Tumbal Mayat

Tumbal Mayat

Bab 1. Mayat hilang

"Anjing itu suruh minggir dulu, ngapain sih dia menggali kuburan seperti itu." teriak Samsul yang sedang gotong royong.

"Heh cepat di usir, nanti malah Nemu mayat dan di makan dia." teriak yang lain juga.

"Kenapa anjing ini mendadak saja ingin menggali kuburan seperti itu?" Pak RT merasa sangat aneh dengan kelakuan anjing liar tersebut.

"Huussssh! pergi dari sana, jangan mengganggu orang yang sudah tenang di alam kubur." Samsul berteriak sambil membawa kayu.

Guk, Guk, Guk.

"Alah malah melawan pula kau, nanti aku pukul dengan kayu ini baru kau terkaing kaing." kesal Samsul Karena anjing itu sama sekali tidak takut setelah di usir.

Warga lain juga ikut mengejar anjing itu karena mereka tidak mau bila kuburan ini sampai di gali oleh rombongan anjing tersebut, sekali saja dia berhasil menemukan mayat yang ada di dalam kuburan maka sudah pasti nanti anjing itu akan datang lagi sambil membawa kawanan untuk menggali kuburan yang lain juga.

Sebelum itu semua terjadi maka lebih baik untuk segera di cegah saja agar tidak terjadi hal yang mengerikan seperti itu, sebab orang yang sudah meninggal pasti ingin mendapat ketenangan di alam kubur sana dan tidak ada gangguan sama sekali dari alam dunia yang begitu keras dan juga mengerikan sekali.

Ini malah kuburan mereka terganggu karena para anjing datang dan menggali seolah memang ada sesuatu untuk di jadikan santapan oleh mereka semua, selama ini tidak pernah ada kejadian seperti itu namun sekarang malah mendadak saja para anjing itu mulai menggali kuburan di antara banyaknya kuburan yang ada di desa ujung pandang ini.

Raut wajah takut sudah mulai tersirat di wajah Pak RT karena dia tidak mau bilang nanti akan muncul kabar yang tidak enak di antara semua mulut para warga, sebab dengan adanya kuburan digali oleh anjing itu maka nanti para wanita pasti akan bergosip dan mengatakan bahwa itu semua azab dari Allah.

Padahal belum tentu benar karena mereka juga tidak mengetahui secara pasti apa yang telah terjadi, namun yang nama nya mulut manusia maka mereka tidak perlu tahu apa yang sebenarnya telah terjadi sehingga tanpa mencari tahu langsung berbicara hal buruk kepada semua orang untuk meningkatkan gosip yang paling hangat.

Untung ini yang bergotong-royong adalah rombongan para pria sehingga mereka tidak akan pernah banyak berbicara atau nanti membicarakan di belakang, yang paling penting adalah tindakan terlebih dahulu agar malapetaka itu tidak semakin berlanjut dan nanti bisa menggemparkan seluruh warga yang ada di desa ujung pandang ini.

"Sudah terbuka lebar begini." teriak Samsul ketika berhasil mendekati kuburan itu.

"Ya Allah berarti sudah sejak tadi malam mereka membongkar kuburan ini." sambung Pak RT.

"Tapi kenapa mendadak saja para anjing ini ingin membongkar kuburan?" Ardi bertanya dengan nada heran.

"Iya ya, selama ini tidak pernah ada kejadian seperti ini walau banyak anjing di desa kita." Samsul setuju dengan ucapan Ardi barusan.

"Agak aneh saja karena ini memang terasa cukup seram." Jonathan menyambung ucapan yang lain.

"Ini paling karena mereka terlalu lapar sehingga nekat membongkar kuburan seperti ini." Davin membuka suara setelah lama terdiam.

"Benar apa yang di katakan oleh Davin karena memang banyak anjing yang kelaparan di desa kita ini." Andi juga setuju dengan ucapan sang sahabat.

"Tapi kan agak aneh saja karena selama ini mereka tidak pernah memiliki ide untuk membongkar kuburan." Jonathan tetap merasa janggal.

"Sudah lah, tidak usah di perpanjang lagi karena nanti hanya akan menimbulkan rasa takut di hati para warga." Pak RT tidak ingin mereka saling berdebat.

Namun Samsul masih diam saja karena dia merasa ada yang tidak beres dengan kuburan yang baru di bongkar oleh anjing ini, saat dia membaca batu nisan itu dan tertulis bahwa mayat yang di kubur di dalam kuburan ini meninggal belum lama, sekitar tiga bulan yang lalu sehingga kemungkinan besar jasad yang ada di dalam sana masih cukup utuh.

"Kok sama sekali tidak ada mayat di dalam kuburan ini, Pak!" Samsul langsung menatap Pak RT.

"Yang benar saja kamu Bang Samsul?!" Ardi kaget bukan main dan dia segera ikut mengintip juga di lobang itu.

"Lihat lah kalau kau tidak percaya, kalau menurut aku ini sama sekali tidak ada mayat di dalam sana." Samsul sangat yakin dengan pemandangan di dalam kuburan itu.

"Pak lebih baik untuk segera di bongkar saja agar kita mengetahui apa memang mayat itu sudah tidak ada." usul Ardi karena dia juga tidak bisa melihat dengan jelas.

"Tidak bisa langsung main bongkar begitu tanpa persetujuan dari para keluarga." Jonathan berkata agak keras karena dia ingin memperingatkan para teman.

"Benar apa yang di katakan oleh Jonathan karena kita harus meminta izin dulu dari para keluarga." Pak RT setuju dengan ucapan pemuda itu.

"Ini kuburan nya Tofa kan?" Andi membaca batu nisan itu dan memang ini adalah kuburan salah satu pemuda yang meninggal karena kecelakaan.

Pak RT segera bergegas untuk mendatangi rumah keluarga Tofa agar mereka bisa meminta izin kepada keluarga itu untuk melihat isi dalam kuburan, bila langsung membongkar tentu saja mereka tidak berani karena belum mendapat izin dari para keluarga dan nanti justru akan menimbulkan masalah bila tidak ada izin.

Yang lain masih menunggu di sini karena mereka tidak ingin bila nanti anjing itu akan datang lagi lalu menggali lebih dalam, Davin yang memiliki pengalaman agak seru tentang dunia lain maka dia menatap curiga dan melihat tanah yang seolah basah dan tidak kering seperti kuburan lama.

Tapi dia tidak berani langsung mengatakan karena nanti akan di anggap sok tahu atau bahkan di bilang selalu berkecimpung dengan hal ghaib, daripada mendengar ucapan itu semua maka dia lebih memilih untuk bungkam saja terlebih dahulu dan mendengar kabar untuk selanjutnya.

"Apa yang kau pikirkan?" Andi menatap Davin yang lama terdiam.

"Tidak ada, aku hanya penasaran kenapa kok tidak ada terlihat sama sekali jasad itu di dalam kuburan sana." dusta Davin karena dia juga tidak ingin berbicara.

"Tapi kalau menurut aku masih agak aneh, anjing tadi masih berusaha mengais pada bagian atas tapi sekarang kita mengetahui bahwa di dalam itu sudah tidak ada mayat lagi." Andi berkata pelan.

Davin mengangguk karena di sini dia juga baru menyadari bahwa anjing itu memang belum mencapai dasar sehingga sudah pasti belum bisa memakan mayat yang ada di dalam, namun kenapa mayat itu sudah tidak ada di dalam liang lahat lagi.

Hallo guys selamat datang di karya baru emak Novi ya, jangan lupa like dan komen kalian semua biar emak ini tambah semangat buat nulis.

Terpopuler

Comments

AURORA

AURORA

min, minta list novel Purnama dari bab 1 sampe yg baru dong, susah nyari nya, jadi lompat lompat cerita bikin ga nyambung

2026-05-03

0

YuniSetyowati 1999

YuniSetyowati 1999

Mak aku datang.Maaf karena aku lama bertapa.

2026-02-02

2

Ahmad Dzakyy

Ahmad Dzakyy

author dapat ide drmana. apakah author penghuni alam.gaib. kok ndk da mati idenya 💪💪👍👍👍

2026-02-04

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Mayat hilang
2 Bab 2. bukan di curi anjing
3 Bab 3. Melahirkan
4 Bab 4. Duka Yose
5 Bab 5. Di kuburkan
6 Bab 6. Rasa curiga Davin
7 Bab 7. Mendatangi Purnama
8 Bab 8. Hilang juga
9 Bab 9. cincin biru
10 Bab 10. Menyalahkan dewa iblis
11 Bab 11. Kayu jatuh
12 Bab 12. Salah lempar
13 Bab 13. aroma bunga melati
14 Bab 14. Melihat harimau
15 Bab 15. Terperosok
16 Bab 16. Membongkar semua kuburan
17 Bab 17. Bergerak semua
18 Bab 18. Lutfi
19 Bab 19. memiliki khodam
20 Bab 20. Masih tersisa
21 Bab 21. Geraman lagi
22 Bab 22. Melihat kucing hitam
23 Bab 23. Kodam panas
24 Bab 24. siluman Babi
25 Bab 25. Melihat video
26 Bab 26. Dua tengkorak
27 Bab 27. Amukan Bara
28 Bab 28. Terperosok
29 Bab 29. Bertempur
30 Bab 30. Bertempur juga
31 Bab 31. dapat bantuan
32 Bab 32. Kucing putih
33 Bab 33. Salah orang
34 Bab 34. Perbincangan
35 Bab 35. Kendal terluka
36 Bab 36. Pak RT
37 Bab 37. Prasangka Nana
38 Bab 38. Menemukan Pak Rt
39 Bab 39. Jasad Pak RT
40 Bab 40. Desa pandan arum
41 Bab 41. Malah kena tuduh
42 Bab 42. Beda pendapat
43 Bab 43. Saling memihak
44 Bab 44. Rokok jumbo
45 Bab 45. Bertemu
46 Bab 46. Sebuah tuduhan
47 Bab 47. Dua manusia bodoh
48 Bab 48. Kedatangan Arya
49 Bab 49. hajaran Arya
50 Bab 50. ular vs harimau
51 Bab 51. Mendapatkan harimau
52 Bab 52. Curahan hati Ahmad
53 Bab 53. Hilang lagi
54 Bab 54. Menarik kumis harimau
55 Bab 55. Emosi Purnama
56 Bab 56. Suara pelaku
57 Bab 57. Semua hilang
58 Bab 58. Sudah percaya
59 Bab 59. Perasaan serba salah
60 Bab 60. Keputusan Purnama
61 Bab 61. Reflek nya Bara
62 Bab 62. Mendatangi rumah Ahmad
63 Bab 63. Jeno dan Rani
64 Bab 64. Belum ketemu juga
65 Bab 65. Rencana Nana
66 Bab 66. Mengikuti harimau
67 Bab 67. Dua pria tampan
68 Bab 68. Nolan beku
69 Bab 69. Bimbang nya Purnama
70 Bab 70. Dua cabang
71 Bab 71. Salah lorong
72 Bab 72. Bertarung dengan harimau
73 Bab 73. Bertemu
74 Bab 74. Galau nya Xavier
75 Bab 75. Seorang pria
76 Bab 76. Keras nya Ahmad
77 Bab 77. Malam kelam
78 Bab 78. Hendra datang
79 Bab 79. tetap keras
80 Bab 80. Kabut hitam
81 Bab 81. Tetap keras
82 Bab 82. menghajar
83 Bab 83. Kabut hitam berjalan
84 Bab 84. Memegangi Xavier
85 Bab 85. ada Hendra dan Lutfi
86 Bab 86. Meledak
87 Bab 87. Berhasil
88 Bab 88. Salah orang
89 Bab 89. Curiga para member
90 Bab 90. Mencari lagi
91 Bab 91. Bangkai anjing
92 Bab 92. Mendatangi Purnama
93 Bab 93. Obrolan
94 Bab 94. Suara aneh
95 Bab 95. Tuyul
96 Bab 96. Salah sasaran
97 Bab 97. Bergerak sendiri
98 Bab 98. Berhasil
99 Bab 99. Berdua dengan Aksara
100 Bab 100. Selesai
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Bab 1. Mayat hilang
2
Bab 2. bukan di curi anjing
3
Bab 3. Melahirkan
4
Bab 4. Duka Yose
5
Bab 5. Di kuburkan
6
Bab 6. Rasa curiga Davin
7
Bab 7. Mendatangi Purnama
8
Bab 8. Hilang juga
9
Bab 9. cincin biru
10
Bab 10. Menyalahkan dewa iblis
11
Bab 11. Kayu jatuh
12
Bab 12. Salah lempar
13
Bab 13. aroma bunga melati
14
Bab 14. Melihat harimau
15
Bab 15. Terperosok
16
Bab 16. Membongkar semua kuburan
17
Bab 17. Bergerak semua
18
Bab 18. Lutfi
19
Bab 19. memiliki khodam
20
Bab 20. Masih tersisa
21
Bab 21. Geraman lagi
22
Bab 22. Melihat kucing hitam
23
Bab 23. Kodam panas
24
Bab 24. siluman Babi
25
Bab 25. Melihat video
26
Bab 26. Dua tengkorak
27
Bab 27. Amukan Bara
28
Bab 28. Terperosok
29
Bab 29. Bertempur
30
Bab 30. Bertempur juga
31
Bab 31. dapat bantuan
32
Bab 32. Kucing putih
33
Bab 33. Salah orang
34
Bab 34. Perbincangan
35
Bab 35. Kendal terluka
36
Bab 36. Pak RT
37
Bab 37. Prasangka Nana
38
Bab 38. Menemukan Pak Rt
39
Bab 39. Jasad Pak RT
40
Bab 40. Desa pandan arum
41
Bab 41. Malah kena tuduh
42
Bab 42. Beda pendapat
43
Bab 43. Saling memihak
44
Bab 44. Rokok jumbo
45
Bab 45. Bertemu
46
Bab 46. Sebuah tuduhan
47
Bab 47. Dua manusia bodoh
48
Bab 48. Kedatangan Arya
49
Bab 49. hajaran Arya
50
Bab 50. ular vs harimau
51
Bab 51. Mendapatkan harimau
52
Bab 52. Curahan hati Ahmad
53
Bab 53. Hilang lagi
54
Bab 54. Menarik kumis harimau
55
Bab 55. Emosi Purnama
56
Bab 56. Suara pelaku
57
Bab 57. Semua hilang
58
Bab 58. Sudah percaya
59
Bab 59. Perasaan serba salah
60
Bab 60. Keputusan Purnama
61
Bab 61. Reflek nya Bara
62
Bab 62. Mendatangi rumah Ahmad
63
Bab 63. Jeno dan Rani
64
Bab 64. Belum ketemu juga
65
Bab 65. Rencana Nana
66
Bab 66. Mengikuti harimau
67
Bab 67. Dua pria tampan
68
Bab 68. Nolan beku
69
Bab 69. Bimbang nya Purnama
70
Bab 70. Dua cabang
71
Bab 71. Salah lorong
72
Bab 72. Bertarung dengan harimau
73
Bab 73. Bertemu
74
Bab 74. Galau nya Xavier
75
Bab 75. Seorang pria
76
Bab 76. Keras nya Ahmad
77
Bab 77. Malam kelam
78
Bab 78. Hendra datang
79
Bab 79. tetap keras
80
Bab 80. Kabut hitam
81
Bab 81. Tetap keras
82
Bab 82. menghajar
83
Bab 83. Kabut hitam berjalan
84
Bab 84. Memegangi Xavier
85
Bab 85. ada Hendra dan Lutfi
86
Bab 86. Meledak
87
Bab 87. Berhasil
88
Bab 88. Salah orang
89
Bab 89. Curiga para member
90
Bab 90. Mencari lagi
91
Bab 91. Bangkai anjing
92
Bab 92. Mendatangi Purnama
93
Bab 93. Obrolan
94
Bab 94. Suara aneh
95
Bab 95. Tuyul
96
Bab 96. Salah sasaran
97
Bab 97. Bergerak sendiri
98
Bab 98. Berhasil
99
Bab 99. Berdua dengan Aksara
100
Bab 100. Selesai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!