Pagi yang menyenangkan.
Sisi merasa puas dengan apa yang dilakukannya pada Lucien semalam. Ia mendengar pria itu mengutuknya sepanjang malam, tapi ia tidak peduli. Bukan kebiasaan Sisi mengingkari janji pada orang yang sudah membuat kesepakatan dengannya terutama jika orang itu penting.
“Selamat pagi, Kak,” sapa Lyra dengan riang.
Sisi membalas dengan senyum manis, tetapi senyum itu langsung lenyap saat melihat Lucien masuk ke ruang makan sambil membawa beberapa tas belanja.
“Aku punya oleh-oleh,” ujar Lucien singkat sambil duduk di samping Sisi.
Sisi tidak menanggapi.
Lucien membagikan hadiah untuk keluarganya kecuali Sisi. Menyebalkan.
“Kenapa Sisi tidak dapat?” Lady langsung menyinggung.
“Tidak apa-apa, Ibu. Yang penting Lucien pulang dengan selamat tanpa membawa wanita lain, aku sudah senang,” jawab Sisi dengan nada manis yang jelas-jelas palsu.
“Tidak, ambil saja punyaku, Kak,” kata Lyra sambil menyodorkan hadiah dari kakaknya, sebuah tas Louis Vuitton.
“Tidak usah. Itu untukmu,” tolak Sisi.
“Lucien, aku kembalikan punyaku kalau Sisi tidak dapat,” ujar Lyra sambil meletakkan kembali hadiahnya. Lady dan Lord melakukan hal yang sama.
Mata Sisi membulat melihat reaksi mereka.
Astaga.
“Wow,” gumam Lucien dengan tatapan takjub.
“Ibu, terima saja. Tidak apa-apa,” ujar Sisi sambil mengembalikan hadiah mereka satu per satu dengan senyum meyakinkan. “Aku harus pergi. Ada pekerjaan.”
“Tapi Kak, bukankah kau cuti seminggu?” tanya Lyra heran.
Sisi terdiam sesaat.
“Hmm… ada hal mendesak. Aku harus masuk,” jawabnya cepat sambil menghindari tatapan tajam Lucien.
“Baiklah,” ucap Lyra meski jelas tidak percaya.
Sebenarnya Sisi tidak memiliki pekerjaan apa pun. Ia hanya lebih memilih bekerja daripada berada satu ruang dengan Lucien.
Lagipula, kenapa ia harus peduli soal oleh-oleh? Ia juga menolak ajakan Lucien semalam. Mereka impas.
Sisi baru saja hendak masuk ke mobilnya, tiba-tiba seseorang meraih pergelangan tangannya.
Ia terkejut saat melihat Lucien berdiri di hadapannya den…
ISTRI KEENAM
34
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments