"Rahmi...ada titipan surat, nih!"
"Dari siapa?"
"Dari Kang Arfi, ini simpan, ya."
"Eh, ini mah isi suratnya teh naon, Dewi?"
"Dibaca dulu atuh, nanti kamu juga tahu isinya."
"Dewi..tunggu heula atuh."
"Udah ya, saya teh pamit dulu. Saya harus kembali ke kamar, mau beberes dulu. Banyak baju yang harus dilipat."
"Dewi atuh kamu mah, sering banget jadi tempat penitipan surat. Kemarin dari Raka, dua bulan lalu dari Mail. Sekarang dari Kang Arfi. Emangnya kamu teh gak capek disuruh-suruh terus?"
"Yang capek itu teh kamu, Rahmi!"
"Kamu gak capek nolak terus. Ya diterima atuh salah satu na."
"Kamu juga gak capek cantik terus, sampai disukai banyak pemuda."
"Aduh Dewi, abdi teh juga dak mau kalau terus-terus dikirimin surat. Abdi teh gak mau kalau bikin repot kamu. Abdi teh maunya belajar, sekolah yang bener. Gak mau macem-macem." ucapnya.
"Alah bilang aja atuh, yang ngirimin surat bukannya anak kiyai, atau kurang sesuai kriteria kamu, atau gak sesuai standar kamu, Kitu meren."
"Deu, Dewi sakitu na." "Abdi teh maunya belajar yang bener, ibadah yang bener, masalah jodoh mah nanti ada Allah yang ngatur."
"Iya atuh, aku mah sama, sekarang gak mikirin percintaan dulu. Mau sekolah yang bener dulu."
"Ya udah Dewi, hampura nyak. Abdi teh mau bersih-bersih di rumah Nyai dulu. Hari ini giliran abdi bersih-bersih di sana. Surat ini abdi terima ya. Nanti bilangin aja ke ke kang Arfi kalau abdi gak mau pacaran."
"Kan suratnya belum dibaca Rahmi, baca dulu atuh."
"Iya, nanti abdi baca, tapi bilangin aja ke Kang Arfi kalau aku dak mau pacaran. Jadi jangan menunggu aku lagi. Aku mau sekolah yang bener."
"Iya, nanti aku sampaikan. Ya udah Rahmi, abdi teu ke kamar dlu nyak."
"Iyaa, assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
..
Rahmi masuk ke pekarangan rumah Nyai Haji Dasmillah yang tidak jauh dari mesjid pondoknya. Nyai Haji Dasmillah adalah guru ngaji tempat ia belajar. Nyai adalah salah satu pemilik pondok pesantren tempat ia mondok.
Nyai Haji Dasmillah sudah tiga puluh tahun mengajar di sana. Nyai Haji Dasmillah bersama adik dan kakaknya diberi amanah untuk melanjutkan mengurus pondok pesantren itu oleh Ki Haji Makmur. Ki Haji sudah almarhum lima tahun yang lalu.
Oleh karena itulah, Nyai Dasmillah yang menjadi bendahara yayasan di Pondok pesantren itu. Sementara kakaknya, Haji Narwin jadi ketua yayasan, dan adiknya jadi wakil ketua yayasan, yaitu Hajah Sarfiah.
Di tangan mereka pondok pesantren berkembang dengan baik dan mengikuti era komputerisasi. Pembelajaran di sana serba digital. Gurunya menerangkan pelajaran pakai infokus dan kadang siswa di pondok belajar TIK ke lab komputer juga.
Nyai Haji Dasmillah adalah seorang janda yang ditinggal meninggal suaminya karena sakit jantung. Sepeninggal suaminya, ia tidak menikah lagi. Ia hidup dengan anaknya semata wayang.
Katanya anaknya kuliah di Jakarta jurusan olahraga. Tidak mau meneruskan mengurus pondok bersama keluarganya. Ia lebih memilih menjadi asisten dosen di Jakarta.
Kata satri-satri lain yang bercerita pada waktu itu dan Rahmi mendengarnya, anaknya Nyai Haji Dasmillah sangat ganteng, dia jadi salah satu model brand susu penambah energi bagi atlet.
Karena beliau juga jadi brand ambasador sebuah tempat nge-gym yang lagi Hit di Jakarta.
Katanya pernah ikut jadi pemain bola di klub sepakbola di Jakarta. Tapi karena pergelangan kakinya pernah patah. Ia sekarang hanya fokus sebagai pelatih dan jadi dosen di sebuah universitas swasta di Jakarta.
Rahmi masuk ke pekarangan rumah itu dan mengucapkan salam.
"Assalamualaikum."
"Assalamualaikum, Nyai Haji."
"Punten."
"Iya, waalaikumsalam."
"Eh, ada Rahmi, ayo masuk Rahmi."
"Iya, Nyai Haji, permisi."
JANGAN LUPA BACA TERUS KARYA AKU YA, KASiH LIKE DAN KOMEN BIAR AKU LEBIH SEMANGAT BIKIN CERITANYA😘🙏💖💖💖💖💖
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Moon.
ilustrasinya gini amat thor. klo mau tutor, bisa chat yaa
nanti kubuatin yang lebih bagus kek visual di ceritakan /Slight/
2026-03-31
1
_Nic
Sebagai orang yang lahir di Sumatra aku kurang paham sama dialognya Thor🥲.
Tapi aku coba pahami pelan-pelan, akhirnya aku mengerti maksudnya. Maksudnya Rahmi bnyak di sukai para pemuda jadi sering di kirimi surat sama pemuda-pemuda itu, bener ga Thor?
2026-04-03
1
Lenny Utami
emang nyai dasimah GK punya pembantu? sampe nyuruh muridnya buat bebersih? serius nanya. soalnya dia kan pasti punya banyak duit dong dari untung orang tua murid yang bayar tiap bulan dll di pondok?
2026-07-25
0