Bab 2. bukan di curi anjing

Seketika kuburan ini menjadi emang bukan main ketika kabar tentang mayat yang hilang mendadak begitu saja sudah tersebar ke seluruh desa, mereka semua penasaran apa yang telah terjadi dan ingin melihat kebenaran tentang mayat yang menghilang begitu saja dari dalam kuburan, mungkin karena ini kabar yang sangat menggemparkan sehingga sekarang seluruh kuburan telah penuh dengan para manusia.

Para polisi juga sudah datang untuk melihat keadaan tersebut karena ingin bersangkutan dengan para keluarga yang tidak rela bila mayat salah satu keluarga mereka yang hilang begitu saja dari dalam kuburan, pelaku dari hilang nya mayat tersebut harus segera di temukan agar mereka juga bisa mengungkap apa yang telah terjadi.

Jelas anjing itu tidak mungkin bisa membawa mayat utuh keluar dari dalam kuburan itu karena kuburan tersebut bukan lagi kuburan baru, jadi sudah pasti para daging dan juga tulang telah terpisah dari sana sehingga tidak mungkin bisa untuk langsung membawa satu mayat utuh keluar dari dalam kuburan.

Kalau mereka memakan bagian daging saja maka pasti tulang itu masih tersisa di sana dan bisa di temukan oleh semua orang, namun ini sama sekali tidak ada walau mereka telah membongkar kuburan itu untuk melihat lebih jelas apakah memang tulang masih tersedia di dalam liang lahat atau memang sudah di ambil semua.

Bahkan tengkorak kepala yang bisa dikatakan cukup besar namun sudah tidak ada lagi di sana dan memang telah bersih bersama dengan kain kafan yang membungkus mayat itu, padahal bila di ingat dengan kematian dari si mayat maka tidak mungkin kain kafan itu telah rusak bersama dengan tanah yang menimbun tubuh mereka.

Dugaan langsung mengarah kepada seseorang yang sedang melakukan kejahatan besar karena pencurian mayat seperti ini sudah pernah terjadi di desa ini, walau tidak secara pasti ada di desa ini namun mereka juga mulai waspada dan menganggap kemungkinan besar ini adalah motif dan tujuan yang sama.

"Jelas ini semua adalah ulah dari seseorang yang sedang menimba ilmu hitam atau bahkan untuk pesugihan." Samsul berkata dengan sangat yakin.

"Siapa yang sedang menimba ilmu hitam seperti itu karena di desa kita sama sekali tidak ada dukun." Ardi membantah ucapan Samsul.

"Ya kan kita tidak tahu apa yang telah terjadi karena itu semua pasti masih di rahasiakan oleh pelaku." ujar Samsul kembali.

"Benar apa yang di katakan oleh Samsul karena hal seperti ini pasti bersangkutan dengan ilmu hitam." Davin juga setuju karena dia agak paham.

"Kau jangan langsung membenarkan saja seperti itu karena nanti justru akan menjadi masalah." Andi menahan Davin yang langsung berkata demikian.

"Tapi memang benar bahwa orang yang mencuri mayat pasti dia sedang melakukan praktek ilmu hitam." Davin berbisik kepada Andi.

"Namun kalau kau langsung mengatakan seperti itu maka bisa saja para warga nanti akan saling tuduh." Andi memang takut bila semua nanti akan bertengkar.

Sebab mereka juga tidak tahu isi pikiran masing-masing sehingga bisa saja saling curiga dan kemudian akan bermusuhan karena tidak terima telah dituduh dengan ucapan pedas atau bahkan langsung secara tepat di depan muka, kadang orang berbicara tanpa pikir panjang sehingga hal itu yang memicu pertengkaran di antara para warga.

Andi memang benar sehingga Davin memutuskan untuk tutup mulut terlebih dahulu agar dia tidak salah bicara lagi, bila saja terus berbicara maka nanti yang ada dia akan terkena masalah dan akan kena marah dari seseorang karena di anggap telah sok tahu tentang kejadian di desa ini, hanya karena dia dulu memiliki sesuatu yang bisa untuk melihat iblis.

"Kita semua harus pulang terlebih dahulu agar polisi yang mengurus masalah ini." Pak Lurah berkata kepada para warga.

"Tapi bagaimana dengan jasad anak saya itu?" Bu Tofa sudah menangis karena dia sangat iba dengan sang anak.

"Ibu tenang saja terlebih dahulu agar polisi juga bisa memiliki waktu untuk mengurus masalah kuburan Tofa." jelas Pak RT dengan penuh perhatian.

"Ya Allah kenapa harus kuburan Tofa yang di bongkar oleh seseorang." keluh Bu Tofa sambil mengusap air mata yang meluncur di pipi.

"Kita berdoa saja dulu biar polisi yang bekerja untuk mengurus masalah ini." Bapak Tofa juga mengeluarkan suara agar sang istri bisa sedikit tenang.

Sebagai orang tua tentu saja sudah pasti ada rasa sakit dan juga takut setelah mengetahui bahwa jasad sang anak sudah tidak ada lagi di dalam kuburan, sekarang mereka hanya perlu bekerja keras untuk menemukan mayat Tofa ada di mana dan siapa yang sudah mencuri mayat itu dan yang paling penting mereka harus mengetahui motif dari sang pelaku.

"Vin apa kita langsung berbicara kepada mbak Purnama saja tentang masalah ini." Andi meminta pendapat Davin karena dia mengenal seseorang dari desa lain.

"Ah ini juga belum tentu kalau masalah gaib, kau tentu tahu sendiri bagaimana sifat Mbak Purnama." Davin tidak berani untuk langsung mengambil keputusan.

"Jadi kita tunggu saja sampai beberapa hari dan mendengar kabar dari para polisi?" tanya Andi meminta pendapat.

"Ya lebih baik begitu saja agar nanti kita bisa memberikan kejelasan kepada mbak Purnama bahwa mayat Tofa memang di culik oleh manusia." Davin setuju dengan Andi.

"Baik lah, mungkin kita memang masih membutuhkan waktu terlebih dahulu agar nanti Mbak Purnama bisa langsung mengurus saja." gumam Andi.

"Ya, aku takut nanti akan kena marah bila langsung mengadu kepada dia tentang masalah mayat ini." ujar Davin karena dia memang mengetahui bagaimana tabiat Purnama.

Andi dan Davin setuju dengan hal itu karena mereka memang harus menunggu waktu yang tepat untuk mengabarkan kepada Purnama tentang mayat hilang yang ada di desa mereka, bahkan sebenarnya Davin lebih setuju bila mereka berbicara kepada Arya saja terlebih dahulu karena adik dari Purnama itu jauh lebih sabar ketika mendengar orang lain bercerita.

"Gimana nanti kalau kita berbicara kepada Arya saja?" usul Davin kepada Andi.

"Boleh, karena nanti pasti akan sampai juga kepada mbak Purnama." Andi setuju dengan usul Davin.

"Nah kalau Arya kan masih bisa bicara sedikit santai dan kita nanti ajak dia keluar untuk nongkrong dan membicarakan masalah ini." Davin senang bila mengajak Arya berbicara.

Arya memang jauh lebih kalem sehingga ketika diajak berbicara atau memecahkan masalah jauh lebih gampang, beda dengan sang kakak yang memiliki tabiat begitu beringas sehingga orang saat akan berbicara dengan dia pasti akan berpikir dua kali agar tidak terkena semburan maut dari dia.

Selamat malam Besti, jangan lupa like dan komentar kalian semua ya.

Terpopuler

Comments

Ayu Putri

Ayu Putri

takutnya KLO Davin ngomong SM mba pur, takut mba Pur tersinggung malah repot Davin kena banting mba pur😄😄😄

2026-02-02

0

Aditya hp/ bunda Lia

Aditya hp/ bunda Lia

jadi mas Arya saja yah biar gak kena semburan pedas dari mulutnya mbak Pur 🤭

2026-02-03

0

Safitra

Safitra

davin takut kena banting sama mba pur,klo ngasih informasi belum jelas😂

2026-02-02

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Mayat hilang
2 Bab 2. bukan di curi anjing
3 Bab 3. Melahirkan
4 Bab 4. Duka Yose
5 Bab 5. Di kuburkan
6 Bab 6. Rasa curiga Davin
7 Bab 7. Mendatangi Purnama
8 Bab 8. Hilang juga
9 Bab 9. cincin biru
10 Bab 10. Menyalahkan dewa iblis
11 Bab 11. Kayu jatuh
12 Bab 12. Salah lempar
13 Bab 13. aroma bunga melati
14 Bab 14. Melihat harimau
15 Bab 15. Terperosok
16 Bab 16. Membongkar semua kuburan
17 Bab 17. Bergerak semua
18 Bab 18. Lutfi
19 Bab 19. memiliki khodam
20 Bab 20. Masih tersisa
21 Bab 21. Geraman lagi
22 Bab 22. Melihat kucing hitam
23 Bab 23. Kodam panas
24 Bab 24. siluman Babi
25 Bab 25. Melihat video
26 Bab 26. Dua tengkorak
27 Bab 27. Amukan Bara
28 Bab 28. Terperosok
29 Bab 29. Bertempur
30 Bab 30. Bertempur juga
31 Bab 31. dapat bantuan
32 Bab 32. Kucing putih
33 Bab 33. Salah orang
34 Bab 34. Perbincangan
35 Bab 35. Kendal terluka
36 Bab 36. Pak RT
37 Bab 37. Prasangka Nana
38 Bab 38. Menemukan Pak Rt
39 Bab 39. Jasad Pak RT
40 Bab 40. Desa pandan arum
41 Bab 41. Malah kena tuduh
42 Bab 42. Beda pendapat
43 Bab 43. Saling memihak
44 Bab 44. Rokok jumbo
45 Bab 45. Bertemu
46 Bab 46. Sebuah tuduhan
47 Bab 47. Dua manusia bodoh
48 Bab 48. Kedatangan Arya
49 Bab 49. hajaran Arya
50 Bab 50. ular vs harimau
51 Bab 51. Mendapatkan harimau
52 Bab 52. Curahan hati Ahmad
53 Bab 53. Hilang lagi
54 Bab 54. Menarik kumis harimau
55 Bab 55. Emosi Purnama
56 Bab 56. Suara pelaku
57 Bab 57. Semua hilang
58 Bab 58. Sudah percaya
59 Bab 59. Perasaan serba salah
60 Bab 60. Keputusan Purnama
61 Bab 61. Reflek nya Bara
62 Bab 62. Mendatangi rumah Ahmad
63 Bab 63. Jeno dan Rani
64 Bab 64. Belum ketemu juga
65 Bab 65. Rencana Nana
66 Bab 66. Mengikuti harimau
67 Bab 67. Dua pria tampan
68 Bab 68. Nolan beku
69 Bab 69. Bimbang nya Purnama
70 Bab 70. Dua cabang
71 Bab 71. Salah lorong
72 Bab 72. Bertarung dengan harimau
73 Bab 73. Bertemu
74 Bab 74. Galau nya Xavier
75 Bab 75. Seorang pria
76 Bab 76. Keras nya Ahmad
77 Bab 77. Malam kelam
78 Bab 78. Hendra datang
79 Bab 79. tetap keras
80 Bab 80. Kabut hitam
81 Bab 81. Tetap keras
82 Bab 82. menghajar
83 Bab 83. Kabut hitam berjalan
84 Bab 84. Memegangi Xavier
85 Bab 85. ada Hendra dan Lutfi
86 Bab 86. Meledak
87 Bab 87. Berhasil
88 Bab 88. Salah orang
89 Bab 89. Curiga para member
90 Bab 90. Mencari lagi
91 Bab 91. Bangkai anjing
92 Bab 92. Mendatangi Purnama
93 Bab 93. Obrolan
94 Bab 94. Suara aneh
95 Bab 95. Tuyul
96 Bab 96. Salah sasaran
97 Bab 97. Bergerak sendiri
98 Bab 98. Berhasil
99 Bab 99. Berdua dengan Aksara
100 Bab 100. Selesai
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Bab 1. Mayat hilang
2
Bab 2. bukan di curi anjing
3
Bab 3. Melahirkan
4
Bab 4. Duka Yose
5
Bab 5. Di kuburkan
6
Bab 6. Rasa curiga Davin
7
Bab 7. Mendatangi Purnama
8
Bab 8. Hilang juga
9
Bab 9. cincin biru
10
Bab 10. Menyalahkan dewa iblis
11
Bab 11. Kayu jatuh
12
Bab 12. Salah lempar
13
Bab 13. aroma bunga melati
14
Bab 14. Melihat harimau
15
Bab 15. Terperosok
16
Bab 16. Membongkar semua kuburan
17
Bab 17. Bergerak semua
18
Bab 18. Lutfi
19
Bab 19. memiliki khodam
20
Bab 20. Masih tersisa
21
Bab 21. Geraman lagi
22
Bab 22. Melihat kucing hitam
23
Bab 23. Kodam panas
24
Bab 24. siluman Babi
25
Bab 25. Melihat video
26
Bab 26. Dua tengkorak
27
Bab 27. Amukan Bara
28
Bab 28. Terperosok
29
Bab 29. Bertempur
30
Bab 30. Bertempur juga
31
Bab 31. dapat bantuan
32
Bab 32. Kucing putih
33
Bab 33. Salah orang
34
Bab 34. Perbincangan
35
Bab 35. Kendal terluka
36
Bab 36. Pak RT
37
Bab 37. Prasangka Nana
38
Bab 38. Menemukan Pak Rt
39
Bab 39. Jasad Pak RT
40
Bab 40. Desa pandan arum
41
Bab 41. Malah kena tuduh
42
Bab 42. Beda pendapat
43
Bab 43. Saling memihak
44
Bab 44. Rokok jumbo
45
Bab 45. Bertemu
46
Bab 46. Sebuah tuduhan
47
Bab 47. Dua manusia bodoh
48
Bab 48. Kedatangan Arya
49
Bab 49. hajaran Arya
50
Bab 50. ular vs harimau
51
Bab 51. Mendapatkan harimau
52
Bab 52. Curahan hati Ahmad
53
Bab 53. Hilang lagi
54
Bab 54. Menarik kumis harimau
55
Bab 55. Emosi Purnama
56
Bab 56. Suara pelaku
57
Bab 57. Semua hilang
58
Bab 58. Sudah percaya
59
Bab 59. Perasaan serba salah
60
Bab 60. Keputusan Purnama
61
Bab 61. Reflek nya Bara
62
Bab 62. Mendatangi rumah Ahmad
63
Bab 63. Jeno dan Rani
64
Bab 64. Belum ketemu juga
65
Bab 65. Rencana Nana
66
Bab 66. Mengikuti harimau
67
Bab 67. Dua pria tampan
68
Bab 68. Nolan beku
69
Bab 69. Bimbang nya Purnama
70
Bab 70. Dua cabang
71
Bab 71. Salah lorong
72
Bab 72. Bertarung dengan harimau
73
Bab 73. Bertemu
74
Bab 74. Galau nya Xavier
75
Bab 75. Seorang pria
76
Bab 76. Keras nya Ahmad
77
Bab 77. Malam kelam
78
Bab 78. Hendra datang
79
Bab 79. tetap keras
80
Bab 80. Kabut hitam
81
Bab 81. Tetap keras
82
Bab 82. menghajar
83
Bab 83. Kabut hitam berjalan
84
Bab 84. Memegangi Xavier
85
Bab 85. ada Hendra dan Lutfi
86
Bab 86. Meledak
87
Bab 87. Berhasil
88
Bab 88. Salah orang
89
Bab 89. Curiga para member
90
Bab 90. Mencari lagi
91
Bab 91. Bangkai anjing
92
Bab 92. Mendatangi Purnama
93
Bab 93. Obrolan
94
Bab 94. Suara aneh
95
Bab 95. Tuyul
96
Bab 96. Salah sasaran
97
Bab 97. Bergerak sendiri
98
Bab 98. Berhasil
99
Bab 99. Berdua dengan Aksara
100
Bab 100. Selesai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!