Sisi memaksa dirinya bangun sangat pagi hanya demi satu hal: menghindari suaminya yang terlalu suka ikut campur. Sampai sekarang, rasa kesalnya pada pria itu belum juga mereda. Karena itu, ia memutuskan untuk tidur di kamar tamu selama beberapa hari agar bisa menjauhinya dan pulang larut malam. Sebisa mungkin, Sisi ingin menghindari Lucien agar ia tidak tergoda untuk mencekiknya.
Setelah menyelesaikan ritual paginya, Sisi langsung turun ke bawah. Untungnya, belum ada yang bangun. Rencananya adalah keluar pagi-pagi dan sarapan di Starbucks saja. Ia benar-benar ingin menghindari suaminya.
Sisi sudah berada di ambang pintu tiba-tiba pintu terbuka dan memperlihatkan Lyra. Keduanya sama-sama terkejut.
“Selamat pagi, Kakak Ipar. Pagi sekali?” tanya Lyra dengan mata penuh rasa ingin tahu.
Gadis itu mengenakan pakaian olahraga, jelas baru selesai berolahraga.
“Iya. Aku ada klien pagi yang harus ditemui. Bisa tolong sampaikan pada Ibu?” kata Sisi, berbohong setengah hati.
Ia memang punya klien, tapi tidak sepagi ini.
“Oh, tentu saja. Hati-hati,” ucap Lyra sambil mencium pipi Sisi.
Sisi tersenyum.
“Akan hati-hati. Terima kasih,” balasnya.
Tak lama kemudian, Sisi benar-benar meninggalkan mansion dan menyalakan mobilnya. Ia mampir ke Starbucks sebelum menuju kantor. Seperti yang ia duga, ia menjadi orang pertama yang tiba, jam masih menunjukkan pukul tujuh pagi, sementara jam kerja baru dimulai pukul delapan.
Sisi memanfaatkan waktu itu untuk menyelesaikan pekerjaannya. Ia tahu harinya akan panjang, penuh pertemuan dengan klien baru.
Argh! Kalau bosku pulang, akan kupukul dia karena meninggalkan semua pekerjaannya padaku.
Hari itu Sisi menangani enam klien sekaligus. Tubuhnya terasa remuk, perutnya perih karena lapar.
Sial, sudah jam delapan malam.
Ia segera pulang.
Pukul 8.25 malam, Sisi tiba di mansion.
Ia menghela napas sebelum benar-benar masuk. Dari pintu, ia melihat mereka duduk di ruang tamu sambil minum teh, tampaknya belum menyadari kehadirannya.
Sisi berdehem pelan.
“…
ISTRI KEENAM
13
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments