“Pak Kades ada di dalam. Mari saya antar. Oh ya, nama saya Arya,” Arya mengulurkan tangannya.
“Airin,” gadis itu membalas uluran tangan Arya.
Duh calon makmum tangannya halus banget sih, batin Arya sambil senyum-senyum sendiri. Pria itu berjalan mengiringi Airin yang hendak menemui Pak Kades.
Usai menemui Pak Kades, Airin melihat dulu bangunan tempatnya praktek nanti. Beberapa peralatan yang dibutuhkan baru akan datang hari ini. Jika tidak ada halangan, dua hari lagi Airin sudah mulai bisa praktek.
Jarak dari Desa Alam Manis ke Puskesmas yang berada di dekat kantor kecamatan memang cukup jauh. Karenanya Pak Kades berinisiatif membuka Klinik Desa, agar warganya bisa tetap mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Sekarang mau kemana?” tanya Arya yang masih setia menemani Airin.
“Ehm.. aku mau cari rumah kontrakan, Kang.”
“Oh rumah kontrakan. Tenang aja, ayo aku antar.”
Dengan semangat empat lima Arya mengantarkan Airin menuju rumah Pak Apip. Dia sengaja memilihkan rumah kontrakan yang berada di kampungnya. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk memudahkan proses pendekatannya dengan dokter cantik itu.
Rumah kontrakan Pak Apip dekat dengan rumah Ceu Romlah. Jadi Arya bisa sering-sering melihat Airin jika membeli gorengan atau kopi, karena Ceu Romlah membuka warung di depan rumahnya.
“Gimana? Cocok ngga?”
“Cocok, Kang. Aku suka, rumahnya ngga terlalu besar tapi bersih. Apalagi dekat warung, jadi gampang kalau mau beli makanan.”
Yess!! Kalau jodoh emang ngga akan kemana. Amih.. calon mantu mu sudah datang. Ngga sia-sia menjomblo lama kalau dapatnya yang bening begini. Arya terus bermonolog sambil senyum-senyum sendiri.
“Makasih ya, Kang. Udah bantuin cari kontrakan.”
“Sama-sama. Besok-besok kalau butuh bantuan lagi, ngga usah segan. Hubungi aku aja.”
Dengan percaya dirinya Arya memberikan nomor kontaknya pada Airin. Untung saja sang dokter tak menolak. Setelah bertukar nomor ponsel, pria itu segera berpamitan karena hari mulai beranjak sore.
***
Selesai mengantar ubi ke Pak Kades dan menemani Airin berkeliling, Arya bermaksud pulang. Perutnya lapar dan butuh asupan nasi beserta kawan-kawannya.
Saat tengah menjalankan sepeda motornya, sekilas matanya melirik sesuatu di pinggir jalan. Awalnya Arya tidak peduli. Namun begitu melihat Maman dari kejauhan, pria itu berubah pikiran.
Dengan cepat Arya menghentikan motor. Kemudian dia mencari alat yang bisa digunakan untuk menyerok.
Pelan-pelan pria itu memasukkan barang yang ditemukannya ke dalam plastik hitam yang tergeletak tak jauh darinya.
Butuh perjuangan bagi Arya memasukkan harta karun temuannya, karena aromanya yang menusuk hidung. Tapi demi sang sahabat, Arya menguatkan diri. Pekerjaannya selesai sebelum Maman sampai ke dekatnya.
“Man!” panggil Arya sambil melambaikan tangan.
“Naon?”
“Ini dari Abah, buat makan siang katanya.”
“Serius?”
“Hooh.. aku balik ke rumah dulu ya, laper.”
Arya berjalan menuju motornya. Buru-buru dia menyalakan mesin dan melajukan kendaraan roda duanya.
Maman masih bertahan di tempatnya. Matanya memandangi plastik hitam di tangannya.
Tumbenan Abah ngasih makan siang. Tapi ieu naon sih? Batin Asep sambil memegang bagian bawah plastik.
Isi di dalamnya seperti sesuatu yang lembek. Karena penasaran, dia membuka plastik tersebut.
Hampir saja Maman muntah mencium aroma yang menyengat. Tanpa pikir panjang, dia langsung melemparkan plastik di tangannya.
“Anjrit, koplok si Arya. Mere t*i kebo ka aing!”
***
Sabar Maman, emang harus digetok tuh si Arya🤣
Apa masih ada yang mau ngerujak Arya? Mangga dipersilakan🤣
In Syaa Allah kalau tidak aral melintang, aku up 2 bab, tiap jam 8 dan 2. So.. jangan sampai kelewatan ya😉
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
ahahahahhaha 😂
si Arya dasar celeno ya Man....boga babaturan kacida sablengna.....bales nanti kalo ketemu dia, kasih eek kocengg....kasihnya di siang bolong biar gahar , biar melek matanya 🤭....di jamin pas tercium baunya pasti langsung tutup hidung ....sayang kalo yg udah ke isep bila harus di keluarin lg, suegerr ceunah 😂
2026-01-30
5
anonim
Arya mantap ngincer Airin untuk dijadikan calon makmum - mimpimu ketinggian Ar 😄.
Arya ini iseng banget kasih taik kerbau ke maman, katanya makan siang dari Abah - kurang ajar banget kau Ar 🤣. Kuwalat nanti 😄
2026-01-30
1
mom'snya devadhamian
di Arya di sakola keun luhur"GE ampun ah celeno na beak ku sorangan ah😁bales man ke lmn panggih baledog ku eek anu hanet mukana😁
2026-01-30
2