"Nyai Haji, terima kasih, ya. Atas makan siangnya hari ini."
"Iya, Rahmi."
"Nasi liwet enak, Nyai."
"Alhamdulillah."
"Rahmi, di kampung teh masak?"
"Kalau balik ke Ciamis, Rahmi masak, Nyai."
"Alhamdulillah, ya, jadi sudah terlatih masak di pondok. Jadi na, bisa ngikutin kebiasaan di pondok kita."
"Iya, Nyai, kebetulan kan di Ciamis keluarga di situ semua, jarang yang merantau, jadi na teh, kalau ada acara masak-masak sekeluarga."
Nyai sangat senang ditemani makan bersama Rahmi. Dia seakan ditemani anaknya sewaktu kecil dulu. Makan bersama di meja makan.
Semasa kecil, ibu dan anak itu selalu kemana-kemana berdua, tak terpisahkan.
Kini anaknya jarang pulang, jadinya sepi. Itulah yang membuat Nyai Dasmillah kadang kalau di rumah sering termenung merindukan anaknya.
Rahmi di kampungnya sering bantu-bantu acara pengajian dan di rumah pun sama dia yang masak kalau sedang pulang kampung. Makanya, Rahmi tidak canggung lagi saat tugas masak bersama di Pondok Ummi Abbi.
Ada piket masaknya yang diberlakukan oleh pengurus pondok.
Sekolah Pondok terbagi atas dua, yaitu pondok pesantren Salaf (tradisional) dan pondok pesantren modern.
Di pondok pesantren salaf anak-anak memasak sendiri (ngetel) ada yang memakai kayu bakar dan ada yang sudah memakai kompor. Kegiatan masak bersama itu melatih kemandirian bagi anak-anak pondok. Mereka patungan membeli lauk, lalu memasaknya bersama/berkelompok dan makan bersama dalam satu blok.
Sementara pesantren modern mengintegrasi kurikulum modern dengan pendidikan agama dengan menyediakan fasilitas catering atau dapur bersama, jadi kegiatan makan lebih terorganisir dalam bentuk prasmanan. Namun, siswanya tetap
Punya tugas mencuci piring dan gelas yang sudah mereka pakai.
Nah, Pondok Pesantren tempat Rahmi belajar ini adalah pondok pesantren yang masih mengusung konsep salaf, namun untuk penyediaan sarana dan prasarana mereka sangat memadai.
Karena di sana selain anak pondok belajar ngaji juga sekaligus sebagai sekolah umum. Jadi mereka tidak perlu nyari sekolah umum lainnya keluar. Jadi strata SMP dan SMA tetap belajar di pondok pesantren Ummi Abbi.
Bahkan di pondok pesantren memberi pelajaran komputer. Demikianlah pada hakikatnya, seorang santri tidak hanya hafal Al-Quran, tetapi juga bisa mengoperasikan komputer, melek teknologi.
Hal itu dengan tujuan mengajarkan agama Islam melalui digital dan menggunakan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di pondok pesantren.
Yayasan pondok pesantren Ummi Abbi pun demikian, memiliki visi bukan hanya sebagai yayasan yang mendidik pada ilmu agama semata tetapi juga tetapi juga mengajak santri-santri membuka diri terhadap perkembangan teknologi.
"Rahmi, enam bulan lagi kamu lulus, ya."
"Ya, Nyai."
"Rahmi, berarti bersedia melaksanakan pengabdian di pondok kalau sudah lulus?"
"tentu saja, Nyai, nanti Nyambi kuliah, Nyai."
"Syukurlah, Alhamdulillah."
"InsyaAllah, abdi teh siap melaksanakan tugas pengabdian dua tahun di pondok, Nyai."
"Alhamdulillah. Nyai sangat bersyukur bisa ada penerus nantinya Rahmi."
"Nyai lalu meraih tangan Rahmi dan menaruhnya di dalam genggamannya."
"Rahmi, Nyai, teh berniat meminta kamu setelah pengabdian ataupun lulus kuliah nanti agar kamu bisa mengajar di pondok pesantren jadi guru tetap."
"MasyaAllah, Nyai."
"kamu bersedia, kan, Rahmi?"
"InsyaAllah Rahmi bersedia Nyai."
Rahmi lalu buru-buru mencium tangan nyai, seperti saat dia masuk ke dalam rumah Nyai tadi.
"Nyai berharap kamu bisa meneruskan cita-cita Nyai nanti untuk kemajuan pondok kita, Neng."
"Baik, Nyai, abdi akan berusaha semaksimal mungkin menjadi yang terbaik untuk kemajuan pondok Ummi Abi kelak."
"Aamiin..aamiin."
"Doakan Rahmi, Nyai, Nyai bisa mengikut jejak Nyai, jadi guru agama yang memiliki wawasan tentang agama yang mumpuni namun bisa mengadaptasi teknologi yang ada. Doakan Nyai, Rahmi bisa jadi guru hebat seperti, Nyai."
"Aamiin. InsyaAllah, nak, Nyai doakan selalu."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
PrettyDuck
amiin. niatnya mulia, mudah2an dipermudah sama author 🙏
2026-04-16
1
Rensᴛ⑅⃝ˢ🐈
Di beberapa pondok memang ada pembagian kayak gini, raport juga ada dua, umum-pondok. Cuman kalo berbasiskan salaf aku baru tau.
2026-04-06
1
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
Impian para santri, sedekat ini dengan kyainya. Kalau pondok kecil besar peluangnya, beda sama yang besar. Bener-bener pilihan 🥲
2026-04-03
1