Bab 5. Di kuburkan

Walau dengan air mata namun tetap saja acara pemakaman berlangsung dengan sangat normal dan tidak ada gangguan lain, kalau beberapa orang yang memang pada dasarnya mereka julid akan berbisik dan mengatakan bahwa wanita yang tengah hamil seperti ini dan kemudian meninggal dunia maka akan menjadi arwah penasaran yaitu yang di sebut dengan nama kuntilanak.

Sebagian lagi mengatakan bahwa wanita yang hamil dan meninggal dunia saat akan melahirkan maka itu adalah mati syahid dan dia akan segera masuk ke dalam surga, jadi memang masih menjadi pro kontra di antara mereka semua sebab ini tidak ada yang mengetahui secara pasti sehingga kadang orang awam yang tidak paham akan terus berdebat.

Nama nya juga orang satu kampung sehingga sudah pasti begitu ramai dan mereka memiliki pendapat masing-masing sehingga tidak bisa bila hanya berpatok satu pendapat saja, yang penting mereka tidak berbicara langsung di depan orang yang sedang bersangkutan sehingga nanti justru akan menimbulkan duka yang semakin dalam.

Keadaan Yose begitu parah sehingga tadi ketika mayat sang istri akan segera masuk ke dalam liang lahat dia sempat pingsan dan itu bukan hanya sekali dua kali saja, banyak orang yang merasa begitu kasihan ketika melihat penderitaan yang sedang di alami oleh pasangan suami istri ini.

Mungkin rasa sesal begitu dalam di hati Yose, sebab mereka terus berjuang untuk mendapatkan anak dan setelah mendapat anak tapi justru Sintia meninggal dunia dengan cara seperti ini sambil membawa anak yang sudah mereka perjuangkan sejak dulu hingga sampai saat ini sehingga tidak ada sama sekali kenangan yang bisa di ambil oleh Yose.

Untung tadi sempat di beri minuman oleh ustad Zayn sehingga pria itu masih bisa sedikit tenang dan rela melepaskan sang istri untuk di urus oleh para pelayat, bila dia tidak melakukan itu semua maka pasti tidak akan bisa mayat Sintia untuk di urus oleh orang lain.

"Semoga almarhumah Sintia di terima di sisi Allah dan amal baik dia juga menyertai langkah di alam kubur." Zayn berdoa dengan sangat tulus.

"Ya Allah Nak, mungkin memang sampai di sini saja umur mu." Bu Zainab menangis dalam diam dan dia merasa begitu terpukul.

"Sudah, nanti kalau kamu menangis terus seperti itu maka Yose juga akan terus menangis." Pak Mail mengusap punggung sang istri.

"Kasihan aku melihat mereka berdua yang selama ini berjuang untuk mendapatkan anak, tapi setelah mendapat anak malah sekarang mereka yang pergi meninggalkan aku seperti ini." isak Bu Zainab.

"Semua sudah takdir dari Allah dan kita tidak bisa menentang takdir itu." Pak Mail berkata dengan nada bijak.

"Iya, aku juga sejak tadi sudah berusaha mendinginkan hati dan mengatakan bahwa ini semua memang takdir Allah." angguk Bu Zainab dengan hati yang sangat pilu.

"Kita pasti bisa kuat menerima ini semua dan kita juga harus menjadi penyemangat Yose." bisik Pak Mail.

Sebab Yose sudah pasti akan merasa begitu berduka atas apa yang telah terjadi ini, mereka harus bersiap nanti dia akan melakukan apa saja karena pasti Yose akan terus terbayang dengan sang istri, hubungan yang selama ini romantis dan bisa di katakan tidak pernah bertengkar sehingga pasti menimbulkan luka yang begitu dalam di hati pria tersebut.

...****************...

"Jadi nanti malam memang kita akan berjaga di kuburannya Mbak Sintia ya?" Ardi bertanya kepada yang lain karena dia masih kurang paham.

"Kata Pak RT memang harus di jaga karena meninggal dalam keadaan seperti itu sangat berbahaya." Davin yang menjawab karena dia memang agak paham.

"Emang bener ya kalau orang yang meninggal dalam keadaan melahirkan maka dia akan jadi kuntilanak?" tanya Ardi dengan raut wajah begitu penasaran.

"Ah nggak juga sih sebenarnya karena malah sebagian orang mengatakan bahwa wanita yang mati saat melahirkan itu adalah ahli surga." Andi membantah pertanyaan Ardi barusan.

"Sudah, tidak usah di bahas hal seperti itu karena nanti kalau di dengar yang lain malah tidak enak." Ahmad menghentikan percakapan di antara mereka.

Sontak mereka semua terdiam dan ini juga sedang istirahat karena tadi cukup lelah saat menggali liang lahat untuk mayat Sintia, mana nanti malam mereka juga akan tahlilan di rumah almarhumah dan kemudian akan lanjut menjaga kuburan itu agar tidak ada hal buruk terjadi di sana.

Memang agak seram karena mereka bermalam di kuburan tapi mau bagaimana lagi karena memang ini demi kebaikan bersama dan ketentraman hati, takut juga bila nanti Yose malah gelisah bukan main sehingga dia bergerak sendirian di kuburan sang istri.

"Tapi kasihan melihat Bang Yose yang begitu terpukul seperti itu." Andi berkata pelan.

"Wah kehilangan istri itu sangat sakit luar biasa." Ahmad cepat menjawab karena dia pernah kehilangan istri dan sampai sekarang dia tidak menikah lagi.

"Kau pernah mengalami jadi pasti tahu rasa sakit itu bagaimana." Davin mengusap pundak Ahmad.

"Mana Tina dulu meninggal dalam keadaan yang begitu mengerikan sehingga aku terus saja terbayang, bahkan untuk beberapa bulan ke depan saat itu aku tidak bisa tidur dengan nyenyak." jelas Ahmad.

"Ya Allah bila memang ingin berpisah maka sebaiknya meninggal dengan cara yang baik saja." Andi mengusap wajah yang mendadak terasa dingin.

Davin juga mengganggu karena dia setuju dengan ucapan Andi barusan bahwa mungkin saja bila di tinggal meninggal dunia dalam keadaan sakit biasa maka itu tidak akan menjadi duka yang sangat dalam, saat itu meninggal ketika dia sedang mengandung dan sesuatu memakan janin milik Tina dan juga.

Ini sekarang pasti menjadi trauma yang begitu berat untuk Ahmad karena istri dari Yose juga meninggal ketika sedang mengandung besar, walau Sintia meninggal dunia karena pendarahan dan juga tekanan tensi yang begitu tinggi sehingga agak berbeda dengan kematian Tina yang bisa di katakan jauh lebih sadis dan mengerikan.

"Aku kadang juga masih rindu dengan dia." Ahmad mengusap air mata.

"Ya pasti lah, aku tau perasaan mu kok." Davin terus berusaha menenangkan.

"Kalau di ingat dalam pertemanan kita sepertinya memang banyak yang di tinggal mati oleh sang istri ya?" Andi mendadak saja berkata demikian.

"Maksud mu?" Davin tidak paham.

"Hendra dulu juga di tinggal duluan oleh Andini kan, lalu kemudian Ahmad dan sambung lagi dengan Bang Yose." Lutfi baru datang tapi langsung menyahut.

Mereka sontak terdiam ketika mengingat dulu Hendra memang bisa hampir gila bahkan dia sampai tidak mau makan dan minum hanya karena tidak bisa menerima kematian Andini, hingga kemudian Allah berkata lain dan Hendra juga meninggal dunia menyusul sang istri.

Selamat sore besti, jangan lupa like dan komentar nya ya.

Terpopuler

Comments

Ela Jutek

Ela Jutek

ah takut banget kau juga kek Hendra deh saking cinta nya ikut mati juga

2026-02-04

4

Betri Betmawati

Betri Betmawati

si Luffy Ngda ya kmn dia tak pernah muncul lagi

2026-02-04

0

cuplis

cuplis

wah ini para mantan yg dulu suka sama kembang desa sinana ahmad davin hendra andi dan lutfi,tapi yg sudah pernah niu niu cuma sihendra saja,,

2026-02-04

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Mayat hilang
2 Bab 2. bukan di curi anjing
3 Bab 3. Melahirkan
4 Bab 4. Duka Yose
5 Bab 5. Di kuburkan
6 Bab 6. Rasa curiga Davin
7 Bab 7. Mendatangi Purnama
8 Bab 8. Hilang juga
9 Bab 9. cincin biru
10 Bab 10. Menyalahkan dewa iblis
11 Bab 11. Kayu jatuh
12 Bab 12. Salah lempar
13 Bab 13. aroma bunga melati
14 Bab 14. Melihat harimau
15 Bab 15. Terperosok
16 Bab 16. Membongkar semua kuburan
17 Bab 17. Bergerak semua
18 Bab 18. Lutfi
19 Bab 19. memiliki khodam
20 Bab 20. Masih tersisa
21 Bab 21. Geraman lagi
22 Bab 22. Melihat kucing hitam
23 Bab 23. Kodam panas
24 Bab 24. siluman Babi
25 Bab 25. Melihat video
26 Bab 26. Dua tengkorak
27 Bab 27. Amukan Bara
28 Bab 28. Terperosok
29 Bab 29. Bertempur
30 Bab 30. Bertempur juga
31 Bab 31. dapat bantuan
32 Bab 32. Kucing putih
33 Bab 33. Salah orang
34 Bab 34. Perbincangan
35 Bab 35. Kendal terluka
36 Bab 36. Pak RT
37 Bab 37. Prasangka Nana
38 Bab 38. Menemukan Pak Rt
39 Bab 39. Jasad Pak RT
40 Bab 40. Desa pandan arum
41 Bab 41. Malah kena tuduh
42 Bab 42. Beda pendapat
43 Bab 43. Saling memihak
44 Bab 44. Rokok jumbo
45 Bab 45. Bertemu
46 Bab 46. Sebuah tuduhan
47 Bab 47. Dua manusia bodoh
48 Bab 48. Kedatangan Arya
49 Bab 49. hajaran Arya
50 Bab 50. ular vs harimau
51 Bab 51. Mendapatkan harimau
52 Bab 52. Curahan hati Ahmad
53 Bab 53. Hilang lagi
54 Bab 54. Menarik kumis harimau
55 Bab 55. Emosi Purnama
56 Bab 56. Suara pelaku
57 Bab 57. Semua hilang
58 Bab 58. Sudah percaya
59 Bab 59. Perasaan serba salah
60 Bab 60. Keputusan Purnama
61 Bab 61. Reflek nya Bara
62 Bab 62. Mendatangi rumah Ahmad
63 Bab 63. Jeno dan Rani
64 Bab 64. Belum ketemu juga
65 Bab 65. Rencana Nana
66 Bab 66. Mengikuti harimau
67 Bab 67. Dua pria tampan
68 Bab 68. Nolan beku
69 Bab 69. Bimbang nya Purnama
70 Bab 70. Dua cabang
71 Bab 71. Salah lorong
72 Bab 72. Bertarung dengan harimau
73 Bab 73. Bertemu
74 Bab 74. Galau nya Xavier
75 Bab 75. Seorang pria
76 Bab 76. Keras nya Ahmad
77 Bab 77. Malam kelam
78 Bab 78. Hendra datang
79 Bab 79. tetap keras
80 Bab 80. Kabut hitam
81 Bab 81. Tetap keras
82 Bab 82. menghajar
83 Bab 83. Kabut hitam berjalan
84 Bab 84. Memegangi Xavier
85 Bab 85. ada Hendra dan Lutfi
86 Bab 86. Meledak
87 Bab 87. Berhasil
88 Bab 88. Salah orang
89 Bab 89. Curiga para member
90 Bab 90. Mencari lagi
91 Bab 91. Bangkai anjing
92 Bab 92. Mendatangi Purnama
93 Bab 93. Obrolan
94 Bab 94. Suara aneh
95 Bab 95. Tuyul
96 Bab 96. Salah sasaran
97 Bab 97. Bergerak sendiri
98 Bab 98. Berhasil
99 Bab 99. Berdua dengan Aksara
100 Bab 100. Selesai
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Bab 1. Mayat hilang
2
Bab 2. bukan di curi anjing
3
Bab 3. Melahirkan
4
Bab 4. Duka Yose
5
Bab 5. Di kuburkan
6
Bab 6. Rasa curiga Davin
7
Bab 7. Mendatangi Purnama
8
Bab 8. Hilang juga
9
Bab 9. cincin biru
10
Bab 10. Menyalahkan dewa iblis
11
Bab 11. Kayu jatuh
12
Bab 12. Salah lempar
13
Bab 13. aroma bunga melati
14
Bab 14. Melihat harimau
15
Bab 15. Terperosok
16
Bab 16. Membongkar semua kuburan
17
Bab 17. Bergerak semua
18
Bab 18. Lutfi
19
Bab 19. memiliki khodam
20
Bab 20. Masih tersisa
21
Bab 21. Geraman lagi
22
Bab 22. Melihat kucing hitam
23
Bab 23. Kodam panas
24
Bab 24. siluman Babi
25
Bab 25. Melihat video
26
Bab 26. Dua tengkorak
27
Bab 27. Amukan Bara
28
Bab 28. Terperosok
29
Bab 29. Bertempur
30
Bab 30. Bertempur juga
31
Bab 31. dapat bantuan
32
Bab 32. Kucing putih
33
Bab 33. Salah orang
34
Bab 34. Perbincangan
35
Bab 35. Kendal terluka
36
Bab 36. Pak RT
37
Bab 37. Prasangka Nana
38
Bab 38. Menemukan Pak Rt
39
Bab 39. Jasad Pak RT
40
Bab 40. Desa pandan arum
41
Bab 41. Malah kena tuduh
42
Bab 42. Beda pendapat
43
Bab 43. Saling memihak
44
Bab 44. Rokok jumbo
45
Bab 45. Bertemu
46
Bab 46. Sebuah tuduhan
47
Bab 47. Dua manusia bodoh
48
Bab 48. Kedatangan Arya
49
Bab 49. hajaran Arya
50
Bab 50. ular vs harimau
51
Bab 51. Mendapatkan harimau
52
Bab 52. Curahan hati Ahmad
53
Bab 53. Hilang lagi
54
Bab 54. Menarik kumis harimau
55
Bab 55. Emosi Purnama
56
Bab 56. Suara pelaku
57
Bab 57. Semua hilang
58
Bab 58. Sudah percaya
59
Bab 59. Perasaan serba salah
60
Bab 60. Keputusan Purnama
61
Bab 61. Reflek nya Bara
62
Bab 62. Mendatangi rumah Ahmad
63
Bab 63. Jeno dan Rani
64
Bab 64. Belum ketemu juga
65
Bab 65. Rencana Nana
66
Bab 66. Mengikuti harimau
67
Bab 67. Dua pria tampan
68
Bab 68. Nolan beku
69
Bab 69. Bimbang nya Purnama
70
Bab 70. Dua cabang
71
Bab 71. Salah lorong
72
Bab 72. Bertarung dengan harimau
73
Bab 73. Bertemu
74
Bab 74. Galau nya Xavier
75
Bab 75. Seorang pria
76
Bab 76. Keras nya Ahmad
77
Bab 77. Malam kelam
78
Bab 78. Hendra datang
79
Bab 79. tetap keras
80
Bab 80. Kabut hitam
81
Bab 81. Tetap keras
82
Bab 82. menghajar
83
Bab 83. Kabut hitam berjalan
84
Bab 84. Memegangi Xavier
85
Bab 85. ada Hendra dan Lutfi
86
Bab 86. Meledak
87
Bab 87. Berhasil
88
Bab 88. Salah orang
89
Bab 89. Curiga para member
90
Bab 90. Mencari lagi
91
Bab 91. Bangkai anjing
92
Bab 92. Mendatangi Purnama
93
Bab 93. Obrolan
94
Bab 94. Suara aneh
95
Bab 95. Tuyul
96
Bab 96. Salah sasaran
97
Bab 97. Bergerak sendiri
98
Bab 98. Berhasil
99
Bab 99. Berdua dengan Aksara
100
Bab 100. Selesai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!