Minggu malam itu, Senja diundang untuk menghadiri Grand Opening sebuah lounge eksklusif di lantai paling atas sebuah hotel berbintang di Semarang. Sebagai arsitek yang merancang interior ruangan tersebut, Senja adalah tamu kehormatan. Ia mengenakan gaun sutra berwarna champagne yang jatuh dengan sempurna di tubuhnya yang kini terlihat lebih bugar. Tidak ada lagi raut lelah warteg, yang ada hanyalah aura wanita berkelas.
Di sisi lain kota, Rangga berhasil merayu Sinta untuk membawanya ke acara yang sama. Rangga mendapatkan undangan "gelap" dari salah satu kenalannya.
"Sin, kita harus datang. Ini tempat kumpulnya orang-orang penting. Kalau aku bisa main di sini, karirku bakal langsung melejit. Kita buktiin ke mereka semua kalau kita juga bisa masuk ke lingkaran itu," rayu Rangga.
Sinta, yang baru saja kehilangan emas warisannya, awalnya ragu. Tapi mendengar kata "buktikan ke mereka", pertahanannya runtuh. Ia bahkan rela menggesek kartu kreditnya lagi untuk menyewa gaun bermerek agar tidak terlihat memalukan di samping Rangga.
Begitu Sinta dan Rangga masuk ke lounge, suasana sangat mewah. Lampu gantung kristal dan musik jazz yang elegan menyambut mereka. Rangga langsung berlagak seperti orang sukses, memegang gelas minuman dengan gaya sok tahu.
"Lihat itu, Sin. Bagus kan desainnya? Ini pasti biayanya miliaran," ucap Rangga meremehkan.
Sinta mengangguk, tapi matanya tiba-tiba terpaku pada satu titik di tengah ruangan. Di sana, dikelilingi para investor dan pejabat kota, berdiri Senja. Senja sedang tertawa kecil, memegang segelas jus jeruk, tampak sangat bersinar di bawah lampu kristal.
"Itu... Senja?" bisik Sinta. Suaranya bergetar antara iri dan minder. Sinta melihat gaun yang ia sewa dengan susah payah ternyata masih terlihat "murah" dibandingkan keanggunan alami Senja.
Rangga mendengus, wajahnya langsung berubah masam. "Cih, paling cuma menang hoki saja dia. Ayo kita ke sana, kita tunjukkan kalau kita bahagia."
Rangga menarik tangan Sinta, berjalan mendekat…
AKU BUKAN WARTEGMU, MAS!
BAB 19: Pertemuan di Atas Awan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments
🏡⃟ªʸ❣zнᷟαᷴηᷟgᷴтιяυι🧡
biarkan temenmu sengsara. padahal dlu dia yang bilang nikah smaa yang orang belum tau latar belakangnya
eeh skrng diambil shabatmu cuihh
2026-01-25
0
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Senja kamu lebih pintar dari Sinta karena kamu menceraikan Rangga ngga seperti Sinta yang mau menampung Rangga
2026-01-19
0
@Yayang Risa💏🤵👰👨👩👦👨
Sinta kamu rela menggesek kartu kredit kamu lagi untuk menyewa gaun bermerek supaya tidak memalukan di samping Rangga
2026-01-19
0