Arya mendampingi Pak Gubernur menjenguk Daman di rumah sakit Harapan Kasih. Mereka menuju ruang perawatan Daman. Rano dan kameramen yang di bawa Gubernur mengabadikan kegiatan itu dengan kamera masing-masing.
Gubernur terpaksa berhenti melayani ibu-ibu yang ingin berfoto dengannya. Para perawat tak mau ketinggalan ikut mengambil kesempatan.
Dua kali sang Gubernur berhenti, akhirnya sampai di dekat ranjang Daman.
Daman dan Emi menyalami Pak Gubernur.
Pak Gubernur bertanya tentang keluarga Daman, anak-anaknya.Tentang bagaimana bisa kerja di tambang ilegal. Setelah sembuh mau kerja di mana.
Arya yang mau memberikan pekerjaan pada Daman. Daman berucap alhamdulillah mendapat pekerjaan dari Arya sang Kadus.
Sampai pak Dedi pun mengucapkan terima kasih pada Arya yang sebagai Kadus bisa mengayomi warganya. Arya juga merasa senang, semua karena bimbingan sang Gubernur di videonya yang sering dilihat Arya.
Emi di kasih uang lagi oleh Pak Gubernur. Buat bekal selama Daman belum bekerja. Gubernur senang dengan Daman yang pekerja keras, salut serta berterima kasih anaknya sekolah semua.
2026-04-09
3
sum mia
heleh.....dasar cemen , palingan juga orang-orang suruhannya si Bambang gentolet . gak kapok juga dia . rupanya dia bener-bener pengen masuk penjara . semoga Arya gak kenapa-napa , dan bantuan segera datang di saat yang tepat . atau mungkin Arya bisa membabat habis sendirian orang-orang itu . pokoke Arya harus selamat thor .
lanjut terus kak semangat moga sehat slalu 😍😍😍
2026-04-09
5
anonim
Pak Gubernur bersama asisten dan ajudannya meninggalkan ruang perawatan Daman. Arya dan Rano mengikuti. Masih ada juga yang minta berfoto - jadi beberapa kali berhenti.
Arya baru saja mengontrol lima digester yang mulai aktif beroperasi. Waktu menunjukkan pukul setengah sebelas malam.
Arya berjalan sendiri pulang ke rumahnya. Waduh - Arya dicegat oleh enam orang berpakaian serba hitam. Suruhan Bambang ini orang-orang.
Comments
anonim
Arya mendampingi Pak Gubernur menjenguk Daman di rumah sakit Harapan Kasih. Mereka menuju ruang perawatan Daman. Rano dan kameramen yang di bawa Gubernur mengabadikan kegiatan itu dengan kamera masing-masing.
Gubernur terpaksa berhenti melayani ibu-ibu yang ingin berfoto dengannya. Para perawat tak mau ketinggalan ikut mengambil kesempatan.
Dua kali sang Gubernur berhenti, akhirnya sampai di dekat ranjang Daman.
Daman dan Emi menyalami Pak Gubernur.
Pak Gubernur bertanya tentang keluarga Daman, anak-anaknya.Tentang bagaimana bisa kerja di tambang ilegal. Setelah sembuh mau kerja di mana.
Arya yang mau memberikan pekerjaan pada Daman. Daman berucap alhamdulillah mendapat pekerjaan dari Arya sang Kadus.
Sampai pak Dedi pun mengucapkan terima kasih pada Arya yang sebagai Kadus bisa mengayomi warganya. Arya juga merasa senang, semua karena bimbingan sang Gubernur di videonya yang sering dilihat Arya.
Emi di kasih uang lagi oleh Pak Gubernur. Buat bekal selama Daman belum bekerja. Gubernur senang dengan Daman yang pekerja keras, salut serta berterima kasih anaknya sekolah semua.
2026-04-09
3
sum mia
heleh.....dasar cemen , palingan juga orang-orang suruhannya si Bambang gentolet . gak kapok juga dia . rupanya dia bener-bener pengen masuk penjara .
semoga Arya gak kenapa-napa , dan bantuan segera datang di saat yang tepat . atau mungkin Arya bisa membabat habis sendirian orang-orang itu . pokoke Arya harus selamat thor .
lanjut terus kak semangat moga sehat slalu 😍😍😍
2026-04-09
5
anonim
Pak Gubernur bersama asisten dan ajudannya meninggalkan ruang perawatan Daman. Arya dan Rano mengikuti. Masih ada juga yang minta berfoto - jadi beberapa kali berhenti.
Arya baru saja mengontrol lima digester yang mulai aktif beroperasi. Waktu menunjukkan pukul setengah sebelas malam.
Arya berjalan sendiri pulang ke rumahnya.
Waduh - Arya dicegat oleh enam orang berpakaian serba hitam. Suruhan Bambang ini orang-orang.
2026-04-09
2