Dokter Cantik

Sambil mengendarai sepeda motornya, Arya menuju Kantor Desa. Di bagian depan, tergantung bungkusan berisi ubi ungu hasil panen kebun Abahnya. Pak Wira, Kades yang baru menjabat setahun memesan ubi ungu pada Brama.

“Assalamu’alaikum.”

“Waalaikumussalam. Eh Arya, tumben ke sini,” sapa Kasi Pelayanan yang selalu stand by di kantor Desa.

“Pak Kades ada?”

“Ada di ruangannya.”

Arya segera masuk ke ruangan Kades setelah mengetuk pintu. Nampak Pak Wira tengah sibuk di belakang meja kerjanya. Senyumnya mengembang saat melihat Arya masuk.

“Pasti mau antar ubi ungu.”

“Iya, Pak. Lima kilo kan?”

“Iya. Taruh saja di sana, Ar.”

Pak Wira memberikan selembar lima puluh ribuan pada Arya untuk bayaran ubi yang dipesannya.

“Pak, itu ruangan di sebelah mau buat apa?”

Saat memasuki pelataran kantor Desa, Arya melihat beberapa pekerja sedang mengecat bangunan di samping kantor Desa.

“Rencananya itu mau dipakai klinik Desa. Kebetulan ada uang lebih di kas Desa, bangunan di samping kantor kosong. Daripada mubazir mending dipakai buat klinik Desa. Dokter yang mau bertugas juga sudah ada.”

“Dokter dari mana, Pak?”

“Dari Bandung. Baru lulus dan ditugaskan di sini.”

“Laki-laki apa perempuan?”

“Perempuan.”

Antena Arya langsung manteng begitu mendengar dokter muda yang akan bertugas di desanya berjenis kelamin perempuan. Jiwa jomblo pria itu seketika meronta. Matanya berbinar menunjukkan rasa penasaran yang tinggi.

“Cantik ngga Pak orangnya?”

“Ya pasti cantik, kan perempuan. Kalau laki-laki pasti ganteng kaya saya, hahaha…”

“Pak Kades emang ganteng, tapi sayang cuma Bu Kades yang mengakuinya. Hahaha..”

“Asem.”

Arya terpingkal melihat wajah masam Pak Kades. Untungnya pria itu sudah kenal lama dengan Wira, jadi kepalanya selamat dari sambitan asbak.

“Oh ya, Ar. Bapak nitip surat ya buat Pak Salim.”

Pak Salim adalah Kepala Dusun atau Kadus di kampung Sukawangi.

“Surat apa, Pak? Surat cinta? Hehehe..”

“Surat cinta pala mu peyang. Pak Salim mengundurkan diri jadi Kadus. Katanya sudah capek. Bapak mau kasih tugas buat dia menyelenggarakan pemilihan Kadus. Kalau bisa seminggu lagi Kadus terbaru sudah terpilih.”

“Memangnya syarat dari Kadus apa saja sih, Pak?”

“Syarat administratif seperti biasa, kaya lamaran kerja aja ditambah surat permohonan menjadi Kadus dan surat pernyataan setia pada Pancasila dan UUD 1945, ditanda tangani di atas materai. Kenapa? Kamu minat jadi Kadus?”

“Gaji Kadus berapa Pak?” tanya Arya seraya melemparkan cengiran.

“Kamu tuh, gaji aja yang ditanyain.”

“Ya wajar, Pak. Kalau duitnya bagus, kan jadi semangat kerjanya.”

“Gajinya memang ngga besar. Sekitar dua juta tujuh ratusan. Kalau kamu berminat, lumayan buat pengalaman. Daripada kamu nganggur, luntang-lantung ngga jelas. Mending jadi Kadus. Nantinya tugas Kadus saya tambah, membantu dokter Desa memberikan pelayanan pada warga.”

Penjelasan Wira cukup menggelitik pikiran Arya. Tapi mendengar gaji yang didapat tidak sampai tiga juta, membuat pria itu berpikir ulang. Inginnya dia mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lebih tinggi.

“Minat ngga jadi Kadus?” pertanyaan Wira membuyarkan lamunan Arya.

“Nanti deh saya pikir-pikir dulu.”

“Jangan kelamaan, nanti keburu diisi orang.”

“Siap. Ya sudah, saya pamit dulu, Pak.”

“Jangan lupa sampaikan surat saya ke Pak Salim.”

“Siap, Pak.”

Dengan membawa amplop putih di tangannya, Arya keluar dari kantor Desa. Saat akan menyalakan motornya, mata Arya menangkap sebuah mobil sedan kecil memasuki pekarangan parkir kantor Desa. Dari dalamnya keluar seorang gadis cantik mengenakan blouse putih dan celana jeans.

Melihat Arya, gadis itu segera menghampirinya. Tahu ada gadis cantik mendekat, Arya merapihkan dulu rambutnya.

“Siang, Kang.”

“Siang.”

“Punten kalau ini kantor Desa Alam Manis?”

“Iya. Mau cari siapa?”

“Cari Pak Kades.”

“Ada perlu apa?”

“Saya dokter baru yang akan bertugas di sini.”

Alamak! Cantik kali ini dokter. Ya Tuhan, apakah dia adalah jodoh yang selama ini Engkau sembunyikan dari ku?

***

Mimpi aja kamu, Ar🤣

Terpopuler

Comments

anonim

anonim

Arya sarhana lontang lantong mau nyalon jadi kadus - mikirnya jangan kelamaan dengan gaji dua juta tujuh ratus ribu lumayan dari pada jadi pengangguran abadi, Ar 😄.

paling tidak Amih tidak sepet matanya memandang wajahmu setiap hari tanpa aktifitas berarti.

2026-01-30

1

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤

nah ada lowongan pekerjaan Ar....nyalon aja drpd tiap hari denger panci melayang.....bikin gagal merusak mimpi indahnya..... mending lamar jadi Kadus aja....sapa tau kepilih.....yokk mangat cuuzzz /Determined//Determined//Determined//Determined/

2026-01-30

2

Ismiyatun Tun

Ismiyatun Tun

jangan sia siakan kesempatan Arya siapa tau ini bisa jadi batu loncatan u pekerjaan yg lebih baik lagi kedepan nya Arya yg penting dpt pengalaman dulu dr pada nganggur ga karuan....

2026-01-30

1

lihat semua
Episodes
1 Arya Kusuma
2 Cumi
3 Ceu Romlah
4 Dokter Cantik
5 Hadiah Untuk Maman
6 Ingin Menjadi Kadus
7 Pundung
8 Aklamasi
9 Raja Gombal
10 Kuliah 4 SKS
11 Pejantan Tangguh
12 Ras Terkuat di Bumi
13 Bidadari Turun Dari Tangga
14 Tertangkap
15 Uluran Tangan Untuk Wawan
16 Buaya Darat
17 Musyawarah
18 Gerak Cepat Pak Kadus
19 Rano Bukan Rani
20 Berbalas Pantun
21 Kadus Gercep
22 Modus Mode On
23 Kadus Arya Tea
24 Calon Mantu
25 Seperti Raja Minyak
26 Program Baru
27 Tiga Kandidat
28 Anak Posesif
29 Tiga Bidadari
30 Direktur BUMK
31 Gombalan Mode Aktif
32 Penerima Tulang Rusuk
33 Zia's Effect
34 Kampung Agrowisata
35 Sarapan Gombal
36 Perdebatan Panas
37 Perdebatan Panas Jilid Dua
38 Narsis Never Die
39 Gombalan Tak Pernah Padam
40 The Power of Emak-emak
41 Menyala Para Emak
42 Di Luar Prediksi BMKG
43 Kadus Mengagumkan
44 Subsidi
45 Realisasi Program
46 Staf BUMK
47 Demo Bayaran
48 Hukuman
49 Diam-diam Kecewa
50 Munculnya Rival
51 Sinyal Cinta Rizky
52 Mantan Meresahkan
53 About Arum
54 Curhat Dong
55 Ngambek
56 Arya vs Azizah
57 Tak Butuh Janji
58 Perdebatan Alot
59 Kadus Mode Tegas
60 Bidadari Tak Bersayap
61 Tanggung Jawab
62 Sport Jantung
63 Keributan
64 Rumor
65 Galau
66 Berusaha Tak Acuh
67 Pelangi Setelah Hujan
68 Permintaan Sulit
69 Kejujuran Menyakitkan
70 Pertengkaran Kecil
71 Klarifikasi
72 Pede Stadium Akhir
73 Ayah Bunda
74 Mencari Bukti
75 Sidak
76 Penangguhan Jabatan
77 Enam Lawan Satu
78 Sengsara Membawa Berkah
79 Oknum
80 Perburuan
81 Demo
82 Tertangkapnya Dalang
83 Semua Sayang Pak Kadus
84 Seperti Teman Tongkrongan
85 Syukuran
86 Lamaran Dagelan
87 Daftar Nikah
88 Dua Saksi Penting
89 Mendadak Syukuran
90 Buka Segel
91 Kegembiraan di Ramadhan Pertama
92 Sungkeman Absurd
93 Peresmian Kampung Wisata
94 Arya Kemasan Sachet
95 Harta, Tahta, Wanita
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Arya Kusuma
2
Cumi
3
Ceu Romlah
4
Dokter Cantik
5
Hadiah Untuk Maman
6
Ingin Menjadi Kadus
7
Pundung
8
Aklamasi
9
Raja Gombal
10
Kuliah 4 SKS
11
Pejantan Tangguh
12
Ras Terkuat di Bumi
13
Bidadari Turun Dari Tangga
14
Tertangkap
15
Uluran Tangan Untuk Wawan
16
Buaya Darat
17
Musyawarah
18
Gerak Cepat Pak Kadus
19
Rano Bukan Rani
20
Berbalas Pantun
21
Kadus Gercep
22
Modus Mode On
23
Kadus Arya Tea
24
Calon Mantu
25
Seperti Raja Minyak
26
Program Baru
27
Tiga Kandidat
28
Anak Posesif
29
Tiga Bidadari
30
Direktur BUMK
31
Gombalan Mode Aktif
32
Penerima Tulang Rusuk
33
Zia's Effect
34
Kampung Agrowisata
35
Sarapan Gombal
36
Perdebatan Panas
37
Perdebatan Panas Jilid Dua
38
Narsis Never Die
39
Gombalan Tak Pernah Padam
40
The Power of Emak-emak
41
Menyala Para Emak
42
Di Luar Prediksi BMKG
43
Kadus Mengagumkan
44
Subsidi
45
Realisasi Program
46
Staf BUMK
47
Demo Bayaran
48
Hukuman
49
Diam-diam Kecewa
50
Munculnya Rival
51
Sinyal Cinta Rizky
52
Mantan Meresahkan
53
About Arum
54
Curhat Dong
55
Ngambek
56
Arya vs Azizah
57
Tak Butuh Janji
58
Perdebatan Alot
59
Kadus Mode Tegas
60
Bidadari Tak Bersayap
61
Tanggung Jawab
62
Sport Jantung
63
Keributan
64
Rumor
65
Galau
66
Berusaha Tak Acuh
67
Pelangi Setelah Hujan
68
Permintaan Sulit
69
Kejujuran Menyakitkan
70
Pertengkaran Kecil
71
Klarifikasi
72
Pede Stadium Akhir
73
Ayah Bunda
74
Mencari Bukti
75
Sidak
76
Penangguhan Jabatan
77
Enam Lawan Satu
78
Sengsara Membawa Berkah
79
Oknum
80
Perburuan
81
Demo
82
Tertangkapnya Dalang
83
Semua Sayang Pak Kadus
84
Seperti Teman Tongkrongan
85
Syukuran
86
Lamaran Dagelan
87
Daftar Nikah
88
Dua Saksi Penting
89
Mendadak Syukuran
90
Buka Segel
91
Kegembiraan di Ramadhan Pertama
92
Sungkeman Absurd
93
Peresmian Kampung Wisata
94
Arya Kemasan Sachet
95
Harta, Tahta, Wanita

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!