Istri Yang Mereka Remehkan

Istri Yang Mereka Remehkan

Benalu dibalik Cinta

"Jadi suami saya selingkuh dengan sahabat saya sendiri?" ucap Elina sambil tersenyum miris.

"Iya, Non. Saya lihat dengan mata kepala saya sendiri. Den Ares sering bermesraan dengan Maya saat Non Elina tidak ada di rumah," jawab Bi Wati lirih. Pelayan yang telah mengabdi sejak Elina masih kecil itu akhirnya memberanikan diri mengungkapkan kebusukan suami majikannya.

Senyum miris di wajah Elina tak juga pudar. Tangannya mengepal perlahan sebelum ia melangkah mendekati jendela besar di sudut ruangan. Di balik kaca bening itu, kota tampak sibuk seperti biasa, seolah tak peduli bahwa dunianya baru saja runtuh. Ares, suaminya, telah mengkhianatinya dengan sahabatnya sendiri. Pantas saja pria itu berubah akhir-akhir ini.

"Dasar brengsek! Apa dia tahu, Bi, dia bisa berada di sini karena aku! Dia mendepat posisi penting di perusahaan, hidup mewah itu semua dari aku. Dan bisa-bisanya bajingan itu mengkhianatiku dengan sahabatku sendiri?" ucap Elina dengan suara dingin yang bergetar menahan amarah.

Bi Wati terdiam sejenak, menatap punggung majikannya yang kini membeku di depan jendela.

"Non..." suaranya bergetar. "Bibi sebenarnya sudah lama mau bicara. Tapi Bibi takut Non makin sakit hati."

Elina menoleh perlahan. Senyum miris itu masih bertahan di bibirnya, namun matanya kosong, seperti laut sebelum badai.

"Sejak kapan?" tanyanya pelan.

"Hampir setahun ini, Non. Bibi diancam Den Ares. Kalau bibi bicara ke Non, anak Bibi akan disakiti di kampung," jawab Bi Wati, bahunya bergetar.

"Apa Bibi pikir saya tidak bisa melindungi keluarga Bibi sampai diam setahun ini?" tanya Elina dengan tatapan dingin yang menusuk.

"Maafkan saya, Non. Saya gak bermaksud seperti itu...hiks, hiks... maafkan saya, Non, baru sekarang Bibi berani bicara," ucap Bi Wati penuh penyesalan.

Elina kembali terdiam. Tangannya masih terkepal erat, kukunya nyaris menancap ke telapak.

"Ares lupa satu hal," ucapnya akhirnya dengan tenang, terlalu tenang untuk ukuran orang yang baru dikhianati. "Dia bukan naik karena pintar. Dia naik karena aku. Dan apa pun yang kuberi... bisa juga aku ambil kembali."

Elina menatap Bi Wati tajam. "Bibi jalankan peran bibi kembali, seolah saya belum mengetahuinya."

"Baik, Non."

••••

"Ares, kapan kamu memindahkan semua aset milik Elina menjadi milik kamu, hah? Ibu gak mau lagi tinggal sama Elina, Ares," ucap Amelia dengan nada tinggi dan penuh tuntutan.

"Mama tenang saja. Ares akan memindahkannya, tapi belum saatnya, Mah," jawab Ares sambil menyandarkan tubuhnya santai di sofa.

"Mama mau secepatnya, Res. Mama ingin cepat-cepat Elina pergi dari kehidupan kita. Mama capek berpura-pura pada wanita mandul itu," ucap Amelia dengan wajah masam.

"Sabar, Mah. Ares juga capek sama dia. Sudah dua tahun pernikahanku dengan Elina, tapi sampai sekarang dia belum kasih aku keturunan, sedangkan dengan Maya langsung jadi," jelas Ares tanpa merasa bersalah sedikit pun.

Arman, ayah Ares, menghela napas gelisah. Tatapannya sesaat menyapu arah lorong. "Pelankan suara kalian. Bagaimana kalau Elina mendengar semua yang kalian katakan? Bukannya kita yang nendang dia, malah dia yang nendang kita," sahut Arman pelan.

"Santai saja, Pak. Elina tidak akan dengar ucapan kita. Dia lagi sibuk di kamarnya," ucap Ares dengan senyum meremehkan.

"Kamu bujuk gih cepat-cepat istri kamu, agar dia memberikan asetnya pada kamu. Dia sangat sayang sama kamu, Res. Tinggal gombalin apa lah, pasti dia sudah luluh," ucap Amelia, nadanya penuh perhitungan.

"Elina itu perempuan bodoh. Sekali aku rayu, dia pasti nurut. Dia sangat takut kehilangan aku, jadi tidak sulit untuk membujuknya," ucap Ares tertawa kecil.

Tanpa sepengetahuan mereka bertiga, di balik pintu yang sedikit terbuka, Elina dan Bi Wati berdiri mematung, mendengar semua percakapan keji itu.

Tangan Elina yang sejak tadi menggenggam ujung gaunnya perlahan mengendur. Bukan karena ia sudah tenang... tapi karena hatinya terlanjur mati rasa.

Di dalam ruangan, suara tawa kecil Amelia kembali terdengar.

"Kalau sudah dapat asetnya buang saja dia pelan-pelan. Biar Maya yang resmi jadi istri Ares."

Elina memejamkan mata. Dada kirinya seperti diremas kuat, namun bibirnya justru melengkung tipis—senyum orang yang akhirnya mengerti bahwa selama ini ia hidup di antara ular berbisa.

Bi Wati menutup mulutnya, air mata jatuh tanpa suara.

"Non…"

"Tidak apa-apa, Bi. Aku gak apa-apa. Aku justru lega tahu kebusukan para benalu itu," ucap Elina dengan suara yang terdengar terlalu tenang untuk luka sedalam itu.

"Bagaimana keputusan Non? Non Elina masih mau melanjutkan pernikahan Non?" tanya Bi Wati ragu.

"Tentu saja tidak, Bi. Aku tidak akan tinggal dengan para benalu itu," jawab Elina sambil tersenyum miring.

••

Elina berdiri di dalam ruangan rahasia miliknya—sebuah ruang tersembunyi yang tak pernah diketahui siapa pun. Lampu temaram memantulkan bayangannya di dinding, menciptakan kesan dingin yang menyesakkan.

"Jadi selama ini aku ditipu oleh cinta sialan?" ucap Elina dengan nada datar. Di tangannya, sebuah pisau tajam berkilat, diputar-putarnya perlahan seolah sedang menimbang sesuatu yang jauh lebih berbahaya dari sekadar besi.

"Dan lebih sial lagi, mertuaku tahu kelakuan anaknya. Sungguh miris aku."

Sret!

Pisau di tangan Elina melesat ke dinding, menghantam keras foto Ares dan keluarganya yang terpasang rapi di sana. Ujungnya tertancap tepat di tengah foto Ares, menembus wajah pria yang pernah ia cintai sepenuh hati.

Elina menatapnya tanpa emosi. Tak ada air mata, tak ada jeritan. Yang tersisa hanya keheningan yang menekan dada, seolah seluruh ruangan ikut membeku bersama hatinya.

"Satu tahun…" gumamnya lirih. "Selama satu tahun kalian menertawakanku di belakang."

Perlahan Elina kembali melangkah, kini mendekati deretan foto keluarga Ares yang menempel di dinding lainnya. Tatapannya mengeras, penuh tekad yang tak lagi bisa ditarik kembali.

"Bersiaplah, akan kukembalikan kalian ke tempat asal kalian."

••••

Pov Elina Aurelia Anderson

Terpopuler

Comments

🌹🪴eiv🪴🌹

🌹🪴eiv🪴🌹

ya ampyun, perempuan spek bidadari,dilraba di selingkuhi o.....mripate blawur 🤣

2026-06-27

1

Lucyana H

Lucyana H

suka sm tokoh istri yg TDK lemah,dan ada bales dendamnya👍

2026-05-05

1

Ani Maryani Naryani

Ani Maryani Naryani

thor pemeran nya pasti Badas dan kuat bisa melawan benalu keluarga suaminya

2026-07-28

0

lihat semua
Episodes
1 Benalu dibalik Cinta
2 Rumah yang penuh pengkhianat
3 Istri sah musuh dalam selimut
4 Semua bukti akan bicara
5 Sarapan untuk para benalu
6 Kalian menumpang dirumahku
7 Permainan gelap
8 Kos terakhir
9 Rumah Impian
10 Rencana tersembunyi
11 Siapa yang pantas dimeja ini?
12 Ratu tanpa takhta
13 Istri dan selir
14 Lupa posisi
15 Harga diri yang runtuh
16 Saat Ayah turun tangan
17 Harga sebuah percepatan
18 Perang tanpa suara
19 Dibawah perlindunganku
20 Kilau yang menyakitkan
21 Menunggu jatuh
22 Kesempatan Emas yang salah.
23 Saat kesabaran Elina habis
24 Isu yang disiapkan
25 Di balik meja makan
26 Panggung kemenangan
27 Klaim tanpa hak
28 Di hadapan publik
29 Terbongkar
30 Kita selesai
31 Istirahat
32 Meninggalkan Astera
33 Di kota asing
34 Di tengah kerumunan
35 Hari yang tenang
36 Elvano
37 Tamparan harga diri
38 Api yang sama
39 Langkah pertama
40 Century Park
41 Atas nama Oma
42 Jejak yang terlalu bersih
43 Tempat bernama pulang
44 Runtuh perlahan
45 Perbedaan
46 Keluarga
47 Sinyal
48 Siapa aku?
49 Undangan
50 Terlambat
51 Bukan milik
52 Pantau
53 Tak tersentuh
54 Membela
55 Harga seorang putri
56 Waktu telah habis
57 Surat perintah
58 Balasan yang nyata
59 Giliranmu
60 Jejak di sungai
61 Nama yang terungkap
62 Ilusi
63 Air mata dan balas dendam
64 Masih bernapas
65 Putus dibalik jeruji
66 Yang mandul bukan dia
67 Rumah kedua
68 Hari yang kosong
69 Kembali
70 Giliranku
71 Masih hidup
72 Kebenaran yang menyaksikan
73 Di bawah kendaliku
74 Kendali
75 Sisa hidup
76 Tempat untuk pulang
77 Para tahanan
78 Harga ambisi
79 Kendali
80 Kebangkitan sang pewaria
81 Tempat kembali
82 Seperti ombak
83 Berbeda
84 Pion
85 Sejak lama
86 Momen
87 Iya?
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Benalu dibalik Cinta
2
Rumah yang penuh pengkhianat
3
Istri sah musuh dalam selimut
4
Semua bukti akan bicara
5
Sarapan untuk para benalu
6
Kalian menumpang dirumahku
7
Permainan gelap
8
Kos terakhir
9
Rumah Impian
10
Rencana tersembunyi
11
Siapa yang pantas dimeja ini?
12
Ratu tanpa takhta
13
Istri dan selir
14
Lupa posisi
15
Harga diri yang runtuh
16
Saat Ayah turun tangan
17
Harga sebuah percepatan
18
Perang tanpa suara
19
Dibawah perlindunganku
20
Kilau yang menyakitkan
21
Menunggu jatuh
22
Kesempatan Emas yang salah.
23
Saat kesabaran Elina habis
24
Isu yang disiapkan
25
Di balik meja makan
26
Panggung kemenangan
27
Klaim tanpa hak
28
Di hadapan publik
29
Terbongkar
30
Kita selesai
31
Istirahat
32
Meninggalkan Astera
33
Di kota asing
34
Di tengah kerumunan
35
Hari yang tenang
36
Elvano
37
Tamparan harga diri
38
Api yang sama
39
Langkah pertama
40
Century Park
41
Atas nama Oma
42
Jejak yang terlalu bersih
43
Tempat bernama pulang
44
Runtuh perlahan
45
Perbedaan
46
Keluarga
47
Sinyal
48
Siapa aku?
49
Undangan
50
Terlambat
51
Bukan milik
52
Pantau
53
Tak tersentuh
54
Membela
55
Harga seorang putri
56
Waktu telah habis
57
Surat perintah
58
Balasan yang nyata
59
Giliranmu
60
Jejak di sungai
61
Nama yang terungkap
62
Ilusi
63
Air mata dan balas dendam
64
Masih bernapas
65
Putus dibalik jeruji
66
Yang mandul bukan dia
67
Rumah kedua
68
Hari yang kosong
69
Kembali
70
Giliranku
71
Masih hidup
72
Kebenaran yang menyaksikan
73
Di bawah kendaliku
74
Kendali
75
Sisa hidup
76
Tempat untuk pulang
77
Para tahanan
78
Harga ambisi
79
Kendali
80
Kebangkitan sang pewaria
81
Tempat kembali
82
Seperti ombak
83
Berbeda
84
Pion
85
Sejak lama
86
Momen
87
Iya?

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!