-engah berhasil menyusup ke dalam lift tepat sebelum pintunya tertutup, membuat Ariana yang sudah berdiri di dalamnya menoleh dengan rasa heran.
" Loe kenapa lari segitunya, sih?" Tanya Ariana, matanya memperhatikan Lily yang masih berusaha menstabilkan napasnya.
Lily hanya bisa tersenyum lemah, rambutnya berantakan dan keringat bercucuran di dahi.
" Gue... Gue hanya tidak mau ketinggalan lift," jawabnya terbata-bata.
Namun, perhatiannya segera teralihkan pada wajah Ariana yang terlihat sangat pucat, bibirnya hampir tak berwarna.
"Tapi loe, kenapa wajah loe pucat begitu? Loe sakit?" tanya Lily dengan nada khawatir.
Ariana menggeleng perlahan, mencoba tersenyum untuk menenangkan Lily.
" Gue baik-baik saja, hanya... hanya sedikit lelah," ucapnya, suaranya serak dan lemah.
Tubuhnya terlihat gemetar sedikit saat ia berpegangan pada rel di dalam lift.Lily tidak yakin dengan penjelasan itu, matanya tidak bisa berpaling dari wajah Ariana yang semakin terlihat tidak berdaya.
" Loe yakin? Loe terlihat sangat tidak sehat, Ari. Mungkin kita harus ke dokter?" desak Lily, kecemasannya semakin meningkat.
Ariana hanya menggeleng lagi, lebih tegas kali ini.
"Tidak perlu, gue hanya perlu istirahat. Terima kasih sudah peduli, Lily," ucap Ariana, mencoba memberi jaminan meskipun suaranya semakin lemah.
Namun, seiring lift bergerak, tubuh Ariana mulai limbung dan Lily dengan cepat meraihnya, menopang tubuh Ariana yang hampir roboh.
" Loe nggak baik-baik saja, Ari. Gue akan mengantar loe ke klinik terdekat setelah kita turun," kata Lily, keputusan terbaca jelas di matanya.
" Ke klinik nya sepulang kerja aja ya. Nanti minum obat saja." Kata Ariana lagi.
Tapi bukan Ariana nama nya jika tidak keras kepala. Sekuat apa pun Lily memaksanya, dia hanya akan mendengar kan kata hati nya jika menurut nya itu benar. Bertahan tetap bekerja dengan kondisi tubuh yang kurang sehat.
*
*
*
Marvin mendekati meja kerja Ariana dengan langkah tegap, aura kepemimpinannya terasa…
Terjebak Cinta Sang Mantan
Pengharapan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 89 Episodes
Comments