Mendadak Jadi Ibu Tiri Antagonis

Mendadak Jadi Ibu Tiri Antagonis

Alur Novel

"Kenapa sih anak sekecil ini harus dibuat menderita? Hanya untuk menjadi penjahat besar di masa depan? Tidak adil banget! Kaiden sayang, kamu begitu malang. Andai saja aku yang menjadi ibu tirimu, akan kubawa kamu pergi dari ayahmu yang durjana itu! Biarkan saja dia mati menderita seorang diri, tanpa harus menyeretmu!" gerutu Khaira setelah membaca novel daring di ponselnya.

Khaira adalah seorang yatim piatu yang hidup seorang diri di dunia yang kejam ini. Dia bekerja sebagai kasir di sebuah minimarket dekat kontrakannya. Sudah berusia 27 tahun, tetapi Khaira masih menjomblo lantaran tidak ada yang mau dengan gadis miskin sebatang kara sepertinya. Hobinya adalah membaca novel romansa karena menurutnya, dunia paralel lebih indah daripada kenyataan.

Gajinya hanya cukup untuk membayar sewa kontrakan dan bertahan hidup saja. Bajunya banyak yang sudah lusuh, bahkan warnanya sudah memudar karena sering dicuci. Khaira lebih mengutamakan membeli novel ketimbang baju baru. Toh, baju yang bagus tidak menjamin bisa mengubah hidupnya. Sungguh berbeda jika dia membaca novel; seolah dia hanyut dan ikut hidup di dalam cerita tersebut.

Novel yang Khaira baca saat ini berjudul Cinta Sejati untuk Arabella. Berkisah tentang terbentuknya penjahat besar yang akan menjadi penghalang cinta Arabella dan Edward Louis. Kaiden Alfaro Lucifer hidup penuh penyiksaan yang dilakukan oleh sang ibu tiri. Kaiden menjadi sarana pelampiasan karena sang ayah selalu mengabaikan ibu tirinya.

Sedangkan sang ayah tidak pernah peduli dengan hidup dan mati Kaiden. Hal itu membuat hati Kaiden membeku, penuh dengan kebencian dan dendam. Anak yang dulunya manis tumbuh menjadi monster yang membunuh ibu tiri sekaligus ayah kandungnya sendiri.

Hingga Kaiden bertemu dengan gadis lemah lembut bernama Arabella. Arabella-lah yang mengulurkan tangan di saat Kaiden sudah muak dengan dunia. Di tengah keterputusasaan Kaiden mengharapkan kasih sayang, Arabella datang bagaikan air yang membasahi tumbuhan yang hampir mati.

Dunia Kaiden berubah menjadi indah dan berwarna; Arabella adalah alasannya untuk tetap bertahan hidup. Dia melakukan apa saja demi Arabella, bahkan menyerahkan saham terbesarnya di perusahaan yang ia bangun dengan susah payah kepada Arabella, hingga membuatnya jatuh miskin dan terabaikan.

Namun ternyata, setelah pengorbanan besar yang ia lakukan demi Arabella, gadis itu malah jatuh cinta pada Edward Louis—teman semasa kuliah sekaligus cinta pertamanya. Ketika Kaiden menyatakan perasaannya, Arabella menolaknya dengan halus.

"Maafkan aku Kaiden, aku hanya menganggapmu sebagai teman baik. Selamanya kau adalah orang terpenting dalam hidupku. Tetapi maaf, cintaku hanya untuk Edward. Kuharap kamu dapat memahami perasaanku."

Kata-kata Arabella membuat Kaiden hancur dan terbersitlah pemikiran yang dangkal. "Jika Edward mati, tentulah Arabella akan kembali ke pelukanku," gumam Kaiden pelan.

Tekadnya kuat untuk membunuh Edward, namun sangat disayangkan, Kaiden kini tidak memiliki apa pun dan tanpa dukungan siapa pun. Kaiden yang nekat mencari Edward di mansion mewahnya untuk mencelakainya, malah tertangkap oleh beberapa pengawal yang ditugaskan menjaga Edward.

Kaiden disiksa sedemikian rupa. Arabella hadir di sana bukan untuk menolongnya, tetapi malah mengucapkan kata-kata yang menghancurkan dunia Kaiden.

"Kaiden! Aku tidak menyangka kamu sejahat itu! Aku kecewa padamu. Mulai sekarang kamu bukan siapa-siapa bagiku. Kamu ingin membunuh lelaki yang sangat aku cintai? Aku membencimu hingga ke sumsum tulangku!" teriak Arabella dengan air mata berlinang, berada di pelukan Edward.

Kaiden tertawa getir. Dalam keadaan yang sangat mengenaskan dan tak tahan dengan sakit di ulu hatinya, akhirnya Kaiden memilih untuk bunuh diri di depan Arabella dan Edward. "Beginilah seharusnya jalanku dulu. Seharusnya kamu tidak pernah datang untuk menyelamatkanku. Dari awal sampai akhir, tidak ada cinta dan kasih sayang yang benar-benar nyata untukku. Semuanya palsu!" ucap Kaiden sebelum memejamkan mata untuk selamanya.

Arabella menangis histeris atas kematian Kaiden. Penyesalan dan rasa bersalah terus menghantuinya. Namun, dengan Edward di sampingnya yang selalu menghibur, membuat Arabella akhirnya berangsur-angsur melupakan kejadian tragis itu. Dia pun hidup bahagia bersama Edward untuk selamanya.

Tamat.

*

*

*

Khaira baru saja selesai bekerja. Dalam perjalanan pulang, Khaira berjalan sambil melanjutkan membaca novel di ponselnya. Khaira menangis sesenggukan setelah membaca novel itu hingga selesai. Dia menangisi kehidupan malang Kaiden, seolah melihat kesamaan antara hidupnya dengan tokoh tersebut.

Namun, hidup Kaiden lebih tragis darinya. Padahal Kaiden terlahir dengan sendok emas di mulutnya, berbeda dengan Khaira yang lahir dengan "sendok karatan". Makanya, ia merasa hidupnya nelangsa sekali. Dia bahkan tidak tahu siapa ayah dan ibunya; sejak bayi dirinya sudah berada di panti asuhan.

"Huhu... penulis yang kejam! Malaikat maut! Kalau ingin membuat tokoh utama wanita bahagia dengan tokoh utama pria, kenapa harus membuat orang lain menderita dan mati menyedihkan seperti itu! Kudoakan kamu, Author, masuk ke dalam novel yang kamu tulis sendiri dan hidup menderita di sana!" teriak Khaira lantang.

Duar! Duar!

Tiba-tiba langit menjadi gelap. Kilat dan guntur menyambar-nyambar. Khaira yang terkejut tidak sadar bahwa dia sedang berada di tengah jalan. Saat dia menoleh, sebuah mobil menabrak tubuhnya. Khaira tergeletak tak sadarkan diri. Darah merembes keluar dari kepalanya sementara ponselnya masih menyala, menampilkan akhir dari cerita tersebut. Orang-orang berkerumun menyaksikan akhir tragis, dari gadis malang yang hidup sebatang kara itu.

*

*

*

Di sebuah kamar mewah bernuansa emas, terbaring seorang wanita berparas cantik. Matanya terpejam erat dan di dahinya terdapat sebuah luka. Perlahan-lahan, mata itu terbuka. Pandangan pertama yang ia lihat adalah seorang wanita mengenakan seragam pelayan yang berdiri di samping ranjangnya.

Setelah pelayan itu melihat majikannya membuka mata, dia segera melangkah mendekat. "Syukurlah, Nyonya sudah sadar. Saya sangat khawatir kalau terjadi sesuatu yang buruk pada Nyonya."

Wanita cantik itu mengernyit bingung karena jiwa di dalamnya telah digantikan oleh jiwa Khaira. "Perasaan tadi aku tertabrak mobil dan terluka parah, tapi kok aku tidak merasa tubuhku sakit ya? Hanya nyeri di bagian dahi saja. Dan... ini di mana? Seharusnya kan aku dibawa ke rumah sakit. Tapi tempat ini tidak seperti rumah sakit. Dan sejak kapan perawat rumah sakit memakai baju pelayan?" gumam Khaira lirih, sehingga sang pelayan tidak mendengar apa yang diucapkannya. Oleh Khaira

Terpopuler

Comments

Somnia Karsa

Somnia Karsa

masih banyak kesalahan tanda bacanya, tapi semoga ke depannya jauh lebih lagi.

2026-03-17

0

한스 |HANSEN| 🅗🅘🅐🅣🅤🅢

한스 |HANSEN| 🅗🅘🅐🅣🅤🅢

wah kak! cerita nya menarik, nggak tau mau komen apa.?

2026-04-19

0

Somnia Karsa

Somnia Karsa

tanda kutipannya kurang kak.

2026-03-17

1

lihat semua
Episodes
1 Alur Novel
2 Kehadiran sistem
3 Kaiden
4 Sang penulis menjadi Dorothea
5 Albert kembali
6 Alergi mawar yang dibuat sistem
7 Bertemu Dorothea
8 Amarah Albert
9 Memasak untuk Kaiden
10 Runtuhnya rasa benci Kaiden
11 Asal mula kasih sayang nyonya gunez.
12 Amarah nyonya gunez
13 Kepulangan Aylin
14 Hapus Albert dari misi
15 Sekolah baru untuk Kaiden
16 Misi tak masuk Akal
17 Bukan Update
18 Levent Hakan
19 Lagi-lagi Dorothea
20 menjual Mobil kesayangan Albert.
21 Dilema Aylin
22 Layaknya keluarga
23 layaknya keluarga 2
24 Keresahan Dorothea
25 Kembali Ke Ankara
26 Pesta Para pengusaha Ankara.
27 Dorothea meminta Cerai dari Aras
28 Peringatan nyonya Gunez pada Aras.
29 Ke isenggan Albert
30 Kecemasan Ailyn
31 Kesepakatan Aylin dan Albert.
32 Hari ulang tahun Kaiden
33 Kekecewaan Aylin
34 Batas kesabaran Aylin.
35 Aylin pergi
36 Kekecewaan Albert pada Dorothe
37 Perubahan Albert pada Dorothe
38 Bayang+Bayang Aylin
39 Merasa kehilangan
40 Mengizinkan Aylin mengasuh Kaiden
41 penyakit Edward
42 Bunga Tulip di pagi hari.
43 Kedekatan Aylin dan Levent
44 Tak sengaja bertemu kembali
45 Draft
46 Usaha Albert
47 Aylin selamat
48 Gelagat Dorothea yang mencurigakan
49 Rencana Aylin.
50 pembalasan kecil dari Aylin
51 Kepulangan Levent
52 Semakin Dekat
53 Ungkapan Dari Levent
54 Gagal nya rencana Dorothea
55 Dorothea semakin gila
56 Tunangan Levent
57 Bahaya yang mengintai
58 Ketegangan
59 Elif dan ibu nya Leven berulah
60 Keributan
61 Tajamnya Lidah Nyonya Gunez
62 Permintaan Maaf Levent
63 Masuk ke jebakan sendiri
64 Demi Aylin
65 Berkumpul Bersama
66 Ancaman Dorothea untuk Elif
67 Kecemburuan Albert
68 Ruang rahasia Levent
69 Mengerjai Dorothea
70 Bukan Ayah sempurna
71 Harus kah Aku mundur
72 Cemburu dan rasa takut
73 Syal yang Terlambat Dihargai
74 Levent akhirnya tergoda
75 Kesalahan fatal Aylin
76 Kaiden menghilang
77 Rahasia kelam di bawah mansion Levent
78 Aksi penyelamatan Kaiden
79 Trauma Kaiden
80 pemulihan
81 Memulai dari awal lagi
82 Ada apa dengan hari ini
83 Jangan Mengusik Wanita Ku
84 pelajaran berharga
85 berbelanja bersama
86 persaingan tanpa kata
87 Gagal romantis
88 Kehidupan asli sang penulis
89 Antara Benci dan cinta
90 Kembali dari Mimpi
91 Pernyataan cinta yang kaku
92 Kepergian Edward
93 Levent menyusul Edward
94 Hari yang di nantikan
95 puncak kegilaan Dorothea
96 Memperbaiki segala nya
97 Akhir Yang Bahagia
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Alur Novel
2
Kehadiran sistem
3
Kaiden
4
Sang penulis menjadi Dorothea
5
Albert kembali
6
Alergi mawar yang dibuat sistem
7
Bertemu Dorothea
8
Amarah Albert
9
Memasak untuk Kaiden
10
Runtuhnya rasa benci Kaiden
11
Asal mula kasih sayang nyonya gunez.
12
Amarah nyonya gunez
13
Kepulangan Aylin
14
Hapus Albert dari misi
15
Sekolah baru untuk Kaiden
16
Misi tak masuk Akal
17
Bukan Update
18
Levent Hakan
19
Lagi-lagi Dorothea
20
menjual Mobil kesayangan Albert.
21
Dilema Aylin
22
Layaknya keluarga
23
layaknya keluarga 2
24
Keresahan Dorothea
25
Kembali Ke Ankara
26
Pesta Para pengusaha Ankara.
27
Dorothea meminta Cerai dari Aras
28
Peringatan nyonya Gunez pada Aras.
29
Ke isenggan Albert
30
Kecemasan Ailyn
31
Kesepakatan Aylin dan Albert.
32
Hari ulang tahun Kaiden
33
Kekecewaan Aylin
34
Batas kesabaran Aylin.
35
Aylin pergi
36
Kekecewaan Albert pada Dorothe
37
Perubahan Albert pada Dorothe
38
Bayang+Bayang Aylin
39
Merasa kehilangan
40
Mengizinkan Aylin mengasuh Kaiden
41
penyakit Edward
42
Bunga Tulip di pagi hari.
43
Kedekatan Aylin dan Levent
44
Tak sengaja bertemu kembali
45
Draft
46
Usaha Albert
47
Aylin selamat
48
Gelagat Dorothea yang mencurigakan
49
Rencana Aylin.
50
pembalasan kecil dari Aylin
51
Kepulangan Levent
52
Semakin Dekat
53
Ungkapan Dari Levent
54
Gagal nya rencana Dorothea
55
Dorothea semakin gila
56
Tunangan Levent
57
Bahaya yang mengintai
58
Ketegangan
59
Elif dan ibu nya Leven berulah
60
Keributan
61
Tajamnya Lidah Nyonya Gunez
62
Permintaan Maaf Levent
63
Masuk ke jebakan sendiri
64
Demi Aylin
65
Berkumpul Bersama
66
Ancaman Dorothea untuk Elif
67
Kecemburuan Albert
68
Ruang rahasia Levent
69
Mengerjai Dorothea
70
Bukan Ayah sempurna
71
Harus kah Aku mundur
72
Cemburu dan rasa takut
73
Syal yang Terlambat Dihargai
74
Levent akhirnya tergoda
75
Kesalahan fatal Aylin
76
Kaiden menghilang
77
Rahasia kelam di bawah mansion Levent
78
Aksi penyelamatan Kaiden
79
Trauma Kaiden
80
pemulihan
81
Memulai dari awal lagi
82
Ada apa dengan hari ini
83
Jangan Mengusik Wanita Ku
84
pelajaran berharga
85
berbelanja bersama
86
persaingan tanpa kata
87
Gagal romantis
88
Kehidupan asli sang penulis
89
Antara Benci dan cinta
90
Kembali dari Mimpi
91
Pernyataan cinta yang kaku
92
Kepergian Edward
93
Levent menyusul Edward
94
Hari yang di nantikan
95
puncak kegilaan Dorothea
96
Memperbaiki segala nya
97
Akhir Yang Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!